• Home
  • Peristiwa
  • Tuntut Ahok Dibebaskan, Massa Gelar Aksi Seribu Lilin di Tugu Perjuangan Pekanbaru

Tuntut Ahok Dibebaskan, Massa Gelar Aksi Seribu Lilin di Tugu Perjuangan Pekanbaru

Kamis, 11 Mei 2017 22:28
Dibaca: 241 kali
BAGIKAN:
Liputanriau.com, Pekanbaru - Seratusan massa menggelar aksi seribu lilin di Tugu Perjuangan Jalan Diponegoro - Gajah Mada Pekanbaru Provinsi Riau, Kamis (11/5/2017) malam. Mereka membawa lilin dan menyanyikan lagu kebangsaan. Massa ini juga minta agar Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dibebaskan.

Aksi ini dilakukan tepat disekililing Tugu Perjuangan. Massa yang berjumlah ratusan itu bahkan tumpah ruah ke bahu jalan, sehingga menyebabkan kemacetan. Polisi yang dikerahkan ke lokasi terpaksa melakukan penutupan arus. Pengendara yang dari arah Jalan Gajah Mada disuruh berbelok ke kiri.

Dari pantauan di lokasi, massa tersebut menyanyikan berbagai lagu kebangsaan. Selain itu menyerukan agar Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dibebaskan. Sayup-sayup juga terdengar mereka meneriakkan 'tangkap Rizieq'. Sampai berita ini diturunkan, aksi seribu lilin masih berlangsung.

Aksi tersebut sempat menyita perhatian pengendara yang melintas di sana. Makin malam aksi makin ramai, sekaligus membuat jalan kian macet. Informasi dari kepolisian, ada sekitar 60 personel dikerahkan mengawal acara ini. "60 personel kita turunkan," ungkap Kasubag Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Dodi Vivino.

Aksi seribu lilin ini dilakukan bertepatan saat perayaan Waisak yang jatuh pada 11 Mei 2017. Kapolresta Pekanbaru Kombes Susanto tampak turun langsung melakukan pengamanan di lokasi dengan berpakaian preman. Ia tampak sibuk dan turut pula mengatur arus lalu lintas.

Aksi seribu lilin itu dihadiri mulai dari kalangan anak muda hingga orang tua. Sampai saat ini, polisi masih memberlakukan penutupan arus, karena massa meluber hingga ke jalan. Mereka masing-masing membawa lilin. Selain itu massa juga membawa tulisan Save Ahok.
Editor: Bobby Satia

Sumber: GoRiau.com

  komentar Pembaca
Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.