• Home
  • Politik
  • Dua Waka DPRD Pelalawan Diinfokan Bertemu dengan Petinggi PT Arara Abadi di Sebuah Hotel Berbintang di Pekanbaru

Diduga Membahas Persoalan Abrasi Sungai Kampar,

Dua Waka DPRD Pelalawan Diinfokan Bertemu dengan Petinggi PT Arara Abadi di Sebuah Hotel Berbintang di Pekanbaru

Sabtu, 15 Okt 2016 18:19
Dibaca: 567 kali
BAGIKAN:
Liputanriau.com-PELALAWAN- Kabar tak menyedapkan menghantam lembaga DPRD Pelalawan. Hal tersebut menyusul tersiarnya, kabar tentang pertemuan dua pimpinan DPRD Pelalawan yakni wakil ketua Suprianto dan wakil ketua 2 Indra Kampe di sebuah hotel berbintang, Kamis malam (13/10/2016) lalu.

Sontak saja, pertemuan ini membuat kalangan anggota DPRD Pelalawan menjadi panas. Meskipun, belum diketahui secara rinci apa materi pertemuan tersebut, apakah bersifat pribadi ataupun pertemuan kedinasan. 

Informasi yang dirangkum liputanriau.com, dilapangan menyebutkan pertemuan kedua pimpinan DPRD berkaitan persoalan abrasi sungai kampar oleh kapal dan tongkang pengangkut kayu milik PT Arara Abadi di perairan Teluk Meranti, Kuala Kampar yang berimbas ambruknya sebuah pelabuhan kapal di pulau Untut. 

Menurut informasi, kedua wakil ketua DPRD ini, melakukan pertemuan pada malam hari. Disebut-sebut wakil ketua 1 Suprianto pulang lebih cepat setelah melakukan pertemuan, sementara itu wakil ketua 2 Indra Kampe masih tetap bertahan ditempat pertemuan ini.

Wakil ketua 1 DPRD Suprianto, ketika dikomfirmasi secara tegas dirinya tidak ada melakukan pertemuan dengan petinggi Arara Abadi di sebuah hotel berbintang di Pekanbaru.

"Saya tegaskan tak ada pertemuan dengan petinggi Arara Abadi di Pekanbaru Kamis kemarin di Pekanbaru," tegas Suprianto, Sabtu (15/10/16).

Begitu juga, wakil ketua II Indra Kampe ketika dikomfirmasi juga membantah keras tidak adanya pertemuan dengan petinggi Arara Abadi. Hanya saja dia mengakui pada Kamis malam berada di Pekanbaru. 

Justru dia menuding dan melihat adanya pertemuan anggota DPRD yang lain dengan pihak PT Arara Abadi. "Yang jelas tak ada melakukan pertemuan dengan pihak Arara Abadi, kalau anggota yang lain saya tak tahulah," tegasnya.  

Ditempat terpisah, anggota komisi III DPRD Pelalawan Said Mashudi mengaku saat ini pihak DPRD sedang membahas persoalan pulau Untut yang mengalami abrasi cukup parah akibat lalu lalangnya kapal tongkang pengangkut kayu untuk PT Arara Abadi. 

"Kalau untuk info adanya pertemuan pimpinan dengan PT Arara Abadi saya kurang tahu persis. Memang saat ini kita sedang membahas persoalan abrasi pulau Untut oleh kapal-kapal tongkang pengangkut kayu milik PT Arara Abadi," jelasnya.

Bahkan dalam waktu dekat dirinya bersama rekan-rekan di DPRD mengusulkan, Surat Tugas (ST) dari ketua dewan untuk meninjau secara langsung abrasi disepanjang sungai kampar."Yang pasti ada kerusakan abrasi bibir sungai kampar di sepanjang perairan sungai kampar tepatnya di kecamatan Teluk Meranti dan kecamatan Kuala Kampar oleh kapal PT Arara Abadi dan ini menjadi keluhan masyarakat disana sewaktu reses beberapa waktu lalu," tukasnya.

Ditempat terpisah, ketua DPRD Pelalawan Nasarudin belum mendapatkan informasi adanya pertemuan dua wakil ketua DPRD dengan pihak petinggi PT Arara Abadi. "Belum dapatkan informasinya," jelas Nasarudin.

Jikapun ada, pertemuanya apalagi dikait-kaitkan dengan kasus abrasi pulau untut oleh kapal-kapal pengangkut kayu Arara Abadi, itu hanya sebatas keluhan saja. 

"Sejauh ini belum ada kasusnya bergulir ke lembaga DPRD apakah itu dibentuk semacam Pansus atau lain sebagainya dengan pihak Arara Abadi. Jika ada Pansus barang kali bolehlah dicurigai," tandasnya singkat.***(faj)
  komentar Pembaca
Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.