• Home
  • Nasional
  • Wiranto Persilakan KPK Umumkan Peserta Pilkada Tersangka Korupsi

Wiranto Persilakan KPK Umumkan Peserta Pilkada Tersangka Korupsi

Selasa, 13 Mar 2018 15:27
Dibaca: 113 kali
BAGIKAN:
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto.

Liputanriau.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mempersilakan bila Komisi Pemberantasan Korupsi ingin mengumumkan tersangka korupsi yang melibatkan calon kepala daerah di Pilkada 2018. Ucapan Wiranto sebelumnya agar KPK menunda pengumumman itu disebutnya hanya berupa imbauan.

"Kalau ternyata enggak mau, ya, silakan saja. Namanya bukan pemaksaan, kok," kata Wiranto saat ditemui di Hotel Millennium, Jakarta Pusat, pada Selasa, 13 Maret 2018.

Menurut Wiranto, ucapan dia sebelumnya yang meminta adanya penundaan dilakukan bukan untuk menghambat KPK memberantas korupsi, melainkan agar tidak timbul perkiraan atau salah sangka di publik bahwa KPK memasuki ranah politik.

Wiranto menyampaikan bahwa pernyataannya itu sebagai salah satu bentuk komunikasi untuk menjamin Pilkada 2018 berjalan lancar, tanpa kericuhan. "Tidak ada paksaan, semuanya imbauan," kata Wiranto.

Sebelumnya Wiranto meminta KPK menunda pengumuman tersangka kasus korupsi yang melibatkan calon kepala daerah peserta Pilkada 2018. Ia menilai pengumuman atau penetapan tersangka saat pilkada berlangsung akan mempengaruhi perolehan suara paslon.

Imbauan Wiranto itu menanggapi pernyataan Ketua KPK Agus Rahardjo yang mengatakan sejumlah calon kepala daerah peserta pilkada 2018 terindikasi kuat melakukan korupsi. Dia mengatakan proses penyelidikan yang dilakukan KPK telah mencapai 90 persen.

"Mereka sangat kuat terindikasi melakukan korupsi pada masa sebelumnya," ujar Agus di Hotel Mercure Ancol pada Selasa, 6 Maret 2018. KPK berencana mengumumkan para tersangka itu pada pekan ini.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Tempo

  BacaJuga
  • Komjen Syafruddin Resmi Jadi Menteri PAN-RB

    Rabu, 15 Agu 2018 16:31

    Liputanriau.com, Jakarta - Syafruddin resmi menjadi menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). Komjen Polri itu diambil sumpahnya oleh Presiden Joko Widodo,

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.