• Home
  • Nasional
  • Tifatul Sembiring Minta Maaf soal Doa Melalui Twitter

Tifatul Sembiring Minta Maaf soal Doa Melalui Twitter

Senin, 21 Agu 2017 19:56
Dibaca: 71 kali
BAGIKAN:
Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejaktera, Tifatul Sembiring.
Liputanriau.com, Jakarta - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Tifatul Sembiring meminta maaf atas doanya yang disebut-sebut menyindir Presiden Joko Widodo. Tifatul menyampaikan permohonan maafnya melalui akun media sosial Twitter.

Dalam permohonan maafnya tersebut, Tifatul juga menyelipkan doa untuk Presiden Joko Widodo supaya lebih kuat dalam menjalankan tugas kenegaraan.

"Saya doakan Pak Jokowi semoga sehat wal afiat, kuat memikul tugas negara yang berat. Mohon maaf kalau ada kata yang kurang berkenan," tulis Tifatul di akun @tifsembiring, Minggu, 20 Agustus 2017.

Sebelumnya, Tifatul menyelipkan doa agar Presiden Joko Widodo lebih gemuk di Sidang Tahunan MPR 2017. Doa Tifatul dianggap tidak pantas diucapkan di acara-acara keagamaan.

Tifatul sendiri membantah doanya sebagai bentuk salah satu sindiran. Dia mengatakan doa yang ia sampiakan adalah doa yang sebenarnya dan tulus meminta agar Jokowi diberikan fisik yang kuat.

"Ya doa kita kan yang bagus-bagus untuk Pak Jokowi. Karena kita lihat sekarang Pak Jokowi lebih kurusan. Kita berharap kekuatan yang diberikan Allah ke Pak Jokowi. Ngurus negara ini kan berat, jadi karena beban negara berat kita doa yang bagus agar diberi kekuatan fisik," jelas Tifatul.

Setelah kejadian tersebut, Presiden PKS, Sohibul Iman menyampaikan permohonan maaf kepada pihak yang merasa tersinggung. "Kalau dianggap tidak pantas, kami mohon maaf. Kedua, kalau kami melihat dari keseluruhan, itu merupakan satu doa yang sangat luar biasa karena mendoakan kebaikan bangsa ini termasuk kesehatan Presiden (Joko Widodo)," tegas Sohibul.
Editor: Bobby Satia

Sumber: Metrotvnews.com

  BacaJuga
  • TNI Sita Rp 7,3 M Milik WW Diduga Hasil Korupsi Heli AW 101

    Sabtu, 17 Jun 2017 14:32

    Liputanriau.com, Jakarta - Komandan Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI Mayjen Dodik Wijanarko menyampaikan, pihaknya menyita uang senilai Rp 7,3 miliar dari tersangka WW terkait kasus dugaan korupsi pe

  • 4 Anggota TNI Tersangka Korupsi Heli AW 101, Ada Kolonel FTS

    Sabtu, 17 Jun 2017 14:27

    Liputanriau.com, Jakarta - Sudah 4 anggota TNI menjadi tersangka dalam kasus korupsi pengadaan helikopter angkut AgustaWestland AW 101 di TNI Angkutan Udara pada periode 2016 - 2017. Pusat Polisi Mili

  • TNI akan Kerahkan Pesawat Pengintai dan Tambah Kapal Patroli di Maluku Utara

    Kamis, 08 Jun 2017 16:26

    Liputanriau.com, Jakarta - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo akan mengerahkan pesawat pengintai yang beroperasi di Maluku Utara (Malut), guna mengantisipasi terjadinya ancaman terorisme yang masuk

  • Kalahkan Australia Hingga AS, Prajurit TNI Juara Umum di Lomba Tembak

    Senin, 29 Mei 2017 13:06

    Liputanriau.com, Jakarta - Penembak TNI AD kembali menjadi juara umum pada Lomba Tembak Australian Army of Skill Arms at Meeting (AASAM) 2017.  Kontingen TNI AD yang dipimpin Letkol Inf  Jos

  • Galaknya Panglima TNI Habisi Komplotan Jenderal Korup

    Sabtu, 27 Mei 2017 13:27

    Liputanriau.com, Jakarta - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo bertekad membersihkan korupsi di tubuh TNI. Permainan dalam pengadaan dan pembelian alutsista yang dikenal sebagai 'lahan basah�

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.