• Home
  • Nasional
  • Tommy Ingin Presiden Kembali Dipilih MPR Seperti era Soeharto

Tommy Ingin Presiden Kembali Dipilih MPR Seperti era Soeharto

Selasa, 22 Mei 2018 14:27
Dibaca: 100 kali
BAGIKAN:
Tommy Soeharto.

Liputanriau.com, Jakarta - Partai Berkarya besutan Tommy Soeharto berhasil lolos sebagai salah satu peserta Pemilu 2019. Tommy mengatakan, sistem demokrasi yang dianut Indonesia saat ini, membuat peserta pemilu membutuhkan banyak biaya dan modal untuk dikeluarkan.

Oleh karena itu, Tommy mengusulkan, agar sistem pemilihan presiden diubah seperti sebelum era Reformasi, yakni presiden dipilih oleh MPR. 

"Untuk jadi presiden, gubernur, wali kota, bupati, itu membutuhkan dana yang enggak kecil. Jadi presiden harusnya jadi mandataris MPR. Harus MPR lagi. Buktinya Inggris masih melakukan hal serupa, kenapa kita harus metodenya Amerika?" jelas Tommy, seperti dikutip dari Al-Jazeera, Selasa (22/5). 

Dia mengatakan, sistem pemilihan presiden yang dipilih langsung oleh rakyat, membutuhkan dana yang amat besar. Jika sistem itu dikembalikan seperti era Orde Baru, kata Tommy, biaya politik yang dibutuhkan bisa ditekan. 

"Kita kembali kepada UUD 45 yang asli. Itu jati diri bangsa negara. Yang lebih relevan dan tidak jadi high cost politic. Dan itu tidak ada salahnya," lanjut dia. 

Namun, Tommy mengatakan, dengan dikembalikannya sistem pemilihan presiden kepada MPR, bukan berarti akan mempermudah presiden untuk melanggengkan kekuasannya. Menurut dia, untuk membatasi itu, harus ada aturan yang menegaskan bahwa presiden hanya boleh berkuasa selama dua periode. 

"Tidak perlu khawatir (32 tahun memimpin negara). Itu tinggal dibatasi. Dua periode enggak masalah," ucapnya. 

Soeharto, ayah Tommy, merupakan presiden yang dipilih oleh MPR selama 32 tahun berkuasa. Pemilihan Soeharto oleh MPR dilakukan selama 6 kali pemilu, yakni tahun 1973, 1978, 1983, 1993, dan 1998. 

Namun, pada tahun 1998, Soeharto akhirnya mengundurkan diri setelah terjadi kerusuhan Mei 1998 pendudukan Gedung MPR oleh ribuan mahasiswa. Ia merupakan orang terlama yang menjabat sebagai presiden. Pascalengser, Soeharto digantikan oleh B.J. Habibie. 

Editor: Bobby Satia

Sumber: Kumparan

  BacaJuga
  • Pengakuan Pemimpin Kerajaan Ubur-ubur

    Rabu, 15 Agu 2018 16:44

    Liputanriau.com, Jakarta - Kepolisian Resor Serang, Banten hingga hari ini Rabu, 15 Agustus 2018 masih melakukan pemeriksaan marathon terhadap Raja Kerajaan Ubur Ubur Aisyah Tusalamaja Baidu

  • Ratu Kerajaan Ubur-ubur Sebar Pesan ke Jokowi dan Erdogan

    Selasa, 14 Agu 2018 20:41

    Liputanriau.com, Banten - Siti Aisyah, perempuan yang menjadi pemimpin sekte Kerajaan Ubur-ubur di Sayabulu, Kelurahan/Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten, tengah menjadi buah bibir di Indonesia.Seb

  • Pemimpin Kerajaan Ubur-ubur Klaim Akan Dapat Dana dari Presiden Jokowi.

    Selasa, 14 Agu 2018 20:27

    Liputanriau.com, Banten - Kerajaan Ubur-ubur rupanya bukan hanya mengajarkan Islam secara menyimpang dan menyesatkan. Pemimpin Kerajaan Ubur-ubur mengklaim akan mendapat sejumlah dana yang dicairkan o

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.