• Home
  • Peristiwa
  • Misteri Delapan Mayat Terapung di Perairan Selat Malaka

Misteri Delapan Mayat Terapung di Perairan Selat Malaka

Senin, 03 Des 2018 15:41
Dibaca: 89 kali
BAGIKAN:
Ilustrasi laut

Liputanriau.com, Pekanbaru - Kepolisian Daerah Riau masih terus menyelidiki temuan delapan mayat misterius yang ditemukan terapung di perairan Selat Malaka. Delapat mayat itu terapung tepatnya di pesisir Kecamatan Bantan, Pulau Bengkalis.

"Dari pemeriksaan, kami perkirakan usia mayat sudah lebih dari seminggu berada di air," kata Kepala Sub Bidang Pelayanan Medis Kedokteran Kepolisian RS Bhayangkara Polda Riau, Kompol Supriyanto di Pekanbaru, Senin (3/12).

Dalam sepekan terakhir, total delapan mayat ditemukan petugas gabungan dan nelayan Kecamatan Bantan, tepatnya di perairan Selat Malaka, Pulau Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Riau. Wilayah itu berbatasan langsung dengan negeri jiran, Malaysia.

Sebelumnya tiga mayat pertama ditemukan petugas dan nelayan pada akhir November kemarin. Selanjutnya satu persatu mayat ditemukan terapung hingga Ahad (2/12) kemarin.

Seluruh mayat yang ditemukan tersebut selanjutnya diserahkan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, di Kota Pekanbaru. Supriyanto mengatakan mayoritas mayat yang ditemukan tersebut dalam kondisi tidak utuh, dengan beberapa di antaranya cukup mengenaskan.

Dari pemeriksaan sementara, Supriyanto memastikan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh para korban. Namun, petugas tetap kesulitan untuk melakukan identifikasi, karena sebagian besar sudah rusak.

Selain itu, Supriyanto yang mengatakan total terdapat 20 petugas Disaster Victim Identification (DVI) yang dilibatkan dalam identifikasi juga kesulitan melakukan identifikasi dari sidik jari. Opsi lain yang digunakan adalah melakukan identifikasi melalui susunan gigi dan DNA. "Ini langkah terakhir. Di samping itu, kita temukan data sekunder seperti properti dan medis, seperti luka bekas operasi, tato dan lainnya juga diidentifikasi," jelasnya.

Untuk sementara, lanjutnya, dari 8 yang ditemukan sudah ada tiga mayat yang berhasil teridentifikasi identitasnya. Pertama adalah Ujang Chaniago (48) berasal dari Lubuk Nyiur, Dusun V Koto Mudiek, Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Kemudian Mimi Dewi (32) warga Jalan Lansano, Kelurahan Taratak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat. Terakhir Maya Karina (37) warga Mentikan, RT 020/RW 02, Desa Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.  "Untuk para korban yang sudah berhasil teridentifikasi, sudah dibawa oleh keluarganya," pungkasnya.

Terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto belum bisa menyimpulkan terkait temuan delapan mayat misterius tersebut. Dia menjelaskan pihaknya masih terus berupaya mengumpulkan bukti dan keterangan terkait temuan itu.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Republika

  BacaJuga
  • Media Besar Tak Liput Reuni 212, Panitia Akan ke KPI

    Sabtu, 08 Des 2018 10:42

    Liputanriau.com, Jakarta - Panitia Reuni 212 berencana mendatangi kantor Komisi Penyiaran Indonesia untuk menyampaikan keberatan terkait sejumlah media yang tidak memberitakan Reuni 212 yang digelar A

  • Reuni AKbar 212 Dinilai Dongkrak Elektabilitas Prabowo

    Sabtu, 08 Des 2018 19:39

    Liputanriau.com, Jakarta - Aksi reuni 212 diyakini akan memberikan keuntungan bagi calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto. Elite pendukung Prabowo optimis elektabilitas Ketua Umum Partai G

  • Prabowo Sindir Media Besar Tak Liput Reuni Akbar 212

    Kamis, 06 Des 2018 15:45

    Liputanriau.com, Jakarta - Calon Presiden Prabowo Subianto menyindir media yang enggan meliput acara reuni 212. Bagi Prabowo reuni 212 merupakan momen bersejarah di mana jutaan manusia berkumpul bersa

  • Reuni Akbar 212 Dinilai Besar Pengaruhnya untuk Prabowo

    Senin, 03 Des 2018 15:47

    Liputanriau.com, Jakarta - Acara reuni akbar aksi 212 di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, pada Minggu, 2 Desember 2018, turut dihadiri oleh calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto.Direktur Ekseku

  • Polri Apresiasi Suasana Kondusif Reuni Akbar 212

    Senin, 03 Des 2018 15:44

    Liputanriau.com, Jakarta - Reuni 212 berjalan aman dan tertib. Banyaknya peserta yang hadir tak mengurangi kondusivitas selama berlangsungnya acara Reuni 212 yang dihelat di Monas, Jakarta itu.Polri p

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.