• Home
  • Nasional
  • Teror Bom di Rumah Pimpinan KPK, Polisi Periksa 17 Saksi

Teror Bom di Rumah Pimpinan KPK, Polisi Periksa 17 Saksi

Kamis, 10 Jan 2019 16:06
Dibaca: 572 kali
BAGIKAN:
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono

Liputanriau.com, Jakarta - Tim gabungan dari Mabes Polri dan Polda Metro Jaya masih terus melakukan penyelidikan terhadap aksi teror bom di rumah pimpinan KPK yakni Agus Rahardjo dan Laod M Syarif yang terjadi pada Rabu (9/1). Sejauh ini sebanyak 17 saksi sudah diminta keterangannya oleh penyidik dalam kasus ini. 

"Jadi kita penyelidik menggunakan metode induktif yaitu dengan mendatangi TKP untuk meminta keterangan dari sejumlah saksi dan korban. Untuk TKP di rumah Pak Laode, kita sudah periksa sebanyak 11 orang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (10/1).

Argo mengungkapkan, 11 saksi yang diperiksa di rumah Laode terdiri dari korban, tetangga, dan masyarakat yang tinggal di sekitar rumah yang terletak di Kalibata, Jakarta Selatan. Mereka mengaku sempat mendengar suara-suara sebelum terjadinya pelemparan bom molotov.

"Pada prinsipnya kita minta keterangan saksi ada yang mendengar adanya suara lemparan gelas pecah. Selain itu ada juga yang mendengar adanya suara kendaraan motor roda dua. Itu semua disampaikan kepada penyidik dalam pemeriksaan," ucap Argo. 

Sementara untuk saksi yang diperiksa di rumah Agus, Argo mengatakan sejauh ini sudah 6 orang yang diminta keterangannya. Namun Agus selaku korban belum dimintai keterangan. 

"Kasus di Bekasi di rumah ketua KPK ada 6 (saksi) yang kita periksa menggunakan metode induktif. Untuk korban belum sempat kita periksa, nanti kita akan carikan waktu yang pas," ujar Argo. 

Argo mengaku polisi belum bisa memastikan motif dari aksi pelemparan bom ke rumah pimpinan KPK ini. Saat ini penyidik masih terus menggali dan mencari sejumlah barang bukti yang ada di lokasi kejadian. 

"Untuk mengungkap motif harus diperlakukan metode penyelidikan deduktif, sementara belum kita dapatkan dan kita masih terus melakukan penyelidikan," ucapnya. 

Editor: Bobby Satia

Sumber: Kumparan

  BacaJuga
  • Amien Rais dan Rachmawati Dampingi Prabowo-Sandi dalam Debat Capres

    Kamis, 17 Jan 2019 17:01

    Liputanriau.com, Jakarta - Capres-Cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno, akan didampingi sejumlah tokoh dalam menjalani debat perdana yang akan diselenggarakan pada malam in

  • SBY Tidak Hadir Dalam Debat Capres Malam Ini

    Kamis, 17 Jan 2019 16:58

    Liputanriau.com, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono dipastikan tidak menghadiri debat Pemilihan Presiden di Hotel Bidakara pada Kamis malam, 17 Januari 2010. Hal ini diungkapkan

  • Persiapan Jokowi Sebelum Debat Capres

    Rabu, 16 Jan 2019 21:07

    Liputanriau.com, Bogor - Calon presiden nomor urut 01, Jokowi, mengaku tak ada persiapan khusus menjelang debat perdana Pilpres 2019 yang akan digelar Kamis (17/1). Jokowi juga menjelaskan tak ada sim

  • Tanggapan Jokowi Soal Pidato Kebangsaan Prabowo

    Rabu, 16 Jan 2019 21:02

    Liputanriau.com, Bogor - Presiden Joko Widodo mengakui, banyak hal di pemerintahannya yang belum berjalan dengan baik. Kendati demikian, ia memastikan bahwa pemerintah terus berupaya melakukan perbaik

  • Jokowi Jenguk Ustaz Arifin Ilham

    Rabu, 09 Jan 2019 11:03

    Liputanriau.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo mengatakan pagi tadi telah membesuk penceramah Arifin Ilham yang sedang dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. "Iya, pagi-pagi tadi," katanya di Ist

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.