• Home
  • Nasional
  • Polisi Tangkap Komplotan Pemalsu Materai yang Rugikan Negara Rp 30 Miliar

Polisi Tangkap Komplotan Pemalsu Materai yang Rugikan Negara Rp 30 Miliar

Rabu, 20 Mar 2019 14:35
Dibaca: 88 kali
BAGIKAN:
Tersangka dan barang bukti materai palsu di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (20/3).
Liputanriau.com, Jakarta - Anggota Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Metro Jaya menangkap sembilan tersangka kasus pemalsuan materai. Kesembilan orang berinisial ASR, DK, SS, ZUL, RH, SF, DA dan R tersebut ditangkap di lokasi dan waktu berbeda.

“Pengungkapan ini membutuhkan waktu empat bulan. Jadi dimulai pada Oktober (2018) lalu,” kata Wakapolda Metro Jaya Brigjen Wahyu Hadiningrat saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (20/3).

Wahyu mengatakan, salah satu tersangka berinisial AS merupakan residivis kasus serupa. AS baru menghirup udara bebas beberapa bulan lalu dan kembali melancarkan aksinya.

“Tersangka inisial AS ini dua kali dia ditangkap. Yang bersangkutan sudah kena dan kembali melakukannya lagi. Jadi residivis,” kata Wahyu.

“Distribusi dari kejahatan ini se-Indonesia. Kita akan lanjut penyelidikan ini ke daerah penyebaran,” kata Wahyu.

Menurut Wahyu, penjualan materai palsu tersebut telah merugikan negara sebesar Rp 30 miliar. Sementara total materai yang berhasil disita polisi seharga Rp 10 miliar.

“Barang bukti yang sudah kita dapatkan materai yang sudah jadi, setengah jadi, dan bahan, mesin, buku rekening dan alat komunikasi,” kata Wahyu.

Wahyu memastikan masih akan mengejar satu tersangka yang kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Namun, ia tidak menjelaskan identitas tersangka tersebut.

Para tersangka dikenakan Pasal 257 dan Pasal 253 KUHP. Selain itu juga melanggar Undang-undang Nomor 13 Tahun 1985 tentang Bea Materai.

“Ancamannya tujuh tahun penjara,” kata Wahyu.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Kumparan

  BacaJuga
  • Analisis Pakar Kenapa Jokowi Kalah di Sumbar

    Selasa, 23 Apr 2019 12:24

    Liputanriau.com, Padang - Pasangan Calon Presiden Jokowi-Ma'ruf Amin kalah telak di Sumatera Barat versi hitung cepat. Kekalahan itu dinilai disebabkan dari sejumlah faktor.Pengamat politik Unive

  • Jokowi Kalah, Bupati Mandailing Natal Mengundurkan Diri

    Minggu, 21 Apr 2019 16:02

    Liputanriau.com, Mandailing Natal - Bupati Mandailing Natal, Sumatera Utara, Dahlan Hasan Nasution, tiba-tiba mengundurkan diri tanpa ada isu sebelumnya. Mundurnya politikus NasDem itu mulai diketahui

  • Jokowi Terancam Kalah Jika Golput Tinggi

    Sabtu, 30 Mar 2019 16:02

    Liputanriau.com, Jakarta - Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago menilai golput bakal merugikan Calon Presiden Joko Widodo alias Jokowi.“Kalau golput tinggi, Jokowi terancam kalah," kata Pangi,

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.