• Home
  • Nasional
  • Respons Ahok Dituntut Hukuman Percobaan 2 Tahun

Respons Ahok Dituntut Hukuman Percobaan 2 Tahun

Kamis, 20 Apr 2017 18:49
Dibaca: 58 kali
BAGIKAN:
LBH Jakarta Sebut Kasus Ahok Sebagai Bentuk Kriminalisasi Politik

Liputanriau.com, Jakarta - Jaksa penuntut umum kasus dugaan penistaan agama menuntut terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok 1 tahun penjara dengan masa percobaan 2 tahun.

Kala ditanya soal tuntutan itu, Ahok enggan berkomentar banyak. Dia lebih banyak melemparkan senyum. Ahok mengaku menyerahkan semuanya pada kuasa hukumnya.

"Ya, aku enggak tahu, tanya pengacara. Enggak ngerti aku," ujar Ahok di Balai Kota Jakarta, Kamis (20/4/2017).

Ahok mengatakan tanggapannya atas tuntutan jaksa itu dapat dilihat di nota pembelaan atau pleidoinya nanti.

"Nanti baca pleidoiku saja," kata Ahok.

Sebelumnya, dalam persidangan di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, jaksa penuntut umum Ali Mukartono membacakan tuntutan terhadap Ahok, yakni 1 tahun penjara dengan masa percobaan 2 tahun.

"Dengan ini kami meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman pidana kepada Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yaitu 1 tahun penjara dengan masa percobaan 2 tahun," ujar Ali di Gedung Kementerian Pertanian, Kamis.

Ali Mukartono menyebut Ahok terbukti bersalah dan terjerat pidana pasal alternatif 156 tentang penodaan agama.

Namun, Ahok tak dapat didakwa dengan Pasal 156a KUHP tentang penodaan agama. Sebab, kata jaksa, apa yang diucapkan Ahok tentang Surat Al Maidah ayat 51 tak memenuhi unsur niat menghina agama.

Sumber: Liputan6.com

  BacaJuga
  • Wiranto: HTI Dibubarkan karena Anti Pancasila kok Masih Dibela

    Rabu, 26 Jul 2017 15:16

    Liputanriau.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto mengakui merasa heran karena masih ada pihak yang membela Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).Wiranto

  • HTI Bakal Demo Pemerintah Terkait Perppu Ormas

    Kamis, 13 Jul 2017 13:59

    Liputanriau.com, Jakarta - Ketua DPP Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Rokhmat S Labin menggelar konferensi pers terkait Perppu nomor 2 tahun 2017 tentang ormas bersama Koordinator tim pembela HTI, Yusri

  • Pemerintah Pilih Jalur Cepat Bubarkan HTI

    Senin, 12 Jun 2017 13:22

    Liputanriau.com, Jakarta - Pemerintah memilih jalur cepat untuk membubarkan organisasi masyarakat Hizbut Tahrir Indonesia (HTI)."Yang jelas, ya secepatnya. Lebih cepat lebih bagus," ujar Menteri Koord

  • Misteri Bukti Kuat Pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia

    Jumat, 12 Mei 2017 13:52

    Liputanriau.com, Jakarta - Pemerintah berencana membubarkan organisasi kemasyarakatan (ormas) Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Sebagian pihak tidak mendukung ide ini.Namun, pemerintah menilai HTI menjad

  • Yusril: Harusnya Berikan Surat Peringatan Tiga Kali Sebelum Bubarkan Ormas

    Selasa, 09 Mei 2017 13:25

    Liputanriau.com, Jakarta - Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra mengatakan pemerintah tidak bisa begitu saja membubarkan organisasi kemasyarakatan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) karena

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.