• Home
  • Politik
  • Ketua DPRD Nasarudin Pimpin Paripurna Penyampaian KUA PPAS APBD Pelalawan 2018

Ketua DPRD Nasarudin Pimpin Paripurna Penyampaian KUA PPAS APBD Pelalawan 2018

Oleh: Tamam
Selasa, 26 Sep 2017 18:24
Dibaca: 218 kali
BAGIKAN:
Liputanriau.com, PANGKALANKERINCI- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pelalawan menggelar rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kabupaten Pelalawan Tahun 2018 Senin (25/9/17).

Rapat paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Pelalawan Nasarudin SH MH, didampingi wakil ketua I, Suprianto dan wakil ketua II Indra Kampe. Sementara dari pemda dihadiri langsung oleh Bupati Pelalawan HM Harris dan Wakil Bupati Pelalawan Drs H. Zardewan MM.

Saat membuka sidang paripuna, Ketua DPRD Pelalawan meminta Bupati Pelalawan HM Harris untuk menyampaikan KUA dan PPAS APBD Kabupaten Pelalawan Tahun 2018, dihadapan seluruh anggota Dewan dan undangan Bupati Harris menyampaikan bahwa untuk penyusunan APBD tahun 2018 ini merupakan tahun ke 2 pelaksanaan RPJMD dalam rangka mewujudkan Visi Misi pembangunan 2016-2021 yakni Inovasi menuju Pelalawan EMAS (Ekonomi Mandiri, Aman dan Sejahtera).

Karena makna penting yang terkandung dalam visit tersebut adalah pembangunan yang didorong upaya, gerakan dan prakarsa inovatif menuju kabupaten pelalawan yang mandiri dalam ekonomi, aman dan sejahterah dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Mandiri dalam ekonomi berarti memiliki komitmen dan konsistensi yang tinggi untuk memberdayakan kemampuan dan sumberdaya daerah.

Adapun misi Inovasi menuju Pelalaan EMAS terdiri dari : 1. Meningkatkan kualitas SDM unggul, beriman, bertaqwa dan berbudaya melayu.2. Meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan lingkungan.3. Meningkatkan penguatan sistem inovasi untuk mendukung perekonomian daerah yang kuat dan berdaya saing tinggi 4. Meningkatkan pembangunan infrastruktur.5. Meningkatkan kinerja birokrasi dan otonomi desa 6. Meningkatkan Investasi dan Pengelolaan sumberdaya unggulan daerah berbasis kerakyatan dan partisipasi masyarakat yang berkelanjutan.7. Menciptakan ketertiban dan keamanan.


"Pada kesemptan ini kami menyampaikan Rancangan KUA dan PPAS tahun 2018 untuk kita bahas dan sepakati bersama yang kemudian akan menjadi dasar dalam penyusunan RKA perangkat daerah sebagai bagian dari Rancangan APBD tahun 2018, semoga dengan diajukannya KUA dan PPAS pada hari ini setidaknya dapat dibahas bersama dan dapat di sahkan tepat waktu untuk APBD Tahun 2018 nanti." kata Bupati.


Pada tahun 2018 ini masih kata Bupati bahwa penerimaan daerah kabupaten Pelalawan baik Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan dan Lain-Lain pendapatan daerah yang sah dan perkiraan pembiayaan daerah menunjukan penurunan jika dibandingkan tahun 2017. Dengan kapasitas keuangan yang ada tahun 2018 ini hanya dapat membiayai biaya operasional rutin pelayanan masyarakat dan pemerintahan, sedangkan belanja pembangunan fisik tidakbanyak di akomodir, maka dari itu diharapkan pembangunan fisik dapat didukung dari Dana Alokasi Khusus dan Bantuan keuangan Provinsi.

Bupati Harris menambahkan, secara umum kebijkan anggaran dalam tahun 2018 ditujukan untuk peningkatan pencapaian 7sasaran Strategis kabupaten Pelalawan yaitu Pelalawan Sehat, Pelalawan Cerdas, pelalawan Terang, Pelalawan Lancar, Pelalawan Makmur, Pelalawan Eksotis dan Pelalawan Inovatif.

Penganggaran masing-masing program kegiatan penunjang pencapaian sasaran dimaksud harus dilakukan secara proposional. Selain itu dalam penganggaran ini juga tetap mempedomani arahan dan ketentuan pengalokasian anggaran dan kebijakan yang ditetapkan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi.








Selanjutnya dalam laporannya, Bupati Harris memaparkan rincian proyeksi pendapatan belanja dan pembiayaan APBD tahun 2018 yakni. Pendapatan daerah saat ini diestimasi sebesar Rp. 1.098.636.539.000,00 jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yakni tahun 2017 yang telah memperhitungkan DAK dan bantuan keuangan provinsi ditarget sebesar Rp. 1.550.784.483.024,00 maka ada penurunan sebesar 29,16%; penurunan ini dari pendapatan daerah terdiri dari PAD sebesar Rp. 123.216.115.645,00 dan dana perimbangan sebesar Rp.795.663.291.600,00 serta lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp. 179.757.131.755,00.-Sedangkan belanja daerah diestimasi sebesar Rp. 947.491.517.000,00 jika dibandingkan dengan tahun 2017 yang ditargetkan sebesar Rp. 1.574.589.365.154,00 juga terlihat ada penurunan sebesar 39,83%.

"Sedangkan untuk pembiayaan daerah diestimasi sebesar Rp.32.270.000.000,00 adalah silpa tahun 2017 yang merupakan cadangan penggantian sebagai dana reboisasi yang terpakai sementara pada tahun 2016 sebagaimana diperkenankan oleh peraturan mentri keuangan Republik Indonesia nomor 192/PMK.07/2016 tentang pemanfaatan sementara dana reboisasi untuk mendanai kegiatan pada tahun anggaran 2016 lalu. untuk Silpa tahun berkenaan terdapat anggaran sebesar Rp. 183.415.022.000,00 adalah dana DAK DR yang tidak dapat dipergunakan oleh pemerintah kabupaten Pelalawan," jelas Harris.

Jadi dengan demikan total APBD kabupaten Pelalawan tahun 2018 pada KUA dan PPAS ini diperkirakan sebesar Rp. 1.130.906.539.000,00 bila dibandinkan dengan APBD tahun 2017 sebsar Rp. 1.791.152.074.942,00 maka terjadi penurunan sebesar 36,86%, jadi dengan kondisi keuangan seperti sekarang ini yang dirasakan oleh semua pemerintah kabupaten kota se Indonesia termasuk Pelalawan setidaknya dapat di gunakan sesuai peruntukan dan bersifat prioritas saja, " jadi saya minta dengan kita serahkan KUA dan PPAS ini ke DPRD Pelalawan APBD tahun 2018 ini maka bisa dilakukan pembahasan bersama oleh pihak legislatif dan eksekutif dengan sebaik-baiknya dan tepat waktu.***
  komentar Pembaca
Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.