• Home
  • Nasional
  • Polisi Berencana Jemput Paksa Rizieq Shihab, Ini Tanggapan FPI

Polisi Berencana Jemput Paksa Rizieq Shihab, Ini Tanggapan FPI

Sabtu, 13 Mei 2017 12:04
Dibaca: 50 kali
BAGIKAN:

Liputanriau.com, Jakarta - Polda Metro Jaya menyatakan akan menjemput paksa Rizieq Shihab lantaran sudah dua kali mangkir dari panggilan penyidik. Rizieq yang berkapasitas sebagai saksi terkait kasus dugaan percakapan WhattsApp berkonten pornografi itu kini tengah berada di Malaysia untuk menyelesaikan program doktoralnya.

Menanggapi rencana penjemputan paksa kepolisian, Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI) Slamet Maarif mengaku heran dengan sikap kepolsiain. Menurut dia, perlakuan tersebut tak tepat diterapkan terhadap Rizieq Shihab.

"Setahu saya interpol itu hanya digunakan terhadap tersangka atau terdakwa dalam kasus extra ordinary crime seperti teroris atau koruptor. Bukan terhadap saksi dan bukan dalam kasus selain tersebut," ujar Slamet kepada di Jakarta, Jumat (12/5/2017).

Hal senada disampaikan Ketua Bantuan Hukum FPI sekaligus pengacara Rizieq Shihab, Sugito Atmo Pawiro. Dia menilai rencana penjemputan paksa yang dilakukan polisi terhadap kliennya berlebihan. Sugito memastikan Rizieq akan bersikap kooperatif begitu tiba di Tanah Air nanti.

"Kita tidak boleh berlebihan lah. Kalau nanti Habib (Rizieq) sudah pulang ke Indonesia, saya yakin beliau akan bersedia diperiksa, bersedia diproses," ujar Sugito kepada wartawan, Jakarta, Jumat (12/5/2017).

Sugito mengatakan, kliennya belum bisa memenuhi panggilan penyidik lantaran masih berada di luar negeri. Lagi pula, pihaknya juga belum menerima surat panggilan kedua dari polisi.

Ia berharap polisi bekerja secara profesional terkait proses penyidikan kasus dugaan percakapan whatsApp berkonten pornografi yang ditengarai melibatkan Rizieq dan tersangka makar Firza Husein. Sugito tak ingin polisi diintervensi oleh situasi politik saat ini.

"Jangan sampai misalnya ada faktor karena hiruk pikuk politik kemarin menjadikan polisi tidak adil memproses secara hukum, itu aja," kata dia.

Sebelumnya, Rizieq tercatat mangkir dalam dua kali panggilan kepolisian. Pemeriksaan pertama dijadwalkan pada Selasa 25 April 2017. Sementara panggilan kedua dijadwalkan pada Rabu 10 Mei 2017. Menurut polisi, surat panggilan kedua telah dilayangkan pada Senin 8 Mei 2017 atau dua hari sebelum jadwal pemeriksaan.

Kasus dugaan percakapan WhattsApp berkonten pornografi yang ditengarai melibatkan Rizieq Shihab dan Firza Husein sempat viral di dunia maya pada akhir Januari 2017 lalu. Polisi bertindak cepat dan meningkatkan perkara tersebut ke tahap penyidikan.

Firza sendiri telah diperiksa saat ia ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua atas kasus dugaan pemufakatan makar, tetapi kini telah ditangguhkan. Saat ditahan, polisi menggeledah rumah Firza dan menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan kasus pornografi tersebut.

Hingga saat ini, Firza tak mengakui bahwa foto tak senonoh yang beredar itu adalah dirinya. Begitu pula Rizieq Shihab yang menyatakan bahwa kasus ini adalah fitnah.

Namun, Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan menyatakan bahwa barang bukti yang disita dari rumah Firza Husein identik dengan gambar mesum yang viral.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Liputan6.com

  BacaJuga
  • Anggota MUI Pertanyakan Aturan BIN Larang Pegawai Berjenggot

    Kamis, 18 Mei 2017 18:48

    Liputanriau.com, Jakarta - Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Asrorun Niam Sholeh mempertanyakan surat edaran Badan Intelijen Negara yang melarang pegawai memelihara jenggot, beramb

  • GNPF MUI: Aksi 5 Mei Jadi Penutup Aksi Bela Islam

    Jumat, 05 Mei 2017 20:33

    Liputanriau.com, Jakarta - Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) menyatakan, aksi 5 Mei jadi penutup sejumlah aksi bela Islam yang sebelumnya telah dilakukan beberapa kali

  • Anaknya Menistakan Agama Islam, Sabar Manahan Minta Maaf kepada Seluruh Umat Muslim Dunia

    Kamis, 23 Mar 2017 23:21

    LIPUTANRIAU.COM, PEKANBARU - Melalui secarik surat, ayah dari Sonny Suasono Panggabean, bernama Sabar Manahan, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh ummat muslim di dunia terutama di Indonesia.P

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.