• Home
  • Nasional
  • Romario, Atlet Karate Siak Wakili Indonesia Tanding di Jerman

Romario, Atlet Karate Siak Wakili Indonesia Tanding di Jerman

Rabu, 21 Sep 2016 17:01
Dibaca: 270 kali
BAGIKAN:
Liputanriau.com,SIAK-Tahun ini, Romario Sandra Joshua putra asal Kabupaten Siak akan berjuang untuk mengharumkan nama Indonesia dan Kabupaten Siak khususnya di Jerman, Keberangkatan Atlet Karate berprestasi ini langsung di lepas oleh Bupati Siak di ruang kerjanya, Rabu (21/9/16). Romario dan pelajar dari Daerah lainnya akan mengikuti Kejuaraan Coupe De Kayl Luxembourg Karate Championship di Jerman.
 
Sebelum berangkat ke Jerman, siswa yang bercita-cita ingin menjadi TNI ini, akan mengikuti Training Center (TC) terlebih dahulu selama dua minggu di Jakarta di mulai dari tanggal 26 September dan akan berkumpul bersama Tim Karate Indonesia lainnya.
 
Bupati Siak Syamsuar berpesan agar bisa menjaga nama baik Indonesia serta Siak khususnya di sana nanti. Selain itu beliau juga berpesan agar terus menjaga kesehatan dan pola makan serta berjuanglah semaksimal mungkin demi mengharumkan Indonesia dan Kabupaten Siak.
 
“besok kalau dah di sano, kalau sempat jalan-jalan pergi ke tempat wisata orang tu yang ado kometnyo, foto dengan Komet yang ado di Jerman dan itu merupakan komet keduo setelah di Siak. Akan tetapi komet yang ada di Jerman sudah tidak bagus lagi atau sudah rusak” gurau Syam.
 
Setelah di Jerman, Romario nantinya akan bersaing bersama atlit Karate tingkat pelajar yang ada di seluruh dunia, sebelumnya ia belum pernah sekalipun mengikuti Kejuaraan sebesar ini. Prestasi gemilang ini ia dapatkan ketika ia bisa menjadi yang terbaik pada saat Olimpiade Olahraga dan Seni tingkat Provinsi Riau dan berhasil meraih Medali Emas.
 
Selanjutnya pelajar asal Minas tersebut terpilih untuk mengikuti Olimpiade Olahraga dan Seni tingkat Nasional di Jakarta dan berhasil menjadi yang terbaik. Tidak hanya itu, pria yang memang sejak kecil sudah hobi dengan karate dan berlatih di Dojo Alfatah ini juga mempunyai sebidang prestasi salah satunya juara 3 Kejuaraan Nasional Karate di Solo dan Juara 3 Kejuaraan Nasional Inkai di Semarang. Berkat prestasi gemilangnya itulah ia di percayakan untuk mewakili Tim Nasional Indonesia pada Kejuaraan karate Internasional di Jerman November mendatang.
 
“nantinya dia akan bersaing dengan karate terbaik dari seluruh Negara dan dia mengikuti mengikuti karate cabang seni atau yang di kenal dengan nama kata, saya berharap nantinya dia akan mendapatkan Medali Emas sama dengan Prestasi yang membawanya bisa mewakili Indonesia ini” ujar Murseno, Pelatih sekaligus ketua harian Forki Kabupaten Siak.
 
Daerah yang mewakili Indonesia pada iven tersebut antara lain, dari Riau, Sumatra Utara, Jawa Barat dan DKI Jakarta. (hms)
  BacaJuga
  • Saksi: Andi Narogong Gelembungkan Harga Sistem Biometrix E-KTP

    Kamis, 27 Apr 2017 17:21

    Liputanriau.com, Jakarta- Presiden Direktur PT Avidisc Crestec Interindo, Wirawan Tanzil yang dihadirkan sebagai saksi sidang perkara korupsi e-KTP kembali menguak peran penting Andi Agustinus alias A

  • Pengacara Jamin Miryam Haryani Tak Melarikan Diri

    Kamis, 27 Apr 2017 16:36

    Liputanriau.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tersangka pemberian keterangan palsu dalam sidang kasus e-KTP Miryam S Haryani sebagai buron. Surat permohonan bantuan untuk pe

  • Tidak Kooperatif, KPK Jadikan Miryam Sebagai DPO

    Kamis, 27 Apr 2017 16:33

    Liputanriau.com, Jakarta - Tersangka kasus memberikan keterangan palsu di sidang korupsi e-KTP, Miryam S Haryani (MSH) telah ditetapkan sebagai DPO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).Bahkan penyidik &

  • KPK Periksa Farhat Abbas

    Rabu, 26 Apr 2017 17:01

    Liputanriau.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Pengacara Farhat Abbas sebagai saksi dalam penyidikan memberikan keterangan tidak benar pada persidangan perkara tindak pidana k

  • KPK: Teror dan Ancaman Tak Pengaruhi Penyidikan E-KTP

    Selasa, 25 Apr 2017 13:22

    Liputanriau.com, Jakarta - Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Febri Diansyah, mengatakan teror yang menimpa penyidik utama Novel Baswedan tak menghentikan pengusutan megakorupsi kartu tanda pen

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.