Presiden Jokowi bertolak ke Australia

Jumat, 16 Mar 2018 17:09
Dibaca: 84 kali
BAGIKAN:
Presiden Jokowi bertolak ke Australia.

Liputanriau.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo pagi ini, Jumat, 16 Maret 2018, bertolak menuju Sidney, Australia, sekitar pukul 07.15 WIB.

Keduanya beserta rombongan lepas landas dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta.

Dalam kunjungan kali ini, Kepala Negara akan menghadiri ASEAN-Australia Special Summit 2018 yang membahas penguatan kerja sama ekonomi dan pemberantasan terorisme antara ASEAN dan Australia.

Selain itu, Presiden juga akan melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Australia dan menghadiri CEO Forum serta konferensi mengenai counter-terrorism.

Dari Sidney, Presiden akan melanjutkan perjalanan menuju Wellington, Selandia Baru. Kunjungan tersebut untuk memenuhi undangan Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern.

Kunjungan yang sekaligus menandai peringatan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Selandia Baru juga akan dimanfaatkan Kepala Negara untuk melakukan sejumlah pertemuan.

Antara lain, pertemuan bilateral dengan PM Ardern dan Gubernur Jenderal Selandia Baru, serta bertemu dengan sejumlah CEO dalam sebuah forum bisnis.

Presiden berharap kunjungan ke kedua negara ini memberikan sejumlah manfaat nyata bagi rakyat ketiga negara, baik Indonesia, Australia, maupun Selandia Baru.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju Sydney, Australia, adalah Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala BKPM Thomas Lembong, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Dirjen Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri/KPN Andri Hadi, Staf Khusus Presiden Sukardi Rinakit, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi dan Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono.

Adapun Menteri Luar Negeri Retno Marsudi telah lebih dahulu berada di Sidney, Australia untuk menghadiri pertemuan tingkat menteri dan mempersiapkan kedatangan Presiden.

Tampak melepas keberangkatan Presiden, Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Ade Supandi, Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KASAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna, Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Letjen TNI Tatang Sulaiman, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki.

Presiden beserta rombongan direncanakan tiba kembali di Tanah Air pada Selasa dini hari, 20 Maret 2018.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Kontan.co.id

  BacaJuga
  • Baca Pembelaan Diri, Setya Novanto Terisak

    Jumat, 13 Apr 2018 10:46

    Liputanriau.com, Jakarta - Terdakwa perkara dugaan korupsi e-KTP, Setya Novanto menyampaikan pledoi atau nota pembelaan pribadinya, di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat, 13 April 2018. Saat

  • 12 Kejanggalan Kecelakaan Setya Novanto yang Diungkap Saksi

    Senin, 09 Apr 2018 13:59

    Liputanriau.com, Jakarta - Sejumlah saksi yang dihadirkan jaksa dalam sidang dengan terdakwa Bimanesh Sutarjo, dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau, mengungkapkan kejanggalan-kejanggalan terkai

  • Perawat Akui Bimanesh Minta Infus Setya Novanto Ditempel Saja

    Senin, 02 Apr 2018 18:39

    Liputanriau.com, Jakarta - Supervisor Keperawatan Rumah Sakit Medika Permata Hijau Indri Astuti mengaku diperintahkan Bimanesh Sutarjo agar jarum infus hanya ditempelkan saja ke lengan Setya Novan

  • Korupsi Setya Novanto Melintasi Enam Negara

    Jumat, 30 Mar 2018 16:07

    Liputanriau.com, Jakarta - Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan korupsi proyek e-KTP yang dilakukan Setya Novanto mirip upaya pencucian uang. Uang yang mengalir ke Novanto, terlebih

  • Setya Novanto Sempat Siapkan Rp20 Miliar untuk Sogok KPK

    Kamis, 29 Mar 2018 16:09

    Liputanriau.com, Jakarta - Setya Novanto, terdakwa kasus dugaan korupsi dana proyek KTP elektronik, ternyata pernah mencoba menyuap Komisi Pemberantasan Korupsi.Hal tersebut diungkapkan Jaksa Penu

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.