• Home
  • Nasional
  • Polisi Sebut Putra Jeremy Thomas Ditangkap karena Pesan Narkotika Happy Five

Polisi Sebut Putra Jeremy Thomas Ditangkap karena Pesan Narkotika Happy Five

Senin, 17 Jul 2017 15:39
Dibaca: 58 kali
BAGIKAN:
KOMPAS.com
Artis Jeremy Thomas

Liputanriau.com, Jakarta - Polisi mengatakan penangkapan terhadap putra artis Jeremy Thomas, Axel Matthew berdasarkan pengembangan kasus pengungkapan penyelundupan narkotika jenis Happy Five asal Malaysia.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, barang haram tersebut diselundupkan ke Indonesia melalui Bandara Soekarno Hatta.

"Jadi begini, Jumat (14/7) di terminal 3 (Soetta) Bea Cukai mengontak, ada dari Kuala Lumpur membawa 1.118 happy five dimasukkan kotak panadol, dari (Polres) Soetta datang ke terminal 3 untuk mengecek, di sana ditemukan satu orang diamankan namanya JV itu," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Senin (17/7/2017).

Berdasarkan keterangan JV, polisi menangkap DRW. DRW merupakan salah satu pemesan barang haram tersebut. Argo melanjutkan, penyidik Polres Bandara Soetta terus mengembangkan kasus tersebut. Rupanya ribuan butir happy five tersebut dipesan oleh lima orang, termasuk Axel.

"Ada pemesan lima orang, salah satunya anaknya Jeremy Thomas itu sudah transfer semua, inisalnya AMT," ucap dia.

Mendapat informasi tersebut, penyidik Polres Bandara Soetta berniat membekuk Axel. Akhirnya, pada Sabtu (15/7/2017) malam, Axel dibekuk di Hotel Crystal, Kemang, Jakarta Selatan.

"Anggota (Polres) Soetta melakukan penangkapan di hotel itu, nah kemudian terjadi, karena dia lari, dia kita kejar, nah terjadi pergumulan itu," kata Argo.

Sebelumnya, Jeremy mengatakan, dari pengakuan putranya, sekitar pukul 19.00 WIB, Axel mendapat telepon dari seorang temannya dan diminta datang ke Hotel Crystal, Kemang, Jakarta Selatan.

Sesampainya di hotel tersebut, tiba-tiba beberapa orang yang mengaku anggota kepolisian Satuan Narkoba Polresta Bandara Soekarno Hatta langsung menciduknya.

Axel dipaksa mengaku menggunakan narkoba dan memilikinya. Akan tetapi, Axel kemudian dilepas setelah tak ditemukan barang bukti narkoba.

Tak terima dengan insiden yang dialami putranya, Jeremy melaporkan dugaan penganiayaan itu ke Polda Metro Jaya pada Sabtu (15/7/2017) lalu.

Axel mengalami luka di bagian wajah, lutut, punggung, kepala, dan rusuk. Ia telah menjalani visum dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Kompas.com

  BacaJuga
  • KPK Periksa Andi Narogong untuk Tersangka Setya Novanto

    Kamis, 20 Jul 2017 13:22

    Liputanriau.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis, akan memeriksa Andi Agustinus alias Andi Narogong sebagai saksi dalam penyidikan korupsi pengadaan kartu tanda penduduk berbasis n

  • Setya Novanto Penuhi Panggilan KPK

    Jumat, 14 Jul 2017 15:33

    Liputanriau.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Ketua DPR RI Setya Novanto dalam penyidikan tindak pidana korupsi pengadaan kartu tanda penduduk berbasis nomor induk kependuduk

  • Irman Akui Ada Aliran Dana e-KTP ke eks Mendagri

    Rabu, 12 Jul 2017 15:53

    Liputanriau.com, Jakarta - Terdakwa kasus korupsi e-KTP, Irman menjelaskan aliran duit proyek yang selama ini ia terima. Hal ini diungkapkan dalam sidang dengan agenda pledoi, lantaran sebelumnya 

  • Ketua Pansus Hak Angket akan Diperiksa KPK Hari Ini

    Selasa, 11 Jul 2017 14:08

    Liputanriau.com, Jakarta - Hari ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa dua orang saksi terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi KTP-elektronik. Dua saksi yang dijadwalkan ulang ialah anggo

  • KPK Periksa Dua Mantan Pimpinan Komisi II

    Senin, 10 Jul 2017 14:42

    Liputanriau.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa dua mantan pimpinan Komisi II DPR RI dalam penyidikan tindak pidana korupsi pengadaan paket penerapan Kartu Tanda Penduduk berba

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.