• Home
  • Nasional
  • Polisi Korban Pemukulan Serda WS Dapat Penghargaan

Polisi Korban Pemukulan Serda WS Dapat Penghargaan

Sabtu, 12 Agu 2017 12:39
Dibaca: 46 kali
BAGIKAN:
Pemukulan Serda WS terhadap Bripda Yoga Vernando

Liputanriau.com, Pekanbaru - Kepolisian Resor Kota Pekanbaru memberikan penghargaan kepada Bripda Yoga Vernando atas kesabarannya menghadapi masalah dalam bertugas. Yoga merupakan polisi lalu lintas korban pemukulan anggota TNI, Serda Wira Sinaga (WS).

Yoga dinilai berdedikasi tinggi serta dianggap ikhlas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pengguna jalan raya. "Sabar dan ikhlas adalah kunci utama dalam menjalankan tugas," kata Kepala Polresta Resor Kota Pekanbaru Komisaris Besar Susanto, Jumat, 11 Agustus 2017.

Apel pemberian penghargaan diserahkan secara langsung oleh Susanto dihadapan ratusan polisi. Susanto mengapresiasi kesabaran Yoga saat dipukul Serda WS di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.

Sikap tenang Yoga dinilai tepat untuk menjaga hubungan baik kedua lembaga negara itu. Terlebih, hubungan antara TNI dan Kepolisian di Pekanbaru selama ini terjalin cukup baik.

Pemukulan yang dialami Yoga, ujar Susanto, dijadikan pelajaran bagi seluruh jajaran Polres Kota Pekanbaru agar tetap sabar dalam menghadapi persoalan saat bertugas memberikan pelayanan prima kepada masyarkat. "Tugas kita hanya melayani pengguna jalan, kunci utamanya sabar dan ikhlas," ujarnya.

Menurut Susanto, sikap sabar Yoga menghadapi persoalan di lapangan juga mendapat apresiasi dari Kepolisian Daerah Riau dan Direktorat Lalu Lintas Polda Riau. Tidak tertutup kemungkinan Yoga juga bakal mendapat penghargaan dari Polda Riau. "Nantinya akan diberikan arahan dan petunjuk dari Polda, begitu juga Dirlantas," ujarnya.

Yoga mengaku sikap tenang dan sabarnya saat dipukul WS lebih kepada saling menghormati antar instansi. "TNI harus dihormati karena membela negara, karena beliau (Bripda WS) senior bagi saya, lebih baik saya mendahului dia. Saya sudah memaafkan beliau," katanya.

Sebelumnya, Serda WS mengamuk dan memukul kepala Yoga, Kamis sore kemarin, 10 Agustus 2017. Ketegangan kedua aparat itu sempat direkam oleh warga yang melihat dan menjadi viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 1 menit 30 detik itu, tampak pelaku mengenakan seragam dibalut jaket berwarna cokelat marah-marah kepada Yoga. Serda WS mencak-mencak lalu melayangkan pukulannya ke kepala Yoga. Namun, korban tidak bereaksi.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Tempo.co

  BacaJuga
  • Gayus Tambunan dan Nazaruddin Dapat Remisi

    Kamis, 17 Agu 2017 19:19

    Liputanriau.com, Jakarta - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia memberikan remisi kepada narapidana kasus korupsi Wisma Atlet Hambalang Bogor, Muhammad Nazaruddin, dan narapidana kasus pajak Gayus

  • 92.816 Narapidana Diberi Remisi, Kenapa Ahok Tidak?

    Kamis, 17 Agu 2017 13:09

    Liputanriau.com, Jakarta - Mantan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak mendapatkan remisi tahanan pada perayaan HUT RI yang ke 72 karena dinilai belum memenuhi persyaratan yang diatur

  • JK: Pemindahan Ibu Kota Butuh 10 Tahun Lebih

    Jumat, 07 Jul 2017 16:14

    Liputanriau.com, Jakarta - Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla mengatakan, pemindahan ibukota dari Jakarta ke Pulau Kalimantan membutuhkan waktu persiapan sekitar lebih dari 10 tahun. Karena

  • JK Sebut Pemilu 2019 Bisa Jadi yang Terumit di Dunia

    Rabu, 24 Mei 2017 13:48

    Liputanriau.com, Jakarta - Pemerintah melalui Kemendagri dan DPR masih mencari formula untuk merumuskan Revisi Undang-Undang (UU) Pemilu. Hal ini tentu akan berdampak pada Pemilu Legislatif dan Presid

  • May Day, Pesan Jusuf Kalla di Hari Buruh 2017

    Senin, 01 Mei 2017 12:59

    Liputanriau.com, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK memberikan ucapan selamat kepada buruh yang memperingati May Day pada Senin 1 Mei. Dia juga berpesan kepada masyarakat agar menghormati pa

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.