• Home
  • Politik
  • Nasruddin Nyatakan Siap Maju pada Muscab PPP Pekanbaru

Nasruddin Nyatakan Siap Maju pada Muscab PPP Pekanbaru

Senin, 13 Mar 2017 17:19
Dibaca: 192 kali
BAGIKAN:
LIPUTANRIAU.COM, PEKANBARU - Muscab DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Pekanbaru, dipastikan digelar pada Bulan Maret ini. Muscab ini digelar setelah habisnya masa kepengurusan di bawah komando Said Usman Abdullah, belum lama ini.

Sedianya, Muscab ini digelar pada 15 Maret ini. Namun karena masih adanya kesibukan pengurus partai dan Said Usman Abdullah sendiri, maka diundur dan rencanakan pada 22 Maret mendatang. Beberapa nama kini muncul untuk menjadi ketua. Termasuk Drs Nasruddin MA, Wakil Ketua DPC PPP Pekanbaru dan juga anggota DPRD Pekanbaru.

Nasruddin menyatakan siap maju pada pemilihan Muscab nanti. Dia mengaku tidak peduli siapapun nanti yang bakal menjadi lawan. Termasuk kader senior PPP sendiri.

"Insya Allah, saya siap maju. Saya terpanggil untuk membesarkan partai ini. Dan saya juga sudah dapat restu dari semua kalangan," kata Nasruddin.

Nasruddin sendiri optimis maju dan siap bertarung, karena ingin membesarkan partai berlambang Ka'bah ini. Bahkan politisi ini berjanji akan mengembalikan khittah PPP di relnya. Terutama dalam membesarkan partai di tengah masyarakat.

Disinggung target formal jika terpilih menjadi ketua nantinya, Nasruddin berjanji akan menambah jatah kursi di DPRD. Jika sekarang hanya 4 kursi, pada Pileg tahun 2019 mendatang, setiap Dapil harus ada calegnya duduk di legislatif.

"Pileg 2019 nanti kan kabarnya Kota Pekanbaru tambah Dapil. Sekarang lima Dapil, ditambah satu Dapil lagi. Sehingga 6 Dapil lah. Tapi apapun itu, kita siap mengantarkan 6 kursi ini di DPRD," janjinya.

Mengenai beberapa nama kandidat kuat yang juga maju pada pertarungan Muscab PPP nanti, seperti Zulkarnain MSi (Sekretaris PPP) dan Jabarullah (pengurus DPW PPP Riau), Nasruddin mengaku tidak terlalu mempersoalkannya.

Menurutnya, mereka maju karena bercita-cita sama, yakni ingin membesarkan partai ini. "Untuk suara sah pada Muscab nanti hanya 5 suara. Jadi sistemnya suara tidak dari PAC lagi. Tapi keterwakilan saja. Seperti satu suara dari DPP, satu suara dari dewan syariat, satu suara dari PAC, satu suara dari DPW dan lainnya," pungkasnya. ***tribun
  komentar Pembaca
Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.