• Home
  • Nasional
  • Quick Count Baru Boleh Dirilis Pukul 15.00 WIB

Quick Count Baru Boleh Dirilis Pukul 15.00 WIB

Selasa, 16 Apr 2019 14:34
Dibaca: 121 kali
BAGIKAN:
Mahkamah Konstitusi
Liputanriau.com, Jakarta - Mahkamah Konstitusi menolak gugatan waktu publikasi hitung cepat pemilu yang diatur dalam UU 7/2017 tentang Pemilu. MK menegaskan waktu publikasi hitung cepat tetap dibatasi dua jam setelah penghitungan suara di Indonesia bagian barat. 

"Mengadili, menyatakan menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya," ujar Ketua MK Anwar Usman saat membacakan amar putusan di ruang sidang MK, Jakarta, Selasa (16/4).

Aturan ini sebelumnya digugat Asosiasi Riset Opini Publik Indonesia (AROPI). Para pemohon keberatan dengan ketentuan pasal 449 ayat (2) yang mengatur larangan pengumuman hasil survei di masa tenang dan pasal (5) dan (6) tentang penghitungan cepat pemilu hanya boleh dilakukan paling cepat dua jam setelah pemungutan suara selesai di wilayah Indonesia bagian barat. Bagi pihak yang melanggar ketentuan tersebut dapat dikenai hukuman pidana. 

Dalam pertimbangannya, hakim menyatakan bahwa mengumumkan hasil survei di masa tenang sama dengan membenarkan kampanye di masa tenang. 

"Jika dibiarkan kondisi tersebut akan mempengaruhi kemurnian suara rakyat sehingga tidak terwujud pemilu yang jujur dan adil," kata hakim. 

Serupa, pembatasan waktu pengumuman hasil hitung cepat dua jam setelah penghitungan suara di Indonesia bagian barat dinilai hakim tetap diperlukan untuk menjaga kemurnian suara. 

Hal ini dipengaruhi perbedaan tiga zona waktu yang ada di Indonesia. Menurut hakim, tak menutup kemungkinan pengumuman hitung cepat di Indonesia bagian timur sudah diumumkan ketika proses pemungutan suara di Indonesia bagian barat belum selesai. 

"Karena kemajuan teknologi informasi, hasil hitung cepat dapat dengan mudah disiarkan sehingga berpotensi mempengaruhi pilihan sebagian pemilih dengan motivasi psikologis ingin menjadi bagian dari pemenang pemilu," ucap hakim. 
Editor: Bobby Satia

Sumber: CNNIndonesia

  BacaJuga
  • Analisis Pakar Kenapa Jokowi Kalah di Sumbar

    Selasa, 23 Apr 2019 12:24

    Liputanriau.com, Padang - Pasangan Calon Presiden Jokowi-Ma'ruf Amin kalah telak di Sumatera Barat versi hitung cepat. Kekalahan itu dinilai disebabkan dari sejumlah faktor.Pengamat politik Unive

  • Jokowi Kalah, Bupati Mandailing Natal Mengundurkan Diri

    Minggu, 21 Apr 2019 16:02

    Liputanriau.com, Mandailing Natal - Bupati Mandailing Natal, Sumatera Utara, Dahlan Hasan Nasution, tiba-tiba mengundurkan diri tanpa ada isu sebelumnya. Mundurnya politikus NasDem itu mulai diketahui

  • Jokowi Terancam Kalah Jika Golput Tinggi

    Sabtu, 30 Mar 2019 16:02

    Liputanriau.com, Jakarta - Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago menilai golput bakal merugikan Calon Presiden Joko Widodo alias Jokowi.“Kalau golput tinggi, Jokowi terancam kalah," kata Pangi,

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.