• Home
  • Nasional
  • Transfer Rp 75 Juta ke Saracen, Ibu Rumah Tangga Ditangkap Polisi

Transfer Rp 75 Juta ke Saracen, Ibu Rumah Tangga Ditangkap Polisi

Senin, 11 Sep 2017 20:32
Dibaca: 114 kali
BAGIKAN:

Liputanriau.com, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap Asma Dewi, seorang ibu rumah tangga, di daerah Jakarta Selatan, Jumat (8/9/2017).

Ia ditangkap atas dugaan menyebarkan konten ujaran kebencian dan penghinaan kelompok tertentu di akun Facebook miliknya. Dari pendalaman, diketahui Dewi memiliki hubungan dengan kelompok Saracen.

"Penyidik sudah dapat info yang bersangkutan melakukan transfer uang senilai Rp 75 juta ke NS," kata Setyo.

Menurut Setyi, NS merupakan anggota kelompok Saracen. Uang itu kemudian diteruskan ke bendahara Saracen.

Namun, belum diketahui apakah Dewi merupakan anggota aktif Saracen atau sebagai pihak pemesan. Dalam mutasi rekening, tertulis uang itu untuk membayar Saracen.

"Perannya itu masih didalami," kata Setyo.

Penangkapan Dewi merupakan hasil kerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Sebelumnya, polisi memang meminta PPATK menelusuri 14 rekening yang diduga terkait dengan kelompok tersebut.

Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan pengurus Saracen, yakni JAS, MFT, SRN, dan AMH sebagai tersangka.

Kelompok Saracen menetapkan tarif sekitar Rp 72 juta dalam proposal yang ditawarkan ke sejumlah pihak. Mereka bersedia menyebarkan konten ujaran kebencian dan berbau SARA di media sosial sesuai pesanan.

Biaya tersebut meliputi biaya pembuatan website sebesar Rp 15 juta, dan membayar sekitar 15 buzzer sebesar Rp 45 juta per bulan.

Ada pula anggaran tersendiri untuk Jasriadi selaku ketua sebesar Rp 10 juta. Selebihnya, biaya untuk membayar orang-orang yang disebut "wartawan".

Para "wartawan" itu nantinya menulis artikel pesanan yang isinya juga diarahkan pemesan. Media yang digunakan untuk menyebar konten tersebut antara lain di Grup Facebook Saracen News, Saracen Cyber Team, situs Saracennews.com, dan berbagai grup lain yang menarik minat warganet untuk bergabung.

Hingga saat ini diketahui jumlah akun yang tergabung dalam jaringan Grup Saracen lebih dari 800.000 akun.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Kompas.com

  BacaJuga
  • Ngabalin Jadi Komisaris AP I, Elite PD: Rezim Bagi-bagi Kursi!

    Kamis, 19 Jul 2018 21:57

    Jakarta - Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin kini menjabat anggota Dewan Komisaris PT Angkasa Pura I. Elite Partai Demokrat menyindir pengangkatan

  • Ali Mochtar Ngabalin Jadi Komisaris Angkasa Pura I

    Kamis, 19 Jul 2018 21:53

    Liputanrriau.com, Jakarta - Kementerian BUMN mengumumkan perubahan susunan komisaris PT Angkasa Pura I (Persero) di mana terdapat tiga nama baru menduduki posisi Komisaris, yaitu Djoko Sasono, Tr

  • Fahri Hamzah: OTT KPK Merupakan Skenario Intelijen

    Sabtu, 14 Jul 2018 16:53

    Liputanriau.com, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah angkat bicara mengenai operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah anggota dewan.Terbar

  • Fahri Hamzah: Ibu Susi Bikin Nelayan Sengsara

    Kamis, 12 Jul 2018 14:07

    Liputanriau.com, Jakarta - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah perang mulut dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di Twitter. Tanpa basa-basi, Fahri pun membeberkan sejumlah kesalahan Susi.F

  • Polisi Bersenjata Masuk Unri Geledah Teroris, Fahri Hamzah Protes

    Minggu, 03 Jun 2018 00:53

    Liputanriau.com, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah memprotes polisi yang membawa senjata saat menggeledah terduga teroris di Universitas Riau (Unri) di Pekanbaru. Menurutnya, senjata yang

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.