Relawan Prabowo: PSI Partai Teralay Sedunia

Minggu, 06 Jan 2019 13:08
Dibaca: 621 kali
BAGIKAN:
Jaringan Relawan Prabowo -Sandi (JARPAS) melaporkan Partai Solidaritas Indoensia (PSI) ke Reskrimsus Polda Metro Jaya terkait dengan penghargaan yang menyinggung capres dan cawapres usungan mereka.
Liputanriau.com, Jakarta - Jaringan Relawan Prabowo - Sandi (JARPAS) berencana membalas guyon award Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dengan memberi penghargaan serupa. Ketua Divisi Advokasi JARPAS Sura Supriatna mengatakan pihaknya bakal mengganjar PSI dengan predikat partai ter-alay.

"JAPRAS akan mengkaji bahwa PSI itu partai ter-alay sedunia. Nah itu akan kita berikan juga award-nya," kata Sura saat ditemui di Polda Metro Jaya, Sabtu, 5 Januari 2019.

Pernyataan tersebut dilatari perasaan tak terima relawan loyalis Prabowo terhadap sikap PSI memperlakukan capres dan cawapres yang mereka dukung. PSI sebelumnya melempar sejumlah unggahan penghargaan nyeleneh ke Twitter. Penghargaan itu menampilkan nama Prabowo Subianto, Sandiaga Uno, dan politikus Demokrat Andi Arief sebagai tokoh kebohongan dan ter-lebay awal 2019.

Dalam sejumlah potret, PSI tampak memberikan award itu dalam bentuk piagam. Di dalamnya termaktub tanda tangan dan nama terang Ketua Umum PSI Grace Natalie dan sekretaris jenderal Raja Juli Antoni.

Sura mengklaim timnya bakal melakukan riset dan kajian untuk melempar serangan balasan kepada PSI. Selain mengganjar award serupa, JARPAS berencana melaporkan partai berlogo bunga mawar itu ke Polda Metro Jaya. Mengawali pelaporan itu, Sura telah berkonsultasi dengan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) pada Sabtu sore.

Sedianya laporan itu bakal langsung dilayangkan. Namun berkas mereka kurang lengkap. Adapun sebagai penguat aduan, Sura menyebut telah membawa barang bukti berupa tangkapan layar award ala PSI yang diunggah di Twitter akun partai itu. "Namun kami kurang membawa surat kuasa," ujar Sura. Surat kuasa yang dimaksud ialah surat bertanda tangan Ketua Umum JAPRAS.
Editor: Bobby Satia

Sumber: Tempo

  BacaJuga
  • Izin Dicabut dan Diblokir, Jurdil2019 Protes Bawaslu dan Kominfo

    Minggu, 21 Apr 2019 15:55

    Liputanriau.com, Jakarta - Lembaga pemantau Pemilu 2019, Jurdil2019, mengajukan protes karena izinnya dicabut Bawaslu dan situsnya diblokir oleh Kementerian Kominfo. Mereka memprotes ke Bawaslu dan Ko

  • Bawaslu Cabut Izin Situs Jurdil2019

    Minggu, 21 Apr 2019 15:51

    Liputanriau.com, Jakarta - Bawaslu mencabut izin atau akreditasi satu lembaga pemantau Pemilu 2019. Pencabutan izin ini dilakukan karena lembaga itu tidak menjalankan tugas sesuai dengan prinsip peman

  • Update Real Count KPU Hari ini, Jokowi 54,14%, Prabowo 45,86%

    Minggu, 21 Apr 2019 15:42

    Liputanriau.com, Jakarta - Capres-Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo- Ma'ruf Amin siang ini masih unggul atas Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto- Sandiaga Uno. Hal ini berdasarkan rea

  • Lima Anggota Panwaslu di Aceh Dipecat Karena Foto Pose Dua Jari

    Selasa, 16 Apr 2019 14:46

    Liputanriau.com, Banda Aceh - Lima Pengawas Pemilihan Umum Kelurahan/Desa di Aceh Tamiang diberhentikan karena melanggar etik penyelenggara Pemilu.Pemberhentian dilakukan setelah proses kajian dan per

  • 40 Lembaga Quick Count yang Resmi Terdaftar di KPU

    Selasa, 16 Apr 2019 14:43

    Liputanriau.com, Jakarta - KPU merilis nama-nama lembaga survei yang akan menampilkan quick count hasil pemilihan pada Pemilu 2019. Tercatat sebanyak 40 lembaga survei telah terdaftar. "Sekarang

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.