• Home
  • Nasional
  • Presiden PKS: #2019GantiPresiden Bukan Kejahatan

Presiden PKS: #2019GantiPresiden Bukan Kejahatan

Minggu, 08 Apr 2018 15:51
Dibaca: 202 kali
BAGIKAN:
Presiden PKS Sohibul Iman
Jakarta - Presiden PKS Sohibul Iman mengapresiasi Presiden RI Joko Widodo yang menanggapi gerakan #2019GantiPresiden dengan santai. Menurutnya, gerakan #2019GantiPresiden adalah gerakan yang wajar dalam demokrasi.

"Beliau kan mengatakan masa dengan kaos bisa ganti presiden? Itu adalah sebuah tanggapan yang rileks. Saya kira bagus karena gerakan ganti presiden itu adalah gerakan yang normal dalam demokrasi, bukan sebuah kejahatan," kata Sohibul di Bumi Perkemahan Cibubur, Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (8/4/2018).

Sohibul kemudian mempertanyakan jika ada pendukung Jokowi yang merasa 'kebakaran jenggot' dengan adanya gerakan tersebut. Padahal, Jokowi sendiri merespon dengan santai.

"Mungkin bagi sebagian pendukung pak Jokowi gerakan ganti presiden ini walaupun belum jelas juntrungannya tapi karena sudah disambut masyarakat yang begitu luas sampe sekarang ada merchandise kayak kaos, saya kira ini berarti masyarakat denyutnya menginginkan adanya perubahan," tuturnya.

Dengan munculnya gerakan tersebut, menurut Sohibul, sebagai seorang presiden Jokowi harus dengan bijak membaca adanya ketidakpuasan masyarakat terhadap kinerjanya. Gerakan #2019GantiPresiden ini menurutnya juga sama dengan gerakan Jokowi Dua Periode yang dilontarkan pendukung Jokowi.

"Saya kira seperti itu saja, jadi nggak ada hal-hal yang istimewa lah. Gerakan ganti presiden itu sama dengan gerakan Jokowi dua periode. Nggak ada bedanya, ini sama aja," pungkasnya.

Sindiran untuk #2019GantiPresiden itu dilontarkan Jokowi saat menghadiri Konvensi Nasional Galang Kemajuan 2018 di Ballroom Puri Begawan, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (7/4/2018). Jokowi mengatakan yang berhak mengganti presiden adalah rakyat. Tentu semua itu juga atas kehendak Allah SWT.

"Kalau rakyat berkehendak bisa, kalau rakyat nggak mau bisa. Yang kedua, ada kehendak dari Allah SWT," kata Jokowi yang disambut tepuk tangan relawan.

"Masak pakai kaus itu bisa ganti presiden? Nggak bisa," tambahnya.
Editor: Bobby Satia

Sumber: Detik.com

  BacaJuga
  • Baca Pembelaan Diri, Setya Novanto Terisak

    Jumat, 13 Apr 2018 10:46

    Liputanriau.com, Jakarta - Terdakwa perkara dugaan korupsi e-KTP, Setya Novanto menyampaikan pledoi atau nota pembelaan pribadinya, di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat, 13 April 2018. Saat

  • 12 Kejanggalan Kecelakaan Setya Novanto yang Diungkap Saksi

    Senin, 09 Apr 2018 13:59

    Liputanriau.com, Jakarta - Sejumlah saksi yang dihadirkan jaksa dalam sidang dengan terdakwa Bimanesh Sutarjo, dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau, mengungkapkan kejanggalan-kejanggalan terkai

  • Perawat Akui Bimanesh Minta Infus Setya Novanto Ditempel Saja

    Senin, 02 Apr 2018 18:39

    Liputanriau.com, Jakarta - Supervisor Keperawatan Rumah Sakit Medika Permata Hijau Indri Astuti mengaku diperintahkan Bimanesh Sutarjo agar jarum infus hanya ditempelkan saja ke lengan Setya Novan

  • Korupsi Setya Novanto Melintasi Enam Negara

    Jumat, 30 Mar 2018 16:07

    Liputanriau.com, Jakarta - Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan korupsi proyek e-KTP yang dilakukan Setya Novanto mirip upaya pencucian uang. Uang yang mengalir ke Novanto, terlebih

  • Setya Novanto Sempat Siapkan Rp20 Miliar untuk Sogok KPK

    Kamis, 29 Mar 2018 16:09

    Liputanriau.com, Jakarta - Setya Novanto, terdakwa kasus dugaan korupsi dana proyek KTP elektronik, ternyata pernah mencoba menyuap Komisi Pemberantasan Korupsi.Hal tersebut diungkapkan Jaksa Penu

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.