• Home
  • Nasional
  • Sandi Tantang Buktikan Tudingan soal Mahar Rp 500 M di KPK

Sandi Tantang Buktikan Tudingan soal Mahar Rp 500 M di KPK

Sabtu, 11 Agu 2018 23:33
Dibaca: 247 kali
BAGIKAN:
Cawapres Sandiaga Uno
Liputanriau.com, Jakarta - Penunjukkan Sandiaga Uno sebagai cawapres mendampingi Prabowo Subianto dipenuhi dengan drama dan intrik politik. Tarik ulur antara Partai Demokrat dengan Gerindra pun terjadi. Hal itu diperuncing dengan cuitan salah satu elite Partai Demokrat di twitter. 

Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief menuding Prabowo sebagai 'jenderal kardus' karena lebih mementingkan mahar Rp 500 miliar dari Sandi ketimbang urusan bangsa. Sandi yang namanya disebut angkat bicara terkait tudingan uang mahar Rp 500 miliar. Ia meminta agar hal tersebut bisa diselesaikan di KPK.

"Tentunya apa yang menjadi concernnya Pak Andie Arif itu menjadi concern nasional dan akan kita bicarakan di KPK, ini harus ada kejelasan sumbernya dari mana, harus jelas," kata Sandi usai mengunjungi kediaman Sutrisno Bachir di Simpruk, Jakarta Selatan, pada Sabtu (11/8). 

Sandi berpendapat semua sumber dana memang harus diusut jelas. Berkaca dari pengalaman terdahulu, ia mengerti, bahwa biaya kampanye akan sangat tinggi di level nasional. 

"Yang di DKI sudah cukup mahal, apa lagi di level nasional, ini harus ada pemikiran tokoh-tokoh yang mengerti pengelolaan dana kampanye yang sama-sama memberikan masukan agar ada perubahan di Republik ini. Sehingga politik kita lebih terbuka, bersih, dan bisa dipercaya," ucapnya. 

Sementara itu, Andie Arif melalui cuitanya yang terbaru menyebutkan, tudinganya tersebut didasarkan dari informasi yang ia dapat dari tim Gerindra, yakni Fadli Zon dan Sufmi Dasco. Menanggapi itu, Sandi menganggap hal tersebut merupakan dinamika. 

"Bagi saya itu adalah dinamika yang harus kita syukuri sekarang sudah sama-sama bergabung, united. Bahwa kita bersatu ini menghadirkan pemerintah yang kuat," pungkas Sandi. 
Editor: Bobby Satia

Sumber: Kumparan

  BacaJuga
  • MUI: Bendera Yang DIbakar Banser Bukan Bendera HTI

    Selasa, 23 Okt 2018 14:03

    Liputanriau.com, Jakarta - Kasus pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid oleh anggota anggota GP Ansor (Banser) di Garut, menuai polemik. Mereka menganggap  bendera yang dibakar adalah bend

  • Mantan Jubir: HTI Tidak Punya Bendera

    Selasa, 23 Okt 2018 13:53

    Liputanriau.com, Jakarta - Mantan Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ustaz Ismail Yusanto mengecam keras aksi pembakaran bendera Tauhid yang dilakukan oknum anggota Barisan Serba Guna Ansor (Ba

  • Tanggapan MUI Terkait Pembakaran Bendera Tauhid oleh Banser

    Selasa, 23 Okt 2018 13:26

    Liputanriau.com, Jakarta - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid Saadi mengatakan pihaknya meminta agar peristiwa pembakaran bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) tidak dipermas

  • 3 Oknum Banser Terduga Pembakar Bendera Tauhid Masih Berstatus Saksi

    Selasa, 23 Okt 2018 13:19

    Liputanriau.com, Garut - Polres Garut Jawa Barat telah memeriksa tiga orang anggota Barisan Ansor Serba Guna (Banser), salah satu organisasi sayap Nahdlatul Ulama, yang diduga membakar bendera warna h

  • Ribuan Orang Tanda Tangan Petisi Bubarkan Banser

    Selasa, 23 Okt 2018 13:13

    Liputanriau.com, Jakarta - Ulah anggota Barisan Ansor Serba Guna (Banser), salah satu organisasi sayap Nahdlatul Ulama, membakar bendera warna hitam yang berlafaz tauhid membuat heboh publik. Kritikan

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.