• Home
  • Nasional
  • Rocky Gerung Bicara Tentang Tuduhan Sebar Ujaran Kebencian SARA

Rocky Gerung Bicara Tentang Tuduhan Sebar Ujaran Kebencian SARA

Kamis, 12 Apr 2018 22:30
Dibaca: 131 kali
BAGIKAN:
Liputanriau.com, Jakarta - Dosen Filsafat Universitas Indonesia Rocky Gerung akhirnya bicara tentang tuduhan telah menyebarkan ujaran kebencian bermuatan SARA seperti yang diadukan oleh Ketua Cyber Indonesia Permadi Arya ke Polda Metro Jaya.

"Nggak papa, buat saya pelaporan ini absurd," kata Rocky pada saat dihubungi hari ini, Kamis, 12 April 2018.

Mantan Ketua Bidang Politik Partai Serikat Rakyat Independen (SRI) ini merasa bebas mengeluarkan pendapatnya dalam acara diskusi Indonesia Lawyer Club (ILC) yang dihelat TV One dengan pembawa acara Karni Ilyas itu sebab dia diundang sebagai narasumber.

"Loh, saya kan datang sebagai narasumber. Ada kewenangan (saya) untuk mengeluarkan pemikiran atau analisis saya."

Permadi Arya mengadu ke Polda Metro Jaya pada Rabu malam, 11 April 2018, mengenai pernyataan Rocky dalam acara diskusi di televisi pada Selasa malam lalu. Permadi mengajukan saksi Sekretaris Jenderal Cyber Indonesia Jack Boyd Lapian dari umat Kristen sedangkan dirinya dari umat Islam.

Menurut Permadi, ucapan Rocky telah menyinggung keberadaan kitab suci. "Saya melaporkan saudara Rocky karena omongan dia semalam (Selasa, 10 April 2018) di salah satu acara diskusi di televisi. Dia mengatakan kitab suci adalah fiksi," ujarnya di Polda Metro Jaya.

Berdasarkan rekaman video acara diskusi tersebut, Rocky Gerung menyampaikan pendapatnya soal arti kata fiksi. "Saya mulai pelan-pelan ya buat cari cara itu, asal usul masalah ini adalah soal fiksi atau fakta, dan itu sebetulnya permulaan yang buruk, karena waktu kita sebut fiksi, di kepala kita adalah fiktif," katanya.

Rocky menerangkan, fiction atau fiksi itu merupakan kata benda, namun karena dia diucapkan dalam satu forum politik, maka dia dianggap sebagai buruk. "Fiksi itu sangat bagus, dia adalah energi untuk mengaktifkan imajinasi, itu fungsi dari fiksi itu."

Menurut dia, manusia hidup dalam dunia fiksi yang lebih banyak fiksi daripada realitas. Ia juga menyatakan bahwa lawan kata fiksi itu bukan fakta. Rocky melanjutkan penjelasannya dengan memberikan contoh fiksi dalam kitab suci.

"Kitab suci fiksi atau bukan? Siapa yang berani jawab," kata Rocky dengan diiringi ketawa penonton. "Kalau saya pakai definisi bahwa fiksi itu mengaktifkan imajinasi, kitab suci itu adalah fiksi. Karena belum selesai, belum tiba itu," ujarnya.

Rocky mencari perbandingan lainnya, yakni buku Babad Tanah Jawi yang merupakan salah satu bentuk fiksi, "Jadi ada fungsi dari fiksi untuk mengaktifkan imajinasi, menuntun kita untuk berfikir lebih imajinatif. Sekarang dia (fiksi) dibunuh, dibunuh oleh politisi," tutur Rocky Gerung.

Dia pun berpendapat bahwa fiksi dapat dijadikan sebagai prediksi bahkan lebih dari itu, yakni untuk destinasi. "Anda percaya, pada fiksi dan anda dituntun oleh kepercayaan itu, bisa tiba, nggak bisa tiba. Gimana caranya, itu fungsi kitab suci. Anda percaya kitab suci? Kenapa anda abaikan sifat fiksional dari kitab suci, kan itu bukan faktual, belum terjadi. Dan anda dituntun oleh dalil-dalil oleh kitab suci. Bukan sekedar prediksi, tuh," katanya menjawab pertanyaan peserta.

Soal pengaduan ujaran kebencian ke polisi, Rocky Gerung menuturkan, tidak akan melaporkan balik pelapornya atau mengambil langkah hukum lainnya. "Ngapain laporin balik?" ucap dia.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Tempo

  BacaJuga
  • Ngabalin Jadi Komisaris AP I, Elite PD: Rezim Bagi-bagi Kursi!

    Kamis, 19 Jul 2018 21:57

    Jakarta - Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin kini menjabat anggota Dewan Komisaris PT Angkasa Pura I. Elite Partai Demokrat menyindir pengangkatan

  • Ali Mochtar Ngabalin Jadi Komisaris Angkasa Pura I

    Kamis, 19 Jul 2018 21:53

    Liputanrriau.com, Jakarta - Kementerian BUMN mengumumkan perubahan susunan komisaris PT Angkasa Pura I (Persero) di mana terdapat tiga nama baru menduduki posisi Komisaris, yaitu Djoko Sasono, Tr

  • Fahri Hamzah: OTT KPK Merupakan Skenario Intelijen

    Sabtu, 14 Jul 2018 16:53

    Liputanriau.com, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah angkat bicara mengenai operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah anggota dewan.Terbar

  • Fahri Hamzah: Ibu Susi Bikin Nelayan Sengsara

    Kamis, 12 Jul 2018 14:07

    Liputanriau.com, Jakarta - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah perang mulut dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di Twitter. Tanpa basa-basi, Fahri pun membeberkan sejumlah kesalahan Susi.F

  • Polisi Bersenjata Masuk Unri Geledah Teroris, Fahri Hamzah Protes

    Minggu, 03 Jun 2018 00:53

    Liputanriau.com, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah memprotes polisi yang membawa senjata saat menggeledah terduga teroris di Universitas Riau (Unri) di Pekanbaru. Menurutnya, senjata yang

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.