• Home
  • Nasional
  • Tito Serahkan Data Ormas Anti-Pancasila ke Menteri Wiranto

Tito Serahkan Data Ormas Anti-Pancasila ke Menteri Wiranto

Minggu, 16 Jul 2017 16:56
Dibaca: 94 kali
BAGIKAN:
Arkadia Media Nusantara
Kapolri Jenderal Tito Karnavian

Liputanriau.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, Polri memiliki data organisasi masyarakat yang bertentangan dengan Pancasila.

Data itu, kata dia, sudah dilaporkan kepada Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto.‎

"Ada beberapa ormas yang kita sudah ada datanyua dan kita sampaikan ke Menko," tutur Tito usai menghadiri acara peresmian Akademi Bela Negara di Pancoran, Jakarta, Minggu (16/7/2017).‎

Selain dari kepolisian, Tito mengajak instansi lain seperti Badan Intelijen Negara dan Kejaksaan Agung, serta TNI untuk melengkapi data tersebut.

Setelah semua terakumulasi, baru pemerintah bisa melakukan tindakan yang sesuai dengan aturan dari Peraturan Pengganti Undang-undang (Perppu) nomor 2 tahun 2017 tentang Keorganisasian Masyarakat.

Perppu ini mengatur tentang pembubaran organisasi masyarakat yang anti Pancasila.

"Tapi saya pikir pembubaran ormas bertentangan dengan Pancasila, itu tindakan yang perlu kita lakukan. Pro dan kontra itu biasa, tapi kalau sudah bicara Pancasila, NKRI, apapun harus kita hadapi," tuturnya.‎‎

Pemerintah telah memberikan salinan Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ormas kepada DPR usai mengumumkan penerbitannya pada Rabu (12/7/2017) oleh Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto.

‎Usai penerbitan Perppu tersebut, pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri dan kementerian Hukum dan HAM juga akan melakukan verifikasi terhadap ormas di Tanah Air yang jumlahnya mencapai 344.039.

Berdasarkan Perppu Nomor 2 Tahun 2017, kedua Kementerian itu berhak mencabut izin pendirian ormas jika terbukti bertentangan dengan ideologi negara.

Pendirian ormas di Indonesia wajib menerima landasan empat pilar kebangsaan, yakni ideologi Pancasila, bentuk Negara Kesatuan RI, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Suara.com

  BacaJuga
  • TNI Sita Rp 7,3 M Milik WW Diduga Hasil Korupsi Heli AW 101

    Sabtu, 17 Jun 2017 14:32

    Liputanriau.com, Jakarta - Komandan Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI Mayjen Dodik Wijanarko menyampaikan, pihaknya menyita uang senilai Rp 7,3 miliar dari tersangka WW terkait kasus dugaan korupsi pe

  • 4 Anggota TNI Tersangka Korupsi Heli AW 101, Ada Kolonel FTS

    Sabtu, 17 Jun 2017 14:27

    Liputanriau.com, Jakarta - Sudah 4 anggota TNI menjadi tersangka dalam kasus korupsi pengadaan helikopter angkut AgustaWestland AW 101 di TNI Angkutan Udara pada periode 2016 - 2017. Pusat Polisi Mili

  • TNI akan Kerahkan Pesawat Pengintai dan Tambah Kapal Patroli di Maluku Utara

    Kamis, 08 Jun 2017 16:26

    Liputanriau.com, Jakarta - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo akan mengerahkan pesawat pengintai yang beroperasi di Maluku Utara (Malut), guna mengantisipasi terjadinya ancaman terorisme yang masuk

  • Kalahkan Australia Hingga AS, Prajurit TNI Juara Umum di Lomba Tembak

    Senin, 29 Mei 2017 13:06

    Liputanriau.com, Jakarta - Penembak TNI AD kembali menjadi juara umum pada Lomba Tembak Australian Army of Skill Arms at Meeting (AASAM) 2017.  Kontingen TNI AD yang dipimpin Letkol Inf  Jos

  • Galaknya Panglima TNI Habisi Komplotan Jenderal Korup

    Sabtu, 27 Mei 2017 13:27

    Liputanriau.com, Jakarta - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo bertekad membersihkan korupsi di tubuh TNI. Permainan dalam pengadaan dan pembelian alutsista yang dikenal sebagai 'lahan basah�

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.