Presiden Temui Pemred Media Massa di Istana

Rabu, 17 Mei 2017 17:39
Dibaca: 78 kali
BAGIKAN:

Liputanriau.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan dengan para pimpinan media massa di Istana Merdeka, Jakarta. Dalam pertemuan ini, Jokowi menjelaskan sejumlah program pembangunan dan upaya pemerintah untuk memperbaiki kondisi ekonomi tanah air.

Salah satu program yang dipaparkan yakni pembangunan dan pengembangan pelabuhan di berbagai daerah. Pelabuhan-pelabuhan yang telah dikembangkan pun kini telah menjadi tempat berlabuh bagi kapal-kapal bermuatan besar.

"Dulunya hanya kapal kecil dan kadang-kadang 4 bulan kapalnya gak nongol karena ombak sangat besar. Sekarang kapal yang sedang bisa merapat," kata Jokowi di Istana Merdeka di hadapan para pemimpin redaksi sejumlah media massa, Rabu (17/5).

Dengan begitu, saat ini pemerintah perlu mengatur jadwal kapal untuk berlabuh di pelabuhan-pelabuhan tersebut. Jokowi pun meminta agar kapal-kapal besar tersebut dapat berlabuh hingga seminggu sekali. Dampak dari pembangunan pelabuhan tersebut, lanjut dia, yakni dapat meningkatkan perekonomian daerah. Jokowi mencontohkan, pengiriman hasil produk petani setempat ke daerah lainnya juga akan berjalan lebih lancar dengan biaya yang lebih murah.

"Kalau kapal datang rutin itu pedagang juga datang ke situ. Kecil-kecil, hanya beli pala berapa ton, beli kopra berapa ton, beli cengkeh berapa ton, yang dulu gak bisa barang barang itu terkirim dengan baik," jelas Jokowi.

Presiden kembali mencontohkan pembangunan jalan Trans Papua di Wamena yang dilakukan pemerintah. Menurutnya, dengan pembangunan itu harga berbagai komoditas akan dapat lebih ditekan lantaran akses distribusi yang lebih cepat.

"Trans Papua yang di Wamena, Nduga, Mamuju, kalau truk sudah bisa lewat, harga semuanya di pegunungan tengah, harganya pasti langsung jatuh. Bagaimana semen sekarang dibawa kesitu," ujarnya.

Kendati demikian, pembangunan infrastruktur Trans Papua tersebut tidaklah mudah dan menemui berbagai hambatan. Meskipun panjang jalan hanya mencapai 287 km, namun kondisi pegunungan menghambat pembangunan. Di depan para pemimpin redaksi media massa, Jokowi pun menegaskan pemerintah akan fokus membangun infrastruktur dalam negeri. Anggaran negara pun, kata dia, difokuskan pada sektor ini.

"Dan memang saya sampaikan kepada menteri, saya tak ingin kehilangan fokus untuk mengerjakan ini, sehingga konsentrasi anggaran kita memang berada pada infrastruktur itu," kata dia.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Republika.co.id

  BacaJuga
  • Presiden Menerima Permintaan Maaf Malaysia

    Senin, 21 Agu 2017 20:04

    Liputanriau.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo menerima permintaan maaf pemerintah Malaysia. Maaf disampaikan akibat bendera Indonesia dicetak terbalik dalam buku panduan Sea Games 2017."Ya iya

  • Tifatul Sembiring Minta Maaf soal Doa Melalui Twitter

    Senin, 21 Agu 2017 19:56

    Liputanriau.com, Jakarta - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Tifatul Sembiring meminta maaf atas doanya yang disebut-sebut menyindir Presiden Joko Widodo. Tifatul menyampaikan permohonan maafnya

  • Jokowi: Saya Bukan Diktator

    Selasa, 08 Agu 2017 13:23

    Liputanriau.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat menyampaikan bahwa dirinya bukan seorang pemimpin yang diktator. Hal ini disampaikan Jokowi saat memberikan kuis kepada salah satu peser

  • Presiden Jokowi Rilis "Vlog" Kemajuan Tol Pekanbaru-Dumai

    Selasa, 01 Agu 2017 13:48

    Liputanriau.com, Pekanbaru - Presiden Joko Widodo merilis video catatan hariannya atau "Vlog", tentang kunjungannya ke proyek Jalan Tol Pekanbaru-Dumai di Provinsi Riau.Video berdurasi sekitar tiga me

  • Kapolri Penuhi Panggilan Jokowi ke Istana

    Senin, 31 Jul 2017 15:42

    Liputanriau.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo meminta Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menghadap ke Istana Negara, Senin (31/7/2017).Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen P

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.