• Home
  • Politik
  • Kekuatan PDIP di DIY dan Beberapa Wilayah Semakin Lemah

Kekuatan PDIP di DIY dan Beberapa Wilayah Semakin Lemah

Kamis, 27 Apr 2017 06:14
Dibaca: 237 kali
BAGIKAN:
YOGYAKARTA - Dari total lima kabupaten/kota yang menggelar pilkada serentak pada tahun 2015 dan 2017, hanya satu pilkada yang berhasil dimenangkan oleh calon yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), yaitu Pilkada Kabupaten Kulon Progo.

Pengamat politik dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta Lukas Ispandriarno mengatakan, kekalahan calon yang diusung PDIP di empat kabupaten/kota dalam pilkada di DIY tahun 2015 dan 2017 karena ketidakjelasan dan ketidakkonsistenan kaderisasi.

"Kapan dilakukan, siapa pesertanya, di tingkat apa. Berbagai bukti menunjukkan PDIP ambil calon di luar partai atau bukan kader," katanya, Rabu (26/4/2017).

Menurutnya, mencetak kader sangat penting dilakukan untuk membangun soliditas agar tetap loyal dan tidak mudah membelot. Selain itu, manajemen partai juga dinilai belum terbuka dan komunikasi politik dengan warga yang bisa disebut musiman, yaitu hanya saat pemilu/pilkada.

"Kekuatan PDIP di DIY dan beberapa wilayah lain saya rasa semakin lemah. Kritik sudah lama diberikan tapi sepertinya tak ada respons. Mungkin menganggap masih kuat, solid, banyak kadernya," kata dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik ini.

Diberitakan sebelumnya, duet Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Nasdem kembali harus gigit jari. Upaya menggugat hasil pemilihan kepala daerah (pilkada) Yogyakarta 2017 kandas setelah Mahkamah Konstitusi (MK) menolak seluruh permohonan yang diajukan pasangan Imam Priyono-Achmad Fadli karena dianggap tidak beralasan menurut hukum.

"Menolak seluruh permohonan. Empat eksepsi pemohon tidak beralasan menurut hukum," ucap Ketua MK Arief Hidayat  di Ruang Sidang Utama MK, Jakarta, Rabu (26/4/2017).
Editor: Riki

Sumber: Sindonews.com

  komentar Pembaca
Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.