• Home
  • Nasional
  • Polisi Menahan Warganet Tersangka Penghina Presiden Jokowi

Polisi Menahan Warganet Tersangka Penghina Presiden Jokowi

Selasa, 05 Des 2017 15:14
Dibaca: 122 kali
BAGIKAN:

Liputanriau.com, Jakarta - Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI menangkap Cahyo Gumilar yang diduga menghina dan mengancam Presiden Joko Widodo melalui foto yang diunggahnya melalui akun media sosial Facebook. "Telah dilakukan penangkapan terhadap pemilik akun itu atas nama Cahyo Gumilar." Wakil Kepala Bareskrim Polri Inspektur Jenderal Antam Novambar menyampaikannya melalui keterangan tertulis pada Rabu, 5 Desember 2017.

Akun itu memajang foto seorang lelaki berbaju putih memegang senapan laras panjang. Di sampingnya ada seseorang berpakaian serba hitam mengacungkan belati sembari memegang baju pria berbaret merah yang mirip dengan Presiden Joko Widodo yang tengah berlutut.

Foto itu dilengkapi kalimat seruan, "JADILAH MUSLIM YANG BERANI MELAWAN PENGUASA DZALIM".

Antam menjelaskan, ketika diinterogasi, Cahyo mengakui telah mengunggah foto itu. "Motivasinya panggilan jiwa karena hukum pada saat ini berat sebelah serta mengkriminalisasi ulama."

Cahyo disangka bersalah melanggar UU Informasi dan Transaksi Elektronik dan pasal penghinaan terhadap penguasa atau Presiden dalam KUHP. Polisi berencana memanggil saksi ahli. "Supaya diketahui dapat atau tidaknya pelaku dilakukan penahanan," kata Antam.

Selain menangkap Cahyo, polisi juga telah menggeledah rumahnya di Perumahan Pamulang 2, Jalan Benda XI RT 5 RW 13, Pamulang, Tanggerang Selatan. Dari hasil penggeledahan, polisi menyita satu unit ponsel, laptop, hard disk, handycam, kamera digital, sebuah pedang, sebuah bendera tauhid, bendera Palestina, tiga bendera Laskar Pembela Islam yang merupakan organisasi sayap Front Pembela Islam, serta sebuah rompi hitam bergambar bendera Palestina. Polisi juga menyita kartu tanda penduduk milik Cahyo dan beberapa dokumen identitasnya.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Tempo

  BacaJuga
  • PPP Kubu Djan Faridz Deklarasi Dukung Prabowo-Sandi

    Sabtu, 17 Nov 2018 01:01

    Liputanriau.com, Jakarta - Meski tak diakui pemerintah dan ditinggal para pengurusnya, PPP kubu Djan Faridz atau hasil Muktamar Jakarta, nyatanya masih eksis. Mereka mengumpulkan kader-kader tersisa d

  • Rommy Yakin Jokowi-Ma'ruf Menang di Riau

    Minggu, 14 Okt 2018 23:33

    Liputanriau.com, Pekanbaru - Ketua Umum PPP, M. Romahurmuziy, yakin pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf menang di Riau Pada pemilu 2019 mendatang. Ia mengungkapkan walaupun pada 2014 lalu

  • PPP Berharap TGB Segera Masuk Tim Pemenangan Jokowi

    Kamis, 26 Jul 2018 14:12

    Liputanriau.com, Jakarta - Sekjen PPP Arsul Sani mengatakan Tim Pemenangan Jokowi untuk pilpres akan melibatkan semua partai pendukungnya. Tak hanya itu, relawan juga akan disertakan. Termasuk Tuan Gu

  • Ini Alasan PPP Dukung Jokowi di Pilpres 2019

    Jumat, 21 Jul 2017 20:51

    Liputanriau.com, Jakarta - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) telah melaksanakan musyawarah kerja nasional (Mukernas) ke-II. Berbagai isu politik dan sosial pun menjadi hal yang dibicarakan dalam Muke

  • Massa Merusak Kantor PPP, Humprey Djemat Tuding Pelaku Kubu Romy

    Minggu, 16 Jul 2017 16:54

    Liputanriau.com, Jakarta - Kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dirusak sekelompok orang pada Ahad dini hari, 16 Juli 2017. Wakil Ketua Umum PPP kubu Djan Faridz, Humprey Dje

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.