• Home
  • Nasional
  • Polisi Sebut Putra Jeremy Thomas Ditangkap karena Pesan Narkotika Happy Five

Polisi Sebut Putra Jeremy Thomas Ditangkap karena Pesan Narkotika Happy Five

Senin, 17 Jul 2017 15:39
Dibaca: 145 kali
BAGIKAN:
KOMPAS.com
Artis Jeremy Thomas

Liputanriau.com, Jakarta - Polisi mengatakan penangkapan terhadap putra artis Jeremy Thomas, Axel Matthew berdasarkan pengembangan kasus pengungkapan penyelundupan narkotika jenis Happy Five asal Malaysia.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, barang haram tersebut diselundupkan ke Indonesia melalui Bandara Soekarno Hatta.

"Jadi begini, Jumat (14/7) di terminal 3 (Soetta) Bea Cukai mengontak, ada dari Kuala Lumpur membawa 1.118 happy five dimasukkan kotak panadol, dari (Polres) Soetta datang ke terminal 3 untuk mengecek, di sana ditemukan satu orang diamankan namanya JV itu," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Senin (17/7/2017).

Berdasarkan keterangan JV, polisi menangkap DRW. DRW merupakan salah satu pemesan barang haram tersebut. Argo melanjutkan, penyidik Polres Bandara Soetta terus mengembangkan kasus tersebut. Rupanya ribuan butir happy five tersebut dipesan oleh lima orang, termasuk Axel.

"Ada pemesan lima orang, salah satunya anaknya Jeremy Thomas itu sudah transfer semua, inisalnya AMT," ucap dia.

Mendapat informasi tersebut, penyidik Polres Bandara Soetta berniat membekuk Axel. Akhirnya, pada Sabtu (15/7/2017) malam, Axel dibekuk di Hotel Crystal, Kemang, Jakarta Selatan.

"Anggota (Polres) Soetta melakukan penangkapan di hotel itu, nah kemudian terjadi, karena dia lari, dia kita kejar, nah terjadi pergumulan itu," kata Argo.

Sebelumnya, Jeremy mengatakan, dari pengakuan putranya, sekitar pukul 19.00 WIB, Axel mendapat telepon dari seorang temannya dan diminta datang ke Hotel Crystal, Kemang, Jakarta Selatan.

Sesampainya di hotel tersebut, tiba-tiba beberapa orang yang mengaku anggota kepolisian Satuan Narkoba Polresta Bandara Soekarno Hatta langsung menciduknya.

Axel dipaksa mengaku menggunakan narkoba dan memilikinya. Akan tetapi, Axel kemudian dilepas setelah tak ditemukan barang bukti narkoba.

Tak terima dengan insiden yang dialami putranya, Jeremy melaporkan dugaan penganiayaan itu ke Polda Metro Jaya pada Sabtu (15/7/2017) lalu.

Axel mengalami luka di bagian wajah, lutut, punggung, kepala, dan rusuk. Ia telah menjalani visum dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Kompas.com

  BacaJuga
  • Anis Matta Ingin Duet dengan Prabowo

    Minggu, 22 Apr 2018 17:32

    Liputanriau.com, Jakarta - Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta mengatakan, dirinya memprioritaskan berpasangan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto jika nantin

  • 3 Alasan PKS Yakin Jokowi Dapat Dikalahkan di Pilpres 2019

    Jumat, 20 Apr 2018 14:27

    Liputanriau.com, Jakarta - Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera tetap yakin Presiden Joko Widodo dapat dikalahkan pada Pemilihan Presiden 2019. Ia pun mengungkapkan sejumlah alasannya."Pertama, ada janj

  • Gerindra Sebut PAN Ajukan Zulkifli Hasan Jadi Cawapres Prabowo

    Kamis, 19 Apr 2018 16:44

    Liputanriau.com, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Uno mengatakan bahwa Partai Amanat Nasional menawarkan Zulkifli Hasan sebagai pasangan Prabowo Subianto dalam pilpres

  • Gerindra: Pasangan Ideal Prabowo Subianto seperti Jusuf Kalla

    Kamis, 19 Apr 2018 16:40

    Liputanriau.com, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Uno mengatakan kriteria terbaik calon wakil presiden untuk Prabowo Subianto seperti Jusuf Kalla. JK dinilai ideal k

  • Mahfud MD: Pesaing Kuat Jokowi Bukan Prabowo

    Kamis, 19 Apr 2018 16:35

    Liputanriau.com, Jakarta - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menilai kemunculan poros ketiga sangat kecil di Pemilihan Presiden 2019.Menurut dia, yang ada hanya dua poros dengan Gatot Nurmant

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.