MoU Pemkab Meranti-Polda Riau Tuntas,

20 Januari Proses Asessment Jabatan Tinggi Pratama Dimulai

Kamis, 19 Jan 2017 14:15
Dibaca: 168 kali
BAGIKAN:
Liputanriau.com-PEKANBARU-Pemkab Kepulauan Meranti dan Kepolisian Polda Riau melakukan
penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), dalam rangka pelaksanaan Asessment
Pejabat Tinggi Pratama Pemda Kab. Kepulauan Meranti, penandatangan
dilakukan oleh Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim dan Karo Kombespol.
Benny Subandi SIK M.Si, disaksikan para Asessor Pold Riau dan Kepala BKD
Meranti Drs. Revirianto, bertempat diruang Tri Brata, Polda Riau, Kamis
(19/1).

Turut hadir Kepala Bagian Pembinaan Karier (Kabag Binkar) Polda Riau AKBP.
Arif Bestari SIK MH, Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Meranti Drs.
Revirianto, Kabag Hukum Sudandri SH, Kabag Humas H. Nasruni, Kabid Mutasi
Widodo SE M.Si, H. Arifudin, Para Asesor Polda Riau AKBP Arsyad, AKBP A.
Harahap, Kompol Yasni, AKBP Yunus, AKBP. Wahyu dan lainnya.

Nota Kesepahaman ditandai dengan penandatanganan dokumen MoU antara kedua
belah pihak (Pemda Meranti-Polda Riau), yang diikuti dengan penyerahan
dokomen dari Karo SDM Polda Riau Kombespol. Benny Subandi kepada Wakil
Bupati H. Said Hasyim.

Dengan telah dilakukannya penandatanganan Nota Kesepahaman itu, maka telah
resmi dilakukannya kerjasama antara Pemda Meranti dan Polda Riau selaku
pihak penyelenggara Asessment, untuk menguji calon Pejabat Tinggi Pratama
 dilingkungan Pemkab. Meranti.

Dalam pidatonya dihadapan para pejabat Biro SDM Polda Riau dan Asessor,
Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim menjelaskan, pelaksanaan Asesment yang
akan digelar oleh Pemda Meranti, sesuai amanat Undang-Undang Aparatur Sipil
Negara (UU-ASN) Nomor 5 Tahun 2014 dan Permenpan Nomor 13 Tahun 2014 tentang
tata cara pengisian jabatan pimpinan tinggi secara terbuka di lingkungan
instansi Pemerintah.

Sekaligus keinginan dari Pemda sendiri untuk mencari pejabat yang
bertangung jawab dan mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Dan yang tak
kalah penting tidak terjadi cacat hukum dalam pengisian Jabatan Tinggi
Pratama dilingkungan Pemkab. Meranti.

Diharapkan dengan pelaksanaan Asesment itu dapat menghasilkan para Pejabat
Pimpinan Tinggi Pratama yang mampu melaksanakan tugas di Satuan Kerja,
 dengan lebih baik, lancar, serta optimal melalui upaya-upaya yang profe
sional. Hal ini lebih dikarenakan jabatan jabatan Pejabat Tinggi Pratama,
merupakan amanah dan kepercayaan dari pimpinan untuk dapat dilaksanakan dengan
baik dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Kita berharap pejabat yang terpilih nanti mampu melaksanakan tugasnya
dengan baik sehingga Meranti sebagai Kabupaten baru, mampu menekan angka
kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Seperti diketahui, Kabupaten Meranti baru berumur 8 Tahun, termasuk daerah
yang terisolir dengan tingkat kemiskinan mencapai 33 Persen. Kemiskinan
disebabkan berbagai faktor mulai dari kondisi alam yang berat, tingkat
pendidikan, harga sembako yang melonjak karena masih diimpor dari Procinsi
tetangga.

Dan faktanya dikatakan Wabup H. Said Hasyim, jarang sekali pejabat yang
ingin bertugas di Meranti, yang akses daerah hanya terbuka kurang lebih 4
jam sehari.  "Bila naik angkutan laut pagi jam 7.30-9.00 dan siang jam
12.30-14.00, jadi sangat terisolasi kecuali menyewa angkutan laut yang
tentu memakan biaya besar," jelasnya.

Meski begitu tidak mengurangi semangat Pemda Meranti untuk membangun
infrastruktur jalan, jembatan, pendidikan, kesehatan, termasuk keamanan
sehingga geliat kota jauh meriah dibandingkan daerah Kabupaten lainnya.

