• Home
  • Nasional
  • Tidak Setuju Perppu Ormas, Jokowi Persilakan Tempuh Jalur Hukum

Tidak Setuju Perppu Ormas, Jokowi Persilakan Tempuh Jalur Hukum

Minggu, 16 Jul 2017 16:46
Dibaca: 140 kali
BAGIKAN:
Arkadia Media Nusantara
Presiden Joko Widodo

Liputanriau.com, Jakarta - Pemerintah sudah menerbitkan Peraturan Pengganti Undang-undang ‎nomor 2 tahun 2017 tentang keorganisasian masyarakat (Ormas). Terbitnya Perppu ini menimbulkan pandangan persepsi, ada yang pro dan kontra.

‎Presiden Joko Widodo mengatakan, setiap organisasi masyarakat atau‎ individu dipersilakan menempuh jalur hukum ‎jika tidak terima dengan Perppu ini.

Hal itu dikatakan Presiden Jokowi saat sambutannya dalam acara peresmian Akademi Bela Negara Partai Nasdem, di Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (16/7/2017).

"Yang tidak setuju dengan Perppu ormas misalnya, silakan tempuh jalur hukum. Kita negara hukum. Kita beri ruang pada yang tidak setuju. Tempuh jalur hukum. Lewat jalur hukum," katanya.

Perppu ini terbit didasari untuk menindak Ormas yang anti Pancasila. Presiden Jokowi menegaskan, ‎bila ada yang masih ingin menolak Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara serta mengganti pandangan negara dengan ideologi yang lain, tentunya akan ditindak.

"Apakah akan kita biarkan? Saya sampaikan, tidak. Tidak boleh kita biarkan, mereka yang terang terangan ingin mengganti Pancasila, ingin merongrong NKRI, meruntuhkan demokrasi negara ini. Tidak," ujarnya.

Karenanya, Pemerintah harus bertindak tegas hingga akhirnya mengeluarkan Perppu ini untuk mencegah adanya Ormas yang ingin mengganti ideologi negara.

"Kita tidak akan membiarkan baik itu ormas atau individu yang menyalahgunakan kebebasan yang telah diberikan. Negara harus berani mengendalikan dan mengontrol karena memang adalah fungsi negara," ujarnya.

‎"Kita ingin negara ini tetap utuh. Negara tidak bisa dirongrong masa depannya, dirongrong kewibawaannya. Kita tidak ingin ada yang rongrong NKRI kita," tambah Mantan Gubernur DKI Jakarta ini.‎

Editor: Bobby Satia

Sumber: Suara.com

  BacaJuga
  • Fahri Hamzah Prediksi Ada Capres Baru Selain Jokowi dan Prabowo

    Selasa, 30 Jan 2018 23:32

    Liputanriau.com, Jakarta - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meyakini akan ada calon presiden baru di luar Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Calon itulah yang ia dukung dan akan menang di Pilpres 2019 mend

  • Ratusan Purnawirawan TNI-Polri Deklarasi Dukungan untuk Prabowo Jadi Capres

    Sabtu, 27 Jan 2018 17:08

    Liputanriau.com, Jember - Di Kabupaten Jember, Sabtu (27/1/2018), ratusan purnawirawan TNI dan Polri mendeklarasikan dukungan terhadap Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, sebagai calon presi

  • LSI: PDIP, Golkar dan Gerindra Partai Papan Atas Pilpres 2019

    Kamis, 25 Jan 2018 13:08

    Liputanriau.com, Jakarta - Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) memperkirakan tiga partai akan memimpin Pemilihan Presiden 2019 (Pilpres). Tiga partai itu adalah Partai Demokrasi Indonesia Pe

  • Menanti Langkah Prabowo Subianto Menuju Pilpres 2019

    Sabtu, 30 Des 2017 15:37

    Liputanriau.com, Jakarta - Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) kemungkinan besar bakal kembali mengusung Prabowo Subianto di pemilihan presiden (Pilpres) 2019.Prabowo yang menjadi tokoh sentral d

  • Kriteria Gerindra untuk Cawapres Prabowo

    Rabu, 01 Nov 2017 18:26

    Liputanriau.com, Jakarta - Tahun politik sudah makin dekat. Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon mengungkapkan kriteria calon wakil presiden (cawapres) yang diinginkan Gerindra untuk mendampingi Prabow

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.