Usai Heboh Tol Jokowi, Terbitlah Tol Sandiaga

Selasa, 12 Jun 2018 15:39
Dibaca: 100 kali
BAGIKAN:
Spanduk Jalan Tol Pak Jokowi sindir pendukung #2019GantiPresiden di medsos

Liputanriau.com, Jakarta - Media sosial diramaikan dengan gambar spanduk bertuliskan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H, disertai kalimat "Pendukung #2019GantiPresiden, Anda sedang melewati jalan Tol Pak Jokowi". Spanduk ini sempat viral dan direspons netizen.

Salah satu yang memberikan tanggapan dengan mencuit adalah ustaz Hilmi Firdausi. Lewat akun Twitternya, Hilmi menilai, keberadaan spanduk tersebut di medsos adalah gambaran sederhana sifat kekanak-kanakan pendikung presiden petahana Joko Widodo.

"Spanduk yg ramai beredar tentang Klaim jalan tol punya siapa adlh gmbaran sederhana ttg sifat kekanak2an dr pendukung petahana. Kampanye buruk utk petahana dan amunisi tambahan bagi pendukung #2019GantiPresiden. Selamat mudik ya...awas jgn pd berantem di jln tol," demikian pernyataan Hilmi dalam akun @Hilmi28, Selasa 12 Juni 2018.

Respons juga dicuitkan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Tengku Zulkarnain. Ia menyindir sebutan Tol Jokowi dibandingkan presiden sebelumnya. Menurut dia, dari era Soeharto sampai Susilo Bambang Yudhoyono, tak ada pendukung menamakan tol presiden tersebut.

"Pak Harto Membangun Tol, Tdk Ada yg Sebut Tol Pak Harto. Ibu Megawati Bangun Tol, Tdk Ada yg Sebut Tol Bu Mega Pak SBY Bangun Tol, Tdk Ada yg Sebut Tol SBY. Eh, Mendadak Skrg Ada yg Namakan Tol Jokowi. Malah Berani Bersuara Melarang Satu Kelompok Lewat Tol Itu? Pertanda Apa Ini?" ujar cuitan Zulkarnain.

Perlahan heboh Tol Pak Jokowi meredup, muncul Tol Milik Sandiaga Uno. Alasannya, Wakil Gubernur DKI, Sandiaga Uno adalah salah satu pemegang saham PT Lintas Marga Sedaya (LMS). Adapun LMS merupakan pemegang konsesi Tol Cikampek-Palimanan. Netizen pun balas menggunjingkan munculnya spanduk Tol Jokowi di medsos saat arus mudik.

Jokowi perlu klarifikasi

Pengamat komunikasi politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio menilai dalam konteks ini, seharusnya ada klarifikasi dari Presiden Joko Widodo yang namanya disebut dalam spanduk tersebut.

Menurutnya, hal ini penting agar publik tak keliru. Selain itu, saat ini juga tahun politik yang kerap dimanfaatkan untuk mengarahkan opini.

"Iya, harusnya dalam spanduk itu ngomong. Pak Jokowi, misalnya tol ini bukan hanya era saya, tapi berkat juga pihak lain-lain. Gitu loh. Biar jangan terus gaduh kayak sekarang," ujar Hendri, saat dihubungi, Selasa 12 Juni 2018.

Begitupun dengan Sandiaga Uno. Bagi dia, keterangan Wagub DKI itu dinilai bisa meredakan perang opini di medsos.

"Kalau didiemin, makin besar ini pro dan kontra, harus ada yang ngomong biar reda," tuturnya.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Viva

  BacaJuga
  • Pengakuan Pemimpin Kerajaan Ubur-ubur

    Rabu, 15 Agu 2018 16:44

    Liputanriau.com, Jakarta - Kepolisian Resor Serang, Banten hingga hari ini Rabu, 15 Agustus 2018 masih melakukan pemeriksaan marathon terhadap Raja Kerajaan Ubur Ubur Aisyah Tusalamaja Baidu

  • Ratu Kerajaan Ubur-ubur Sebar Pesan ke Jokowi dan Erdogan

    Selasa, 14 Agu 2018 20:41

    Liputanriau.com, Banten - Siti Aisyah, perempuan yang menjadi pemimpin sekte Kerajaan Ubur-ubur di Sayabulu, Kelurahan/Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten, tengah menjadi buah bibir di Indonesia.Seb

  • Pemimpin Kerajaan Ubur-ubur Klaim Akan Dapat Dana dari Presiden Jokowi.

    Selasa, 14 Agu 2018 20:27

    Liputanriau.com, Banten - Kerajaan Ubur-ubur rupanya bukan hanya mengajarkan Islam secara menyimpang dan menyesatkan. Pemimpin Kerajaan Ubur-ubur mengklaim akan mendapat sejumlah dana yang dicairkan o

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.