Wabup juga berharap, dengan terjalinya kerjasama Pemda Meranti-Polda Riau
hubungan yang baik terus terjalin meskipun pelaksanaan Asessment telah
berakhir.

"Saya harapkan hubungan kerjasama yang terjalin baik ini dapat
berkelanjutan khususnya antara pejabat yang mengikuti Asessment dengan
pihak Asessor Polda Riau," ucapnya.

Pada kesempatan itu, Wabup juga menyampaikan komitmen Pemda Meranti dalam
mendukung kinerja kepolisian Polres Meranti, khususnya dalam membebaskan
lahan dan membangun Mapolres Meranti, sejauh ini proses pembangunan masih
dalam tahap pembebasan lahan dan kemungkinan tak lama lagi selesai yang
akan dilanjutkan dengan pembangunan gedung Mapolres. "Kita telah
menyediakan lahan dan secepatnya pembangunan Mapolres kita lakukan," ujar
Wabup yang mengaku juga telah menyiapkan anggarannya.

Sementara itu Karo SDM Polda Riau Kompespol. Benny Subandi dalam pidatonya
mengaku, sangat mengapresiasi keinginan Pemda Meranti, menggelar seleksi
terbuka untuk mengisi pejabat yang akan menempati Jabatan Tinggi Pratama.
Dengan Asessment diyakini proses seleksi akan berjalan Independen sehingga
dapat menghasilkan pejabat yang memiliki Kompetensi, Integritas sesuai yang
diharapkan.

Menurut Benny melalui Asessment, dalat diketahui profil dan karakter
pejabat dalam menjalankan tugas pokoknya, sekaligus dapat menggali potensi
dan kompetensi yang ada dalam diri pejabat bersangkutan. Asessor Polda Riau
akan memberikan penilaian secara objektif dan akan berusaha memotivasi
pejabat sehingga mampu melaksanakan Tupoksinya dengan lebih optimal.

"Asessor kita bukan saja melakukan Asessi kepada calon Pejabat Tinggi
Pratama tetapi juga akan memotivasi sehingga ia mampu menjalankan Tupoksi
dengan lebih baik,"paparnya.

Proses penandatangan MoU penyelenggaraan Asessment antara Pemda Meranti dan
Polda Riau yang berlangsung hangat dan cair itu, ditutup dengan
salam-salaman dan foto bersama seluruh pihak yang terlibat baik Pemda
Meranti maupun dari Polda Riau.

Sekedar infomrasi seperti dijelaskan oleh Kepala Badan Kepegawaian Meranti
Drs. Revirianto, melalui Kabid Mutasi Widodo SE M.Si, setelah penandatangan
MoU tersebut, maka dalam waktu dekat BKD Meranti akan menggelar Asesment
untuk mengisi Jabatan Tinggi Pratama (JTP) Eselon II B dan Jabatan
Sekretaris Daerah Eselon II A.

"Jika tidak ada halangan 20 January proses Asessment akan kita mulai, kita
awali dengan mengumumkan nama-nama pejabat yang terdaftar untuk mengikuti
Asessment," ujar Widodo.

Setelah pengumuman dikeluarkan maka akan dilanjutkan dengan pelaksanaan
Asessment oleh Asessor Polda Riau yang rencananya akan digelar di
Pekanbaru. Yang akan mengikuti Asesment untuk menduduki Jabatan Tinggi
Pratama Eselon II A dan Eselon II B. Terdiiri dari pejabat Eselon III A dan
Eselon II yang memenuhi syarat dengan jumlah kurang lebih 50 orang.

Berdasarkan penjelasan pihak Polda Riau, secara global materi uji yang akan
diterapkan meliputi Kemampuan berfikir, Pengelolaan diri, Kemampuan
mengelola orang lain, Mengelola tugas, Komunikasi, Perencanaan, pengambilan
keputusan dan lainnya

Untuk di Kabupaten Meranti Asesment akan dilakukan untuk mengisi jabatan
Eselon II A Sekretaris Daerah dan Eselon II B setingkat Kepala Badan/Dinas.
Untuk mengisi Jabatan Eselon II A Sekretaris Daerah, dikatakan pihak Polda
Riau tingkatan Level Asesment sedikit lebih tinggi dibanding Eselon II B.
(Rilis Humas Meranti).
  komentar Pembaca
Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.