• Home
  • Pemerintahan
  • Beberapa Anggota DPRD Walk Out dari Acara Musrenbangda Pekanbaru, Ini Penyebabnya..
Rabu, 08 Mar 2017 13:25

Beberapa Anggota DPRD Walk Out dari Acara Musrenbangda Pekanbaru, Ini Penyebabnya..

BAGIKAN:
doc.
Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Pekanbaru Dapot Sinaga SE.
LIPUTANRIAU.COM, PEKANBARU - Beberapa Anggota DPRD Kota Pekanbaru keluar dan meninggalkan ruang ballroom Hotel Aryaduta saat acara Musrenbangda digelar, meskipun disaat bersamaan Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman turut hadir di dalam acara tersebut.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Pekanbaru Dapot Sinaga SE memberikan alasan kenapa dirinya dan beberapa kalangan anggota dewan walk out dari acara musyawarah perencanaan pembangunan daerah (Musrenbangda) kota Pekanbaru, yang digelar pada Selasa (7/3/2017) kemarin.

"Acara tidak pas dilakukan di tempat yang mewah, itu suatu pemborosan. Ini kami dari Fraksi PDIP mempertanyakan kenapa kegiatan dilakukan di hotel," ungkapnya kepada wartawan, Rabu (8/3).

Padahal, kata Dapot lagi, sudah jelas intruksi Mendagri segala kegiatan yang sifatnya rapat-rapat di pemerintahan kota dan DPRD hendaknya menggunakan fasilitas yang ada. "Kenapa harus boros-boros, apalagi disaat keuangan daerah yang minim dan tidak ada, kenapa tidak dibuat di kantor atau balai kota," ucapnya.

Lebih jauh dijelaskan Sekertaris Komisi II DPRD Kota Pekanbaru ini, bahwa kedatangan ia dan beberapa koleganya di acara tersebut juga tidak disediakan meja dan tempat duduk.

"Jadi kami sampai di sana tidak ada kebagian tempat, tapi justru Ketua KPU dan Ketua LPM duduk di depan dan kami seperti tidak dianggap di dalam sana," cetusnya.

Ketika ditanyakan lebih dalam, apakah dari walk out-nya beberapa anggota dewan kemarin akan mempengaruhi hasil Musrenbangda Kota Pekanbaru, Dapot menolak berspekulasi dan akan menunggu intruksi pimpinan dewan.

"Nanti pasti pimpinan kita di dewan akan mempertimbangkan segala aspek, pasti ada koordinasi lebih lanjut. Kita juga sebagai anggota akan menerima masukan dari pimpinan," pungkasnya. **(rik)
  BeritaTerkait
  • Jelang Puasa, DPRD Pekanbaru Minta Disperindag Awasi Gas Elpiji 3 Kg

    Jumat, 24 Mar 2017 07:39

    LIPUTANRIAU.COM, PEKANBARU - Meski Bulan Puasa masih lama, namun riak kelangkaan gas elpiji 3 Kg di Kota Pekanbaru mulai berhembus. Kalangan DPRD tetap mewanti-wanti Disperindag Pekanbaru agar mew

  • Jalan Teropong Rusak Parah, DPRD Desak Pemko Pekanbaru Duduk Bersama Pemprov Riau

    Jumat, 24 Mar 2017 07:17

    LIPUTANRIAU.COM, PEKANBARU - Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Sigit Yuwono ST meminta pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Kota Pekanbaru untuk duduk bersama membahas persoalan kondisi Jalan Teropon

  • Gas Elpiji Langka, DPRD Pekanbaru Jadwalkan Panggil Pertamina

    Jumat, 24 Mar 2017 07:11

    LIPUTANRIAU.COM, PEKANBARU - Dalam waktu dekat, DPRD Kota Pekanbaru akan memanggil pihak Pertamina guna membahas maraknya persoalan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram dan munculnya bright gas ukuran 5,5

  • DPRD Desak Penyelesaian Tapal Batas Pekanbaru-Kampar

    Jumat, 24 Mar 2017 07:03

    LIPUTANRIAU.COM, PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru diminta segera menuntaskan persoalan tapal batas antara Kabupaten kampar dan Kota Pekanbaru, pasalnya persoalan tapal batas ini akan menjadi kend

  • DPRD Pekanbaru Minta Pemko Tindak Tegas Karaoke Koro-koro

    Senin, 20 Mar 2017 16:59

    PEKANBARU - Anggota DPRD Kota Pekanbaru Firkri Wahyudi Hamdani meminta Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengevaluasi kembali perizinan Karaoke Koro-koro Jalan HR Soebrantas Panam Pekanbaru.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.