• Home
  • Nasional
  • Tak Mungkin Prabowo Mau jadi Wakil Jokowi di Pilpres 2019

Tak Mungkin Prabowo Mau jadi Wakil Jokowi di Pilpres 2019

Minggu, 18 Feb 2018 16:47
Dibaca: 101 kali
BAGIKAN:
Presiden RI Joko Widodo dan Prabowo Subianto
Liputanriau.com, Jakarta - Pengamat politik Adi Prayitno tak yakin Joko Widodo akan berpasangan dengan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto pada Pilpres 2019.

Pasalnya, baik Jokowi dan Prabowo sama-sama menginginkan posisi sebagai presiden, bukan posisi wakil presiden.

"Saya kira Pilpres 2019 merupakan momen politik terakhir bagi Prabowo, jika melihat usia. Karena itu, sulit rasanya membayangkan hanya menyasar posisi wakil, tapi sebagai presiden," ujar Adi kepada JPNN, Sabtu (17/2).

Pengajar di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarief Hidayatullah Jakarta ini juga menilai, Prabowo sepertinya tak mau menjadi orang nomor dua Jokowi, karena menyangkut dignity dan kewibawaan.

"Buat Prabowo, sepertinya hanya ada dua pilihan. Jadi presiden atau tidak sama sekali. Apalagi sepanjang karier politiknya, mimpi Prabowo hanya ingin jadi prasiden," ucapnya.

Fakta lain, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia ini juga mengatakan, investasi politik yang ditanamkan Prabowo di politik juga sangat besar. Di antaranya, mendirikan Partai Gerindra. Hal tersebut tentu menjadi bekal utama untuk maju sebagai calon presiden.

"Saya kira, sangat tak mungkin Jokowi berpasangan dengan Prabowo. Apalagi pada saat bersamaan, sepertinya sulit menyatukan hati pendukung Jokowi dan Prabowo, yang terlanjur terbelah secara ekstrem sejak Pilpres 2014 lalu yang diperparah dengan efek pilkada Jakarta 2017," kata Adi.

Meski demikian, Adi mengakui segala kemungkinan bisa terjadi dalam politik. Karena bergerak begitu dinamis. Sekalipun diprediksi sulit terjadi, namun bisa saja Jokowi berpasangan dengan Prabowo nantinya.

"Dalam politik, itu apa pun bisa terjadi, meski diprediksi sangat tidak mungkin. Seperti Jokowi bergandengan mesra dengan Prabowo di Pilpres 2019. Kalau itu yang terjadi, game over. Bisa dipastikan mereka bakal menang telak," pungkas Adi.

Editor: Bobby Satia

Sumber: JPNN.com

  BacaJuga
  • Ahok Dapat Remisi, Pakar Hukum: Baru 6 Bulan, Remisinya 15 Hari

    Senin, 18 Des 2017 17:33

    Liputanriau.com, Jakarta - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan mendapatkan pengurangan masa hukuman atau remisi dalam rangka hari raya Natal. Pakar Hukum Pidana Chudry S

  • Kapolda Metro Bersyukur Sidang Ahok Ditunda

    Rabu, 12 Apr 2017 14:36

    Liputanriau.com, Jakarta - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochammad Iriawan bersyukur persidangan kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ditunda. Hal ini disamp

  • Penjelasan Jaksa Tunda Bacakan Tuntutan terhadap Ahok

    Selasa, 11 Apr 2017 14:40

    Liputanriau.com, Jakarta - Jaksa penuntut umum sidang kasus dugaan penodaan agama, Ali Mukartono, menjelaskan pihaknya kesulitan menyusun materi surat tuntutan terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama

  • Pengadilan Tetapkan Pembacaan Tuntutan Ahok 20 April

    Selasa, 11 Apr 2017 14:35

    Liputanriau.com, Jakarta - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara memutuskan agenda pembacaan tuntutan terhadap terdakwa kasus penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) oleh Jaksa Penuntut U

  • Polda Metro Tetap Siapkan Pengamanan Sidang Ahok

    Selasa, 11 Apr 2017 00:44

    Liputanriau.com, Jakarta - Polda Metro Jaya tetap menyiapkan personil pengamanan untuk sidang lanjutan terdakwa penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pada Selasa (11/4)."Agenda sidang Pak Ah

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.