• Home
  • Nasional
  • Pertemuan Jokowi dengan PSI akan Dilaporkan ke Ombudsman, Ini Kata Istana

Pertemuan Jokowi dengan PSI akan Dilaporkan ke Ombudsman, Ini Kata Istana

Senin, 05 Mar 2018 14:36
Dibaca: 107 kali
BAGIKAN:
Presiden RI Joko Widodo

Liputanriau.com, Jakarta - Pihak Istana Negara mempersilakan bagi pihak yang ingin melaporkan pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ke Ombudsman.

"Siapapun boleh melaporkan, silakan saja itu hak mereka," ungkap Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi di kantor Kepresidenan, Senin (5/3).

Kendati demikian, pihaknya menyampaikan pertemuan dengan ketua umum partai sering dilakukan oleh Presiden Jokowi.

"Pak SBY juga pernah ke sini, Bu Mega juga pernah, Prabowo juga pernah. Jadi saya kira apa yang dilakukan bapak presiden sudah biasa untuk menerima kunjungan silaturahmi dengan partai-partai," tambah Johan.

Terkait topik yang disinyalir terkait strategi pemenangan, pihak istana pun tak mau ambil pusing. Pasalnya, hal tersebut hanya lah persepsi orang tertentu saja.

"Persepsi orang saja itu, orang yang melaporkan punya pandangan seperti itu tidak bisa dilarang. Tapi memang presiden bertemu atas kunjungan partai politik itu sering dilakukan, tentu pembicaraannya bisa bermacam-macam," tutupnya.

Sekadar tahu, sebelumnya Ketua DPP Gerindra Bidang Advokasi dan Hukum, Habiburokhman mempersoalkan pertemuan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dengan Presiden Joko Widodo di Istana karena dianggap melanggar administrasi.

Habiburokhman menilai pertemuan tersebut diduga membahas pemenangan Pilpres 2019 di Istana. Menurutnya, pertemuan PSI dengan Jokowi itu melanggar pasal 1 angka 3 UU Nomor 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman RI, yang menjabarkan bahwa maladministrasi secara garis besar adalah perilaku melawan hukum, melampaui wewenang, menggunakan wewenang untuk tujuan lain, yang dilakukan oleh Penyelenggara Negara yang menimbulkan kerugian materiil dan/atau immateriil bagi masyarakat.

Pihaknya pun akan melaporkan secara langsung peristiwa itu kepada Ombudsman secepatnya. Hal itu akan diwakili Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) yang dibina oleh Habiburokhman.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Kontan.co.id

  BacaJuga
  • MUI: Bendera Yang DIbakar Banser Bukan Bendera HTI

    Selasa, 23 Okt 2018 14:03

    Liputanriau.com, Jakarta - Kasus pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid oleh anggota anggota GP Ansor (Banser) di Garut, menuai polemik. Mereka menganggap  bendera yang dibakar adalah bend

  • Mantan Jubir: HTI Tidak Punya Bendera

    Selasa, 23 Okt 2018 13:53

    Liputanriau.com, Jakarta - Mantan Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ustaz Ismail Yusanto mengecam keras aksi pembakaran bendera Tauhid yang dilakukan oknum anggota Barisan Serba Guna Ansor (Ba

  • Tanggapan MUI Terkait Pembakaran Bendera Tauhid oleh Banser

    Selasa, 23 Okt 2018 13:26

    Liputanriau.com, Jakarta - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid Saadi mengatakan pihaknya meminta agar peristiwa pembakaran bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) tidak dipermas

  • 3 Oknum Banser Terduga Pembakar Bendera Tauhid Masih Berstatus Saksi

    Selasa, 23 Okt 2018 13:19

    Liputanriau.com, Garut - Polres Garut Jawa Barat telah memeriksa tiga orang anggota Barisan Ansor Serba Guna (Banser), salah satu organisasi sayap Nahdlatul Ulama, yang diduga membakar bendera warna h

  • Ribuan Orang Tanda Tangan Petisi Bubarkan Banser

    Selasa, 23 Okt 2018 13:13

    Liputanriau.com, Jakarta - Ulah anggota Barisan Ansor Serba Guna (Banser), salah satu organisasi sayap Nahdlatul Ulama, membakar bendera warna hitam yang berlafaz tauhid membuat heboh publik. Kritikan

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.