• Home
  • Nasional
  • Polisi Berencana Jemput Paksa Rizieq Shihab, Ini Tanggapan FPI

Polisi Berencana Jemput Paksa Rizieq Shihab, Ini Tanggapan FPI

Sabtu, 13 Mei 2017 12:04
Dibaca: 131 kali
BAGIKAN:

Liputanriau.com, Jakarta - Polda Metro Jaya menyatakan akan menjemput paksa Rizieq Shihab lantaran sudah dua kali mangkir dari panggilan penyidik. Rizieq yang berkapasitas sebagai saksi terkait kasus dugaan percakapan WhattsApp berkonten pornografi itu kini tengah berada di Malaysia untuk menyelesaikan program doktoralnya.

Menanggapi rencana penjemputan paksa kepolisian, Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI) Slamet Maarif mengaku heran dengan sikap kepolsiain. Menurut dia, perlakuan tersebut tak tepat diterapkan terhadap Rizieq Shihab.

"Setahu saya interpol itu hanya digunakan terhadap tersangka atau terdakwa dalam kasus extra ordinary crime seperti teroris atau koruptor. Bukan terhadap saksi dan bukan dalam kasus selain tersebut," ujar Slamet kepada di Jakarta, Jumat (12/5/2017).

Hal senada disampaikan Ketua Bantuan Hukum FPI sekaligus pengacara Rizieq Shihab, Sugito Atmo Pawiro. Dia menilai rencana penjemputan paksa yang dilakukan polisi terhadap kliennya berlebihan. Sugito memastikan Rizieq akan bersikap kooperatif begitu tiba di Tanah Air nanti.

"Kita tidak boleh berlebihan lah. Kalau nanti Habib (Rizieq) sudah pulang ke Indonesia, saya yakin beliau akan bersedia diperiksa, bersedia diproses," ujar Sugito kepada wartawan, Jakarta, Jumat (12/5/2017).

Sugito mengatakan, kliennya belum bisa memenuhi panggilan penyidik lantaran masih berada di luar negeri. Lagi pula, pihaknya juga belum menerima surat panggilan kedua dari polisi.

Ia berharap polisi bekerja secara profesional terkait proses penyidikan kasus dugaan percakapan whatsApp berkonten pornografi yang ditengarai melibatkan Rizieq dan tersangka makar Firza Husein. Sugito tak ingin polisi diintervensi oleh situasi politik saat ini.

"Jangan sampai misalnya ada faktor karena hiruk pikuk politik kemarin menjadikan polisi tidak adil memproses secara hukum, itu aja," kata dia.

Sebelumnya, Rizieq tercatat mangkir dalam dua kali panggilan kepolisian. Pemeriksaan pertama dijadwalkan pada Selasa 25 April 2017. Sementara panggilan kedua dijadwalkan pada Rabu 10 Mei 2017. Menurut polisi, surat panggilan kedua telah dilayangkan pada Senin 8 Mei 2017 atau dua hari sebelum jadwal pemeriksaan.

Kasus dugaan percakapan WhattsApp berkonten pornografi yang ditengarai melibatkan Rizieq Shihab dan Firza Husein sempat viral di dunia maya pada akhir Januari 2017 lalu. Polisi bertindak cepat dan meningkatkan perkara tersebut ke tahap penyidikan.

Firza sendiri telah diperiksa saat ia ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua atas kasus dugaan pemufakatan makar, tetapi kini telah ditangguhkan. Saat ditahan, polisi menggeledah rumah Firza dan menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan kasus pornografi tersebut.

Hingga saat ini, Firza tak mengakui bahwa foto tak senonoh yang beredar itu adalah dirinya. Begitu pula Rizieq Shihab yang menyatakan bahwa kasus ini adalah fitnah.

Namun, Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan menyatakan bahwa barang bukti yang disita dari rumah Firza Husein identik dengan gambar mesum yang viral.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Liputan6.com

  BacaJuga
  • Keterangan Empat Saksi Ahli Ini Beratkan Ahmad Dhani

    Senin, 04 Des 2017 18:58

    Liputanriau.com, Jakarta - Polisi mendatangkan 11 saksi sebelum menetapkan musikus Ahmad Dhani sebagai tersangka ujaran kebencian berbasis SARA via Twitter.Dari 11 saksi tersebut empat di antaranya ad

  • Ahmad Dhani Akhirnya Diperbolehkan Pulang dari Polres Jaksel

    Jumat, 01 Des 2017 15:00

    Liputanriau.com, Jakarta - Musisi sekaligus politisi Ahmad Dhani akhirnya selesai menjalani pemeriksaan terkait kasus ujaran kebencian di Polres Jakarta Selatan, Jumat (1/12/2017). Kuasa hukum Dhani,

  • Masih Diperiksa, Ahmad Dhani Menginap di Polres Jakarta Selatan

    Jumat, 01 Des 2017 14:49

    Liputanriau.com, Jakarta - Pemeriksaan Ahmad Dhani oleh penyidik Polres Jakarta Selatan masih berlangsung hingga hari ini, Jumat (1/12/2017). Dhani mulai diperiksa terkait kasus ujaran kebencian sejak

  • Ahmad Dhani Jadi Tersangka Ujaran Kebencian

    Selasa, 28 Nov 2017 13:43

    Liputanriau.com, Jakarta - Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan menetapkan musisi Ahmad Dhani sebagai tersangka kasus dugaan ujaran kebencian lewat media sosial, Twitter.Kepala Bidang Hubungan Masyar

  • Pengacara Jonru Kewalahan Minta Tambah Kuasa Hukum

    Selasa, 05 Sep 2017 20:24

    Liputanriau.com, Jakarta - Kuasa hukum Jon Riah Ukur Ginting alias Jonru , Razman Arif Nasution, menyarankan kliennya untuk menambah pengacara untuk menangani dua laporan terhadap Jonru."Saya mempersi

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.