• Home
  • Sosial & Budaya
  • Dilanda Musibah Banjir, Warga Ukui Pelalawan Bersyukur Bantuan Terus Berdatangan

Dilanda Musibah Banjir, Warga Ukui Pelalawan Bersyukur Bantuan Terus Berdatangan

Oleh: Riki
Minggu, 05 Mar 2017 16:57
Dibaca: 38 kali
BAGIKAN:
LIPUTANRIAU.COM, UKUI - Curah hujan yang tinggi di penghujung Februari 2017 berdampak kepada Desa Lubuk Kembang Bungo dan Desa Air Hitam, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan. Banjir yang terjadi sejak Selasa (28/2) lalu telah merendam 80 rumah di Desa Lubuk Kembang Bungo dan merendam rumah 186 KK di Desa Air Hitam.

Sekretaris Desa Air Hitam Muhammad Zani mengatakan, banjir yang berasal dari luapan sungai Nilo mengakibatkan warga tidak dapat beraktivitas. Banjir setinggi 120 sentimeter ini membuat sebagian warga memilih mengungsi ke rumah kerabat terdekat dan ada juga yang memilih tetap bertahan di rumah.

Ia menyebutkan, sejak banjir merendam desa mereka, warga mulai membutuhkan bantuan seperti makanan. Saat ini, warga telah memperoleh bantuan dari perusahaan swasta, yakni PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).

"Kami bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada PT RAPP atas bantuan dan kepedulian kepada kami. Semoga bantuan bagi masyarakat korban banjir ini dapat meringankan mereka yang terkena musibah," tuturnya, Sabtu (4/5/2017).

Manajer Community Development (CD) PT RAPP Sundari Berlian mengatakan, penyerahan bantuan kemanusian bencana banjir dari PT RAPP Estate Ukui untuk warga Desa Lubuk Kembang Bungo dan Desa Air Hitam yang terkena musibah banjir berupa beras dan mie instan.

Untuk Desa Lubuk Kembang Bungo, berupa 33 karung beras ukuran 10 kilogram dan 33 kardus mie instan. Sedangkan untuk Desa Air Hitam, 34 karung beras ukuran 10 kilogram dan 34 kardus mie instan.

Ia mengatakan bantuan berupa beras dan mie instan disalurkan untuk warga dua desa yang terdampak banjir âini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian perusahaan terhadap kesulitan mereka yang baru saja dilanda musibah banjir sejak beberapa waktu lalu.

"Bantuan ini tidaklah dapat mengganti kerugian yang dialami masyarakat, namun diharapkan mengurangi kesulitan mereka," pungkasnya.***(rtc)
Editor: Riki

Sumber: Riauterkini.com

  BacaJuga
  • Hukum Berbaring di Masjid dengan Posisi Kaki Selonjor ke Kiblat

    Sabtu, 01 Apr 2017 07:19

    LIPUTANRIAU.COM - Hukum menyelonjorkan kaki atau tidur mengarah ke kiblat adalah boleh. Dengan catatan, selama ka'bah tidak kelihatan. Dalam Fatawa Syabakah Islamiyah dinyatakan:Tidur di kas

  • Program Masjid Bersinar PKPU HI Pekanbaru Semakin Luas

    Jumat, 31 Mar 2017 18:22

    LIPUTANRIAU.COM, PEKANBARU - Hal baik itu harus disebarkan sehingga meluas, seperti halnya bimbingan belajar "Mesjid Besinar". Dimulai Senin ini "Mesjid Bersinar" melebarkan sayapnya ke keluraha

  • Sudah 10 Hari di RSUD Arifin Ahmad, Riko Warga Inhu yang Menderita Tumor Gusi Belum Dioperasi

    Jumat, 31 Mar 2017 17:57

    LIPUTANRIAU.COM, RENGAT - Cerita tentang penangan kurang maksimal terhadap pasien yang menggunakan kartu BPJS saat berobat di Rumah Sakit Umum di daerah maupun Provinsi Riau bukan cerita bohong atau d

  • Seorang Warga di Baganbatu Rohil Menderita Tumor Otak, Perlu Bantuan

    Sabtu, 18 Mar 2017 06:37

    BAGANBATU - Postingan di media sosial Facebook tentang seorang pria bernama Amat Rujak (34) mengidap Tumor Otak dalam keadaan memprihatinkan, keluarga besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) kabupaten Rok

  • Butuh Bantuan, Riko Warga Rengat Inhu Sudah 5 Tahun Mengalami Pembengkakan di Mulut Tidak Bisa Makan

    Jumat, 17 Mar 2017 08:34

    RENGAT - Riko (25) warga Dusun Sei Kemiri RT 01, RW 02 Desa Pematang Jaya Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Inhu, Riau, warga kurang mampu ini lebih kurang 5 tahun mengalami sakit diduga tumor pada rah

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.