• Home
  • Peristiwa
  • Waspada. Telur Puyuh Plastik Bereder Dipasar Tradisional Bagansiapiapi

Waspada. Telur Puyuh Plastik Bereder Dipasar Tradisional Bagansiapiapi

Oleh: Ulung
Selasa, 01 Agu 2017 02:51
Dibaca: 3.777 kali
BAGIKAN:
tim Ops Polsek Bangko melakukan kroscek kepasar Datuk Rubiah
Liputanriau.com,Rohil - Elmina Nizar, Seorang ibu rumah tangga warga jalan Kubu,Kelurahan Bagan Hulu,Kecamatan Bangko,Rohil merasa kesal dan kaget setelah membeli telur puyuh berbahan plastik. Pasalnya telur yang dibeli dari pasar tradisional Datuk Rubiah (Pasar Impres) tersebut tak kunjung matang saat dimasak.

Hal tersebut diungkapkan oleh M.Nizar (Akas) suami Elmina. Ia menuturkan, pada tanggan 31 Juli 2017 sekitar pukul 11.00 WIB, istrinya Elmina belanja di salah satu toko yang ada di pasar Datuk Rubiah,ditoko tersebut sang istri membeli telur puyuh sebanyak 24 butir yang sudah dikemas dalam platik putih. Setibanya dirumah,telur puyuh tersebut dimasak sop oleh Elmina,namun alhasil tak kunjung matang,walaupun sudah lama dimasak.

"Semua telur tersebut tidak matang saat dimasak,melainkan keras,kenyal dan terbelah serta kuning telur itu terburai,karna aneh saya putuskan untuk tidak memakanya,"kata M.Nizar dengan wajah kesal. 

Merasa curiga, suami Elmina mencoba untuk membakar putih telur tersebut, namun setelah dibakar hasilnya sangat mengejutkan, putih telur yang dibakar berasap dan mengeluarkan aroma platik terbakar dan gosong.

Menyikapi keanehan yang itu,pihaknya melaporkan kejadian tersebut ke polsek Bangko. Sekitar pukul 13:00 WIB tim Ops Polsek Bangko melakukan kroscek kepasar Datuk Rubiah untuk melakukan penyelidikan.

M.Nizar menuturkan, Dari hasil komunikasi antara petuga dengan pemilik toko penjual telur menjelaskan bahwa telur yang dijual terebut dibeli dari salah satu agen yang berada dipasar pelita. Mendapat informasi tersebut,tim Polsek Bangko bergerak ke Pasar Pelita dan menuju kelokasi agen telur puyuh. Dari keteranga agen telur tersebut, bahwasanya telur puyuh dibelinya dari agen besar di Kota Medan, Sumatra Utara (Sumut),"ungkap M.Nizar meniru ucapan penjual telur.

Hingga saat ini pihak Kepolisian Polsek Bangko masih melakukan penyelidikan terhadap keganjilan pada telur tersebut. 

Berita ini dimuat agar konsumen lain lebih berati-hati dalam membeli telur puyuh. (***)
  komentar Pembaca
Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.