• Home
  • Politik
  • Komisi Gabungan DPRD Pelalawan Hering dengan PT EMP Bentu

Terkait Tuntutan Warga Muara Sako,

Komisi Gabungan DPRD Pelalawan Hering dengan PT EMP Bentu

Oleh: Ocufebri
Sabtu, 19 Agu 2017 18:45
Dibaca: 247 kali
BAGIKAN:
'Liputanriau-PELALAWAN- Komisi gabungan DPRD Pelalawan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PT Energi Mega Persada (EMP) Bentu, terkait tuntutan warga dusun Muara Sako, Kelurahan Langgam, kecamatan Langgam, Jumat (18/8/2017).

Rapat komisi gabungan ini, dipimpin oleh Monang Pasaribu dari komisi III, serta dihadiri oleh sejumlah anggota DPRD lainnya, sementara pihak PT EMP dihadiri oleh lima orang manajemen diantaranya, Amru Mahali, Mustofa, Khairul Hadi, Jon Heridas dan Argo Cahyo. 

Tampak juga hadir dari unsur pemerintah kepada Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Hasan Tua Tanjung, Kapolsek Langgam serta puluhan warga dusun Muara Sako.

Juru bicara, warga dusun Muara Sako kepada forum rapat, menyampaikan ada dua poin penting tuntutan warga. Kedua tuntutan yakni persoalan listrik dan perbaikan jalan. 

Perwakilan masyarakat ini berharap, untuk persoalan listrik agar secepatnya dialiri arus sehingga bantuan yang sudah disalurkan pihak perusahaan dalam hal ini, PT EMP dirasakan azas mamfaatnya bagi masyarakat.

"Untuk listrik, saat ini tinggal trafonya saja. Untuk jaringan tidak ada masalah. Jadi dengan demikian arus listrik secepatnya dialiri," harap perwakilan warga ini.

Sementara untuk jalan kata juru bicara warga ini yang menjadi keluhan adalah banjir. "Apabila musim hujan, badan jalan menuju dusun Muara Sako, rawan banjir. Jadi kami berharap persoalan ini agar bisa dicarikan solusinya," tukasnya.

Sementara, itu manajemen PT EMP Bentu, Amru Mahali, pihak perusahaan sangat peduli terhadap warga disikitar opersional. Terkait keinginan masyarakat menginginkan listrik sudah dimulai ketika ada pembicaraan dengan bupati Pelalawan pada tahun 2015 silam.

"Alhamdulillah progres tiang, hingga instalasi sepanjang 4 kilo meter sudah tuntas pada tahun 2017 ini. Hanya saja, waktu awalnya tidak sekaligus mencantum trafo. Sehingga arus belum bisa dialirkan," imbuhnya. 

Namun demikian, tambah Amru, menyusul adanya desakan, warga ini, pihak EMP juga bersedia menyediakan trafo. "Saat ini kita sudah mengusulkan, trafonya, jadi harus melalui proses tender, paling lambat enam bulan bisa terealiasasi.(faj)
  BacaJuga
  • Viral Video Anak-anak Pramuka Teriakan "2019 Ganti Presiden"

    Senin, 15 Okt 2018 16:29

    Liputanriau.com, Surabaya - Video berdurasi 1 menit viral di media sosial beberapa hari terakhir. Dalam video tersebut, ratusan anggota Pramuka meneriakkan kata-kata "2019 Ganti Presiden".Kata-kata Ga

  • Tuntut Kapolres Kampar Dicopot, Warga Koto Aman Datangi Polda Riau

    Rabu, 12 Sep 2018 18:02

    PEKANBARU - Diduga memihak kepada PT SBAL yang diketahui merampas tanah masyarakat Koto Aman Kampar seluas 1500 hektare lebih, massa tuntut Kapolres Kampar, AKBP Andri Ananta dicopot. Hal ini disampai

  • Sebelum Neno Warisman, Menteri Susi juga Pernah Gunakan Mikrofon Pesawat

    Kamis, 30 Agu 2018 15:05

    Liputanriau.com, Jakarta - Aktivis gerakan #2019GantiPresiden, Neno Warisman, rupanya bukanlah penumpang pesawat pertama yang diizinkan oleh kru pesawat untuk menggunakan mikrofon pesawat atau Public

  • Lion Air Hukum Pilot dan Awak Kabin yang Izinkan Neno Warisman Pakai Mik Pesawat

    Rabu, 29 Agu 2018 16:42

    Liputanriau.com, Jakarta - Lion Air akhirnya memberikan sanksi kepada pilot dan kabin kru pesawat JT297 yang melayani rute penerbangan dari Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru,

  • Neno Warisman-Ahmad Dhani Mengadu ke DPR soal Penolakan Massa di Pekanbaru dan Surabaya

    Selasa, 28 Agu 2018 18:15

    Liputanriau.com, Jakarta - Neno Warisman dan Ahmad Dhani, penggerak dan pendukung gerakan #2019GantiPresiden mengadukan nasib yang mereka alami kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).Keduanya mengadu se

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.