• Home
  • Sosial & Budaya
  • Pria di Kampar Ini Sehari-hari Bergelut dengan 2 Ekor Ular Kobra Besar bikin Merinding Netizen

Pria di Kampar Ini Sehari-hari Bergelut dengan 2 Ekor Ular Kobra Besar bikin Merinding Netizen

Senin, 03 Apr 2017 07:18
Dibaca: 123 kali
BAGIKAN:

LIPUTANRIAU.COM, BANGKINANG KOTA - Beberapa hari belakangan laman media sosial dihebohkan dengan adanya seorang pria di Kabupaten Kampar Riau, kesehariannya bermain dengan 2 ekor binatang buas ular jenis kobra ukuran besar.

Dia diketahui pawang ular bernama Ice Habibi berumur 27 tahun, bermukim di Desa Mentulik, Kabupaten Kampar. Dari beberapa gambar dan video yang diunggah di media sosial, tampak Ice begitu akrab dengan temannya itu, yakni 2 ekor ular kobra ukuran besar. Ihh ngeri...

Dikutip tribunnews.com, di tangan Ice yang biasa bertelanjang dada ini, hewan melata tersebut tampak tidak berkutik. Mengikuti semua perintah dan keinginan Ice. Setiap yang melihat aksi Ice bergidik ngeri. Bagaimana tidak, ular berbisa itu dikenal sebagai binatang berbahaya dan bisa membunuh gajah dewasa.

Ice memang dikenal sebagai pawang ular. Sudah seminggu belakangan ini aksinya dipertontonkan kepada warga sekitar. Aksi yang membuat bulu roma berdiri karena dua ular yang digenggamannya terlihat begitu besar.

Roni, teman sepermainan Ice, Jum'at (31/3/2017) menceritakan bahwa sudah menjadi kebiasaan Ice menangkap ular. Ice juga disebutnya sudah kebal pada racun ular. "Sudah pernah digigit kobra. Tapi tidak berdampak buruk. Hanya pernah demam saja. Setelah itu kembali sembuh," cerita Roni.

Anak yang Pendiam

Ice dikenal sebagai pribadi yang pendiam. Itu karena latar belakang pendidikannya. Itu pula yang menjadikan Ice janrang berinteraksi dengan warga sekitar.

"Tapi dengan saya dia mau berbicara. Dia memang suka memainkan ular. Sejak seminggu ini mulai banyak dilihat warga," ujar Roni.

Pria asal Desa Mentulik, Sungai Pagar, Kampar Kiri, Kabupaten Kampar itu terlihat santai dan tanpa takut memegangi dua ekor ular paling mematikan didunia itu. (Facebook/M Iral Septiadi)

Dua ular king kobra itu dikandangkan di halaman depan rumah Ice. Setiap sorenya jika tidak ada pekerjaan, Ice akan bermain-main dengan ular tersebut.

"Kadang warga sekitar meletakkan mangkuk sekedar pancingan bagi warga yang ingin memberikan sedikit rezeki," papar Roni.

Roni turut mengunggah foto-foto aksi Ice lewat media sosial facebook. Pria asal Desa Mentulik, Sungai Pagar, Kampar Kiri, Kabupaten Kampar itu terlihat santai dan tanpa takut memegangi dua ekor ular paling mematikan di dunia itu.

Editor: Riki

Sumber: Tribun

  BacaJuga
  • Jemaah Tarekat Naqsabandiyah Puasa Terakhir Hari Ini

    Jumat, 23 Jun 2017 16:04

    Liputanriau.com, Padang - Jemaah Tarekat Naqsabandiyah di Kota Padang, Sumatera Barat, melaksanakan ibadah puasa terakhir di bulan Ramadhan 1438 Hijriah pada Jumat (23/6/2017).Salah satu jemaah di Kec

  • Hari Ini Jamaah Naqsabandiyah Sudah Mulai Puasa

    Kamis, 25 Mei 2017 12:51

    Liputanriau.com, Padang - Jamaah pengikut tarekat Naqsabandiyah di Kota Padang, Sumatera Barat, mulai menjalankan puasa Ramadan, Kamis (25/5/2017)."Tidak ada yang berbeda dari tata cara puasa kebanyak

  • Rumah Makan di Rohil Boleh Buka Selama Ramadhan

    Rabu, 24 Mei 2017 15:56

    Liputanriau.com, Bagansiapiapi - Kebijakan yang hampir sama dari tahun-tahun sebelumnya, Pemkab Rokan Hilir memperbolehkan pemilik/pengelola rumah makan/warung membuka usahanya seperti biasa dengan ti

  • Mengajarkan Anak Puasa Pertama

    Selasa, 23 Mei 2017 13:42

    Liputanriau.com - Anak berusia empat atau lima tahun sebenarnya sudah mulai bisa diajarkan untuk berpuasa. Ada beberapa hal yang perlu diketahui orangtua saat mengajarkan anak puasa pertamanya ini.&nb

  • Naqsabandiyah Tetapkan Awal Ramadan pada 25 Mei 2017

    Selasa, 23 Mei 2017 13:30

    Liputanriau.com, Padang - Pengurus Tarekat Naqsabandiyah Sumatera Barat (Sumbar) menetapkan awal Ramadan 1438 Hijriyah pada Kamis 25 Mei 2017 dan shalat tarawihnya sehari sebelumnya."Penetapan awal Ra

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.