• Home
  • Politik
  • Inspektorat Meranti Indikasikan Pengelolaan Dana UED-SP Tiga Desa Menyimpang

Inspektorat Meranti Indikasikan Pengelolaan Dana UED-SP Tiga Desa Menyimpang

Kamis, 23 Jun 2016 00:00
Dibaca: 161 kali
BAGIKAN:
SELATPANJANG - Kantor Inspektorat Kabupaten Kepulauan Meranti audit terkait penggunaan dana Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP).

Dari hasil audit terhadap tiga Desa diwilayah Kepulauan Meranti, ditemukan ada dugaan penyimpangan dan penyalahgunaan.

Hal ini diungkapkan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD), Drs Ikhwani, Selasa (21/6/16) kemarin ketika dikonformasi awak media.

Ketiga desa tersebut masing-masing Desa Desa Tanjung Medang Kecamatan Rangsang Pesisir,Desa Segomeng dan Desa Melai Kecamatan Rangsang Barat.

Mengenai spesifikasi penyimpangan, Kata Ikhwani, rata-rata penyaluran dana yang tidak tepat sasaran, bahkan, dana UED-SP malah digunakan untuk kepentingan pribadi oknum kepala desa.

Kemudian sambungnya, yang meminjam dana UED-SP ini justru para pendamping desa atau fasilitator Program Pemberdayaan Desa. Bahkan, ada yang diduga menerima kepala desa, dan pejabat desa lainnya.

"Sementara dalam aturannya, kepala desa maupun fasilitator PPD itu, tidak boleh meminjam dana UED-SP itu. Karena tujuan program ini untuk masyarakat miskin pedesaan,"kata Ikhwani.***(rtc)
  komentar Pembaca
Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.