• Home
  • Nasional
  • Tembak 3 Teroris di Mapolda Riau, Kombes Rudi Dapat Pin Emas Kapolri

Tembak 3 Teroris di Mapolda Riau, Kombes Rudi Dapat Pin Emas Kapolri

Kamis, 17 Mei 2018 14:30
Dibaca: 235 kali
BAGIKAN:
Jenderal Pol Tito Karnavian

Liputanriau.com, Pekanbaru - Kapolri Jenderal Tito Karnavian memberikan penghargaan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) kepada dua personel Polda Riau yang berhasil melumpuhkan empat terduga teroris yang menyerang Mapolda Riau, Rabu (16/5).

Dua personel Polda Riau yang diberikan penghargaan adalah Komisaris Besar Polisi Rudi Syarifudin dan Brigadir Kepala Polisi JB Panjaitan. Kombes Rudi diketahui berhasil menembak tiga di antara empat terduga teroris itu.

"Kombes Rudi, beliau Dirlantas yang berhasil tembak mati tiga tersangka (teroris) sekaligus," kata Tito di Mapolda Riau, Jalan Gadjah Mada, Pekanbaru, Kamis (17/5), dikutip dari Antara.

Tito mengatakan, sebenarnya ia ingin memberikan Kombes Rudi kenaikan pangkat menjadi bintang satu atau brigadir jenderal polisi. Namun, saat ini posisi tersebut belum tersedia, sehingga Kombes Rudi untuk sementara mendapat pin emas.

"Saya inginnya KPLB, tapi karena ruang jabatan belum tersedia untuk bintang satu, sementara kita berikan pin emas," jelasnya.

Sedangkan Brigadir JB Panjaitan berhasil menembak mati satu terduga teroris. Pada saat insiden penyerangan, Brigadir JB Panjaitan sedang bertugas jaga di Mapolda Riau. Atas keberaniannya, JB Panjaitan yang merupakan anggota PS Hartip II Provost Polda Riau naik pangkat menjadi Ajun Inspektur Dua (Aipda).

"Brigadir Panjaitan yang saat itu sedang jaga, berani ambil langkah. Kemudian satu tersangka berhasil ditembak mati. Maka saya berikan juga penghargaan KPLB dari Brigadir menjadi Ajun Inspektur Dua," ujar Tito.

Pada kesempatan yang sama, Tito juga memberikan penghargaan kepada seluruh anggota polisi yang terlibat dalam menggagalkan aksi penyerangan itu. Penghargaan kenaikan pangkat diberikan kepada dua personel polisi, yaitu Kompol Farid Abdullah dan Brigadir John Hendri, yang ikut terluka saat menghalangi terduga teroris.

Kompol Farid Abdullah mendapat kenaikan pangkat menjadi Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP). Sedangkan Brigadir John Hendrik yang merupakan anggota Propam Polda Riau naik menjadi Aipda.

Sementara itu, Ipda Auzar yang meninggal akibat ditabrak oleh lima orang terduga teroris juga naik pangkat menjadi Iptu Luar Biasa Anumerta.

Aksi penyerangan Mapolda Riau dilakukan oleh 6 orang terduga teroris. Mereka menggunakan mobil Avanza berplat BM 1192 RQ untuk menerobos ke dalam Mapolda. Dalam aksi itu, 4 di antaranya ditembak mati, 1 ditangkap, dan 1 buron.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Kumparan

  BacaJuga
  • MUI: Bendera Yang DIbakar Banser Bukan Bendera HTI

    Selasa, 23 Okt 2018 14:03

    Liputanriau.com, Jakarta - Kasus pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid oleh anggota anggota GP Ansor (Banser) di Garut, menuai polemik. Mereka menganggap  bendera yang dibakar adalah bend

  • Mantan Jubir: HTI Tidak Punya Bendera

    Selasa, 23 Okt 2018 13:53

    Liputanriau.com, Jakarta - Mantan Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ustaz Ismail Yusanto mengecam keras aksi pembakaran bendera Tauhid yang dilakukan oknum anggota Barisan Serba Guna Ansor (Ba

  • Tanggapan MUI Terkait Pembakaran Bendera Tauhid oleh Banser

    Selasa, 23 Okt 2018 13:26

    Liputanriau.com, Jakarta - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid Saadi mengatakan pihaknya meminta agar peristiwa pembakaran bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) tidak dipermas

  • 3 Oknum Banser Terduga Pembakar Bendera Tauhid Masih Berstatus Saksi

    Selasa, 23 Okt 2018 13:19

    Liputanriau.com, Garut - Polres Garut Jawa Barat telah memeriksa tiga orang anggota Barisan Ansor Serba Guna (Banser), salah satu organisasi sayap Nahdlatul Ulama, yang diduga membakar bendera warna h

  • Ribuan Orang Tanda Tangan Petisi Bubarkan Banser

    Selasa, 23 Okt 2018 13:13

    Liputanriau.com, Jakarta - Ulah anggota Barisan Ansor Serba Guna (Banser), salah satu organisasi sayap Nahdlatul Ulama, membakar bendera warna hitam yang berlafaz tauhid membuat heboh publik. Kritikan

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.