• Home
  • Olahraga
  • Timnas Indonesia Rebut Gelar Piala AFF U-16 2018

Timnas Indonesia Rebut Gelar Piala AFF U-16 2018

Sabtu, 11 Agu 2018 23:17
Dibaca: 135 kali
BAGIKAN:
Timnas Indonesia untuk pertama kali menjuarai Piala AFF U-16
Liputanriau.com, Sidoarjo - Timnas Indonesia untuk pertama kali menjuarai Piala AFF U-16 sepanjang sejarah. Pasukan Fakhri Husaini merebut gelar edisi 2018 setelah membungkam Thailand 4-3 (1-1) lewat adu penalti di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu (11/8/2018).

Pemain pengganti Fajar Fathur membawa Timnas Indonesia memimpin di menit ke-33. Sementara Thailand menyamakan kedudukan lewat Apidet Janngam ('72). 

Pada adu penalti, kiper Ernando Ari kemudian menjadi pahlawan dengan mementahkan eksekusi Apidet Janngam dan Pongsakorn Innet. 

Sementara empat algojo Indonesia, yakni Sutan Zico, Bagus Kahfi, Rendy Juliansyah, dan David Maulana mampu menunaikan tugas.

Capaian terbaik Timnas Indonesia pada Piala AFF U-16 sebelumnya adalah mencapai final turnamen 2013. Sementara Thailand masih berstatus pengoleksi gelar terbanyak bersama Vietnam dengan tiga gelar (2007, 2011, 2015). 

Babak Pertama

Kedua tim mengheningkan cipta satu menit untuk korban gempa di Lombok. Begitu pertandingan dimulai, Indonesia dan Thailand sama-sama berusaha mengambil inisiatif serangan. Namun, tuan rumah berhasil melepas tembakan pertama lewat Mochamad Supriadi di menit keempat.

Meski masih tepat di pelukan kiper Anuchid Taweesri, tembakan tersebut menumbuhkan semangat timnas untuk terus menekan. Fokus serangan tertuju ke sisi kanan pertahanan lawan.

Kesempatan emas pertama datang bagi Bagus Kahfi di menit ke-14. Mendapat umpan Andre Oktaviansyah, Bagus Kahfi mengecoh pemain lawan sebelum melepas tendangan kaki kiri. Sayang usahanya masih membentur tiang.

Pelatih Fakhri Husaini kemudian mengambil keputusan saat laga belum mencapai pertengahan babak pertama. Dia menarik Amanar Abdillah dan menggantikannya dengan Fajar Fathur.

Keputusan tersebut terbukti tepat. Fajar Fathur membawa timnas memimpin melalui umpan lambung jarak jauh Andre Oktaviansyah.

Namun, Thailand hampir menyamakan kedudukan karena ketidakmampuan timnas membuang bola dari area berbahaya. Tim tamu kembali mengancam lewat tendangan jarak jauh Thanarin Thumsen yang masih melambung. 

Babak Kedua

Situasi sedikit berubah di awal babak kedua. Thailand menambil inisiatif serangan untuk menyamakan kedudukan. Tapi, timnas mampu meredam dan tidak membiarkan Thailand menciptakan peluang berarti. 

Sebaliknya, Indonesia mengancam mengandalkan kecepatan Mochammad Supriadi. Aksinya sempat menghasilkan umpan silang yang gagal diantisipasi sempurna kiper Thailand Anuchid Taweesri.

Tidak lama berselang, tendangan keras Bagus Kahfi masih melenceng di sisi kiri gawang Thailand. Usaha Mochammad Supriyadi dan penetrasi Bagas Kaffa juga tidak membuahkan hasil.

Dalam keadaan nyaman, timnas justru kecolongan pada menit ke-72. Keterlambatan Fadillah Nur Rahman naik memudahkan Apidet Janngam merobek gawang tuan rumah. 

Fakhri Husaini bereaksi dengan memasukkan Sutan Zico sebagai pengganti Fajar Fathur. Mochammad Supriyadi kemudian mendapat peluang meski tendangannya tepat ke gawang Thailand. 

Rendy Juliansyah dan Komang Putra lalu mendapat kesempatan tendangan penjuru. Namun tidak ada yang menjadi gol. Dengan skor tidak berubah, adu penalti harus digelar untuk menentukan pemenang. 

Pada babak ini, Ernando Ari menjadi bintang usai mementahkan dua tendangan Thailand.
Editor: Bobby Satia

Sumber: Bola.com

  BacaJuga
  • Buka Tour De Siak 2018, Gubri dan Bupati Siak Pukul Kompang Bersama

    Selasa, 18 Sep 2018 06:09

    Liputanriau.com, Siak - Pada pembukaan seremonial tour de Siak ini, antara Gubri dan Bupati Siak Syamsuar terlihat kompak sambil tersenyum memukul kompang bersama. Turut juga hadir pemukulan kompang i

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.