• Home
  • Nasional
  • Timbulkan Gejolak, 5 Mahasiswa Undip Pemasang Poster Provokatif Minta Maaf

Timbulkan Gejolak, 5 Mahasiswa Undip Pemasang Poster Provokatif Minta Maaf

Jumat, 19 Mei 2017 20:05
Dibaca: 23 kali
BAGIKAN:

Liputanriau.com, Semarang - Pelaku pemasangan poster provokatif bernuasa pelecehan terhadap lambang negara dipastikan mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip). Mahasiswa tersebut telah dipanggil pihak kampus dan telah dimintai keterangan.

"Ada 5 orang (mahasiswa) yang terlibat," kata Wakil Rektor Bidang Akademik Undip Semarang, M Zainuri, Jumat (19/5/2017).

Dia mengatakan, pemasangan poster itu hanya untuk memancing perhatian mahasiswa. Poster yang dipasang sama sekali tidak ditujukan untuk pelecehan terhadap lambang negara.

Zainuri menjelaskan, mereka yang telah terlibat dalam pemasangan poster telah dipanggil dan menghadap dekan FISIP Sunarto dan Rektor Undip Yos Johan Utama. Para pemasang poster juga meminta maaf dan menyesal telah memasang poster dan spanduk itu.

Namun, kampus masih merahasiakan nama-nama mahasiswa pemasang poster itu. "Mahasiswa yang bertanggungjawab sudah diminta maaf. Mereka tidak menduga bahwa akibat dari perbuatannya menimbulkan gejolak dan rasa tidak nyaman bagi civitas akademika Undip," ucapnya.

Pihak rektor pun bakal memberikan sanksi terhadap para pemasang itu. Namun sanksi yang dimaksud belum akan dijatuhkan dalam waktu dekat.

"Rektor akan evaluasi, memutuskan berdasarkan lima orang tersebut, agar semua profesional," ucapnya.

"Rektor sudah memerintahkan dekan FISIP untuk memproses mahasiswa karena perbuatannya dapat dianggap sebagai pelanggaran akademik," tutupnya. 

Editor: Bobby Satia

Sumber: Kompas.com

  BacaJuga
  • Anggota MUI Pertanyakan Aturan BIN Larang Pegawai Berjenggot

    Kamis, 18 Mei 2017 18:48

    Liputanriau.com, Jakarta - Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Asrorun Niam Sholeh mempertanyakan surat edaran Badan Intelijen Negara yang melarang pegawai memelihara jenggot, beramb

  • GNPF MUI: Aksi 5 Mei Jadi Penutup Aksi Bela Islam

    Jumat, 05 Mei 2017 20:33

    Liputanriau.com, Jakarta - Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) menyatakan, aksi 5 Mei jadi penutup sejumlah aksi bela Islam yang sebelumnya telah dilakukan beberapa kali

  • Anaknya Menistakan Agama Islam, Sabar Manahan Minta Maaf kepada Seluruh Umat Muslim Dunia

    Kamis, 23 Mar 2017 23:21

    LIPUTANRIAU.COM, PEKANBARU - Melalui secarik surat, ayah dari Sonny Suasono Panggabean, bernama Sabar Manahan, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh ummat muslim di dunia terutama di Indonesia.P

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.