• Home
  • Politik
  • Dipimpin Kadisdik Syafrudin, Dana Trasportasi Guru Bantu di Pelalawan Hanya Dibayar 4 Bulan

Dipimpin Kadisdik Syafrudin, Dana Trasportasi Guru Bantu di Pelalawan Hanya Dibayar 4 Bulan

Selasa, 01 Mar 2016 00:00
Dibaca: 115 kali
BAGIKAN:
Liputanriau-PANGKALANKERINCI- Ratusan guru bantu provinsi dilingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan mengeluhkan, tranportasi mereka sepanjang tahun 2015 hanya dibayarkan empat bulan. Dana tambahan tersebut, yang bersumber dari APBD Pelalawan, menurut pengakuan para guru, terkendala ketika Syafrudin menahkodai Kadisdik Pelalawan.

"Sebelum-belumnya, dana tranportasi kami ini lancar, tetapi kenapa ketika pak Kadis yang baru ini, menjabat tersendat dan untuk tahun 2015 lalu hanya empat bulan yang dibayarkan," terang sejumlah guru bantu yang meminta riauterkini.com tidak menulis identitasnya, Selasa (1/3/16).

Alasan menolak, memberikan identitas adalah untuk menjamin kenyamanan bertugas dari atasan, menurut mereka pada tahun 2015 tersebut dana ini, mereka terima terhitung mulai bulan Januari hingga bulan April saja. Seterusnya, atau tersisa delapan bulan tidak ada kejelasan.

"Ada kawan-kawan kami menanyakan ke dinas, tapi penjelasan orang dinas uang tersebut tidak ada lagi," paparnya.

Pada tahun, 2014 dan sebelumnya, pencairan dana transportasi tersebut, mereka ambil di Dinas. Namun pada tahun 2015 dana tersebut langsung dikirim kerekening masing-masing. "Pada tahun sebelumnya, dana tersebut kami ambil secara kes, ke dinas. Tapi tahun 2015 lalu dikirim ke rekening masing-masing," ujar mereka seraya mengatakan setiap bulan dana transportasi tersebut besaranya Rp 250 ribu.

Meskipun nominal dana transportasi Rp 250 ribu setiap bulan, akan tetapi menurut pengakuan mereka angka sebanyak itu, dinilai cukup besar untuk menambah penghasilan. "Memang gaji pokok kami ditanggung dari dana provinsi, tetapi transportasi kami dari APBD Pelalawan," pungkasnya.

Ditempat terpisah, Kadisdik Pelalawan Syafrudin, mengakui bahwa dana tranportasi guru bantu provinsi ini, hanya dibayarkan sepanjang tahun 2015 hanya empat bulan. Alasan, kelanjutan pembayaran untuk tahun berikutnya, sebut dia terkendala oleh aturan.

"Itu terkendala aturan, jatuhnya ke Bansos, sayakan baru menjabat ni, jika sebelum lancar, saya tak tahulah," tandas Syafrudin seraya mempersilahkan menanyakan pada bagian keuangan Pemkab Pelalawan.***(rtc)
  BacaJuga
  • Program Smart City Pekanbaru Bakal Jadi Percontohan Nasional

    Senin, 09 Apr 2018 15:03

    Liputanriau.com,PEKANBARU-Pemerintah pusat melirik Program Smart City Madani Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Ini terbukti, program unggulan Kota Bertuah ini bakal menjadi model percontohan nasional

  • Paripurna Pandangan Umum Fraksi Ranperda Penggelolaan Aset Pekanbaru

    Kamis, 05 Apr 2018 17:28

    Liputanriau.com,PEKANBARU-DPRD Pekanbaru menggelar rapat paripurna, yang beragendakan penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Ranperda Pedoman Teknis Pengelolaan Barang Milik Daerah, Kamis (5/

  • DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Jawaban Kepala Daerah Dua Ranperda

    Jumat, 06 Apr 2018 16:38

    Liputanriau.com,PEKANBARU-DPRD kota Pekanbaru terus menggesa terbentuknya peraturan daerah. Kali ini dewan menggelar Paripurna Jawaban Kepala Dearah Kota Pekanbaru Terhadap Pandangan Umum Fraksi DPRD

  • Plt Walikota Pekanbaru Sampaikan LKPJ APBD 2017 ke Dewan

    Senin, 02 Apr 2018 11:21

    Liputanriau.com,PEKANBARU-Kamis (29/3/2018), Plt Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi mengajukan nota pidato pengantar Ranperda pertanggung jawaban tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun angg

  • Kelakar Jusuf Kalla Soal Puluhan Anggota DPRD Sumut Tersangka

    Sabtu, 31 Mar 2018 16:11

    Liputanriau.com, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta dugaan korupsi massal yang melibatkan puluhan anggota Dewan Pimpinan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) tidak terulang. Ia be

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.