• Home
  • Nasional
  • Sandi Tantang Buktikan Tudingan soal Mahar Rp 500 M di KPK

Sandi Tantang Buktikan Tudingan soal Mahar Rp 500 M di KPK

Sabtu, 11 Agu 2018 23:33
Dibaca: 257 kali
BAGIKAN:
Cawapres Sandiaga Uno
Liputanriau.com, Jakarta - Penunjukkan Sandiaga Uno sebagai cawapres mendampingi Prabowo Subianto dipenuhi dengan drama dan intrik politik. Tarik ulur antara Partai Demokrat dengan Gerindra pun terjadi. Hal itu diperuncing dengan cuitan salah satu elite Partai Demokrat di twitter. 

Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief menuding Prabowo sebagai 'jenderal kardus' karena lebih mementingkan mahar Rp 500 miliar dari Sandi ketimbang urusan bangsa. Sandi yang namanya disebut angkat bicara terkait tudingan uang mahar Rp 500 miliar. Ia meminta agar hal tersebut bisa diselesaikan di KPK.

"Tentunya apa yang menjadi concernnya Pak Andie Arif itu menjadi concern nasional dan akan kita bicarakan di KPK, ini harus ada kejelasan sumbernya dari mana, harus jelas," kata Sandi usai mengunjungi kediaman Sutrisno Bachir di Simpruk, Jakarta Selatan, pada Sabtu (11/8). 

Sandi berpendapat semua sumber dana memang harus diusut jelas. Berkaca dari pengalaman terdahulu, ia mengerti, bahwa biaya kampanye akan sangat tinggi di level nasional. 

"Yang di DKI sudah cukup mahal, apa lagi di level nasional, ini harus ada pemikiran tokoh-tokoh yang mengerti pengelolaan dana kampanye yang sama-sama memberikan masukan agar ada perubahan di Republik ini. Sehingga politik kita lebih terbuka, bersih, dan bisa dipercaya," ucapnya. 

Sementara itu, Andie Arif melalui cuitanya yang terbaru menyebutkan, tudinganya tersebut didasarkan dari informasi yang ia dapat dari tim Gerindra, yakni Fadli Zon dan Sufmi Dasco. Menanggapi itu, Sandi menganggap hal tersebut merupakan dinamika. 

"Bagi saya itu adalah dinamika yang harus kita syukuri sekarang sudah sama-sama bergabung, united. Bahwa kita bersatu ini menghadirkan pemerintah yang kuat," pungkas Sandi. 
Editor: Bobby Satia

Sumber: Kumparan

  BacaJuga
  • Habib Bahar Ditahan, Fadli Zon: Kezaliman yang Sempurna

    Rabu, 19 Des 2018 19:21

    Liputanriau.com, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fadli Zon mengkritik langkah kepolisian menahan Habib Bahar bin Smith yang kini menyandang status tersangka penganiayaan terhadap a

  • Polisi Sebut Habib Bahar Berniat Melarikan Diri

    Rabu, 19 Des 2018 19:17

    Liputanriau.com, Jakarta - Polisi menyatakan ada niat dari Habib Bahar bin Smith untuk lari dari masalah hukumnya terkait penganiayaan dua remaja di Bogor, Jawa Barat. Disebutkan, pimpi

  • Polisi: Habib Bahar Aktor Intelektual Kasus Dugaan Penganiayaan

    Rabu, 19 Des 2018 19:01

    Liputanriau.com, Jakarta -  Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo menyebutkan, Habib Bahar bin Smith, tersangka kasus dugaan penganiayaan anak, seba

  • Yusril Minta Jokowi Maafkan Habib Bahar

    Senin, 10 Des 2018 20:16

    Liputanriau.com, Padang - Lawyer Jokowi, Yusril Ihza Mahendra menyampaikan penetapan tersangka Habib Bahar ke Presiden Jokowi. Ia meminta Jokowi memaafkan Bahar dan meminta para habib untuk dakwah den

  • Bukan Pasal Penghinaan Presiden, Habib Bahar Kena Pasal Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis

    Sabtu, 08 Des 2018 19:17

    Liputanriau.com, Jakarta - Habib Bahar bin Smith dipolisikan lantaran dalam video ceramahnya yang viral dia diduga menghina Presiden Joko Widodo. Namun penyidik Bareskrim Polri menetapkan Habib Bahar

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.