• Home
  • Nasional
  • Polisi Korban Pemukulan Serda WS Dapat Penghargaan

Polisi Korban Pemukulan Serda WS Dapat Penghargaan

Sabtu, 12 Agu 2017 12:39
Dibaca: 85 kali
BAGIKAN:
Pemukulan Serda WS terhadap Bripda Yoga Vernando

Liputanriau.com, Pekanbaru - Kepolisian Resor Kota Pekanbaru memberikan penghargaan kepada Bripda Yoga Vernando atas kesabarannya menghadapi masalah dalam bertugas. Yoga merupakan polisi lalu lintas korban pemukulan anggota TNI, Serda Wira Sinaga (WS).

Yoga dinilai berdedikasi tinggi serta dianggap ikhlas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pengguna jalan raya. "Sabar dan ikhlas adalah kunci utama dalam menjalankan tugas," kata Kepala Polresta Resor Kota Pekanbaru Komisaris Besar Susanto, Jumat, 11 Agustus 2017.

Apel pemberian penghargaan diserahkan secara langsung oleh Susanto dihadapan ratusan polisi. Susanto mengapresiasi kesabaran Yoga saat dipukul Serda WS di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.

Sikap tenang Yoga dinilai tepat untuk menjaga hubungan baik kedua lembaga negara itu. Terlebih, hubungan antara TNI dan Kepolisian di Pekanbaru selama ini terjalin cukup baik.

Pemukulan yang dialami Yoga, ujar Susanto, dijadikan pelajaran bagi seluruh jajaran Polres Kota Pekanbaru agar tetap sabar dalam menghadapi persoalan saat bertugas memberikan pelayanan prima kepada masyarkat. "Tugas kita hanya melayani pengguna jalan, kunci utamanya sabar dan ikhlas," ujarnya.

Menurut Susanto, sikap sabar Yoga menghadapi persoalan di lapangan juga mendapat apresiasi dari Kepolisian Daerah Riau dan Direktorat Lalu Lintas Polda Riau. Tidak tertutup kemungkinan Yoga juga bakal mendapat penghargaan dari Polda Riau. "Nantinya akan diberikan arahan dan petunjuk dari Polda, begitu juga Dirlantas," ujarnya.

Yoga mengaku sikap tenang dan sabarnya saat dipukul WS lebih kepada saling menghormati antar instansi. "TNI harus dihormati karena membela negara, karena beliau (Bripda WS) senior bagi saya, lebih baik saya mendahului dia. Saya sudah memaafkan beliau," katanya.

Sebelumnya, Serda WS mengamuk dan memukul kepala Yoga, Kamis sore kemarin, 10 Agustus 2017. Ketegangan kedua aparat itu sempat direkam oleh warga yang melihat dan menjadi viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 1 menit 30 detik itu, tampak pelaku mengenakan seragam dibalut jaket berwarna cokelat marah-marah kepada Yoga. Serda WS mencak-mencak lalu melayangkan pukulannya ke kepala Yoga. Namun, korban tidak bereaksi.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Tempo.co

  BacaJuga
  • Pernyataan Jokowi untuk Novanto Dinilai sebagai Peringatan Keras

    Sabtu, 18 Nov 2017 20:23

    Liputanriau.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo meminta Ketua DPR Setya Novanto mengikuti proses hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).Staf Khusus Kantor Staf Presiden (KSP) Dimas Oky Nugroho me

  • Beda Keterangan Pengacara Setnov dengan Saksi Mata

    Jumat, 17 Nov 2017 13:15

    Liputanriau.com, Jakarta - Fredrich Yunadi, pengacara Ketua DPR Setya Novanto mengatakan, kliennya mengalami kecelakaan yang sangat parah. Saat itu, kata dia, Novanto hendak menuju kantor salah satu t

  • Polisi Tegaskan Kecelakaan Setya Novanto Bukan Rekayasa

    Jumat, 17 Nov 2017 13:13

    Liputanriau.com, Jakarta - Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Kingkin W memimpin olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan yang melibatkan Ketua DPR RI Setya Novanto. Kingkin menjawa

  • Karyawannya Dikabarkan Ada di Mobil Novanto, Metro TV Akan Menelusuri

    Jumat, 17 Nov 2017 13:11

    Liputanriau.com, Jakarta - Seorang karyawan stasiun televisi Metro TV bernama Hilman dikabarkan berada dalam mobil yang ditumpangi Ketua DPR RI Setya Novanto.Informasi yang beredar di kalangan wartawa

  • Kronologi Setya Novanto Menghilang versi Pengacara

    Kamis, 16 Nov 2017 13:18

    Liputanriau.com, Jakarta - Ketua DPR Setya Novanto tidak berada di rumahnya saat penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hendak menjemput paksa dirinya pada Rabu (15/11/2017) malam.Para penyidik K

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.