• Home
  • Politik
  • Merasa Dirugikan Billboard Dicopot, Relawan Kerabat Wawan Protes ke Panwas Kota Pekanbaru

Merasa Dirugikan Billboard Dicopot, Relawan Kerabat Wawan Protes ke Panwas Kota Pekanbaru

Kamis, 12 Jul 2018 11:42
Dibaca: 414 kali
BAGIKAN:
Rombongan KAWAN saat mendatangi kantor Panwas Kota Pekanbaru.
Liputanriau.com, Pekanbaru - Relawan Kerabat Wawan (KAWAN) terkejut atas dicopotnya billboard atas nama Dwi Yanto Setyawan, SE. yang terpasang di simpang Panam, Jl. Garuda sakti.

Koordinator Relawan KAWAN yakni zulkarnain, SH atau biasa dipanggil Zul menyampaikan bahwa pencopotan itu dilakukan oleh pihak panwas kecamatan Tampan. Zul menyayangkan tindakan pencopotan billboard yang baru terpasang 2 hari itu tanpa surat pemberitahuan dari panwas. 

"Padahal jika ada pemberitahuan, kami bisa copot sendiri dan perbaiki jika masih ada kekeliruan tulisan," kata zul. 

"Yang lebih membuat kami keberatan adalah adanya berita dari panwas yang dimuat di media online yang terkesan sengaja menyudutkan, yang paling bijak menurut kami seharusnya panggil kami dan jelaskan dimana yang perlu kami koreksi, bukan malah membangun opini seperti itu," tambah zul.

Yang kami heran, billboard itu telah dikonsultasikan oleh pihak yang kami anggap berkompeten menjelaskan aturan pemilu, sehingga menurut kami tak ada lagi aturan yang terlanggar. Lagi pula billboard itu tidak menerangkan yang bersangkutan sebagai bakal caleg, namun hanya tertulis sebagai fungsionaris partai," ujar Zul dengan wajah sangat kecewa. 

Zul menganggap tindakan panwas terkesan tebang pilih, berhubung masih banyak APK  milik pihak lain yang terang-terangan menyebutkan bakal caleg dan ada logo partainya, jelas sekali melanggar aturan,  terpasang sejak lama dan tidak ada pencopotan dari panwas terhadap itu, harusnya dimata panwas itu yang lebih prioritas di copot.

Tak puas atas kejadian tersebut, rombongan KAWAN mendatangi kantor Panwas Kota Pekanbaru untuk menjumpai langsung ketua Panwas Kota Pekanbaru, Indra Khalid, NST, SH. Pada hari selasa sore, 10 juli 2018.

Dalam pertemuan itu, rombongan meminta ketua panwas memaparkan kekeliruan apa yg terdapat pada billboard yang dicopot, rombongan juga gunakan kesempatan untuk bertanya lebih jauh terkait aturan pemilu sehingga dapat dijadikan pegangan oleh Relawan kedepan sehingga kedepan tidak ada lagi APK yang dianggap melanggar dan dicopot secara sepihak oleh panwas.(rls)
Editor: Bobby Satia

  BacaJuga
  • Sebelum Neno Warisman, Menteri Susi juga Pernah Gunakan Mikrofon Pesawat

    Kamis, 30 Agu 2018 15:05

    Liputanriau.com, Jakarta - Aktivis gerakan #2019GantiPresiden, Neno Warisman, rupanya bukanlah penumpang pesawat pertama yang diizinkan oleh kru pesawat untuk menggunakan mikrofon pesawat atau Public

  • Lion Air Hukum Pilot dan Awak Kabin yang Izinkan Neno Warisman Pakai Mik Pesawat

    Rabu, 29 Agu 2018 16:42

    Liputanriau.com, Jakarta - Lion Air akhirnya memberikan sanksi kepada pilot dan kabin kru pesawat JT297 yang melayani rute penerbangan dari Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru,

  • Neno Warisman-Ahmad Dhani Mengadu ke DPR soal Penolakan Massa di Pekanbaru dan Surabaya

    Selasa, 28 Agu 2018 18:15

    Liputanriau.com, Jakarta - Neno Warisman dan Ahmad Dhani, penggerak dan pendukung gerakan #2019GantiPresiden mengadukan nasib yang mereka alami kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).Keduanya mengadu se

  • BIN: Pemulangan Neno Warisman Jalan Terbaik

    Senin, 27 Agu 2018 14:05

    Liputanriau.com, Pekanbaru - Keterlibatan Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah dalam pemulangan Neno Warisman dari Pekanbaru di deklarasi #2019GantiPresiden menuai pro dan kontra. Apalagi, saat vi

  • Polda Riau Bantah Paksa Neno Warisman Pulang

    Minggu, 26 Agu 2018 02:41

    Liputanriau.com, Pekanbaru - Aktivis Neno Warisman mengaku dipulangkan paksa oleh aparat setempat dari Pekanbaru, Riau. Polisi memberikan penjelasan mengenai insiden tersebut."Ndak lah (dipa

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.