Ribuan Massa Anti Ahok di Pekanbaru Turun di Jalan

Jumat, 04 Nov 2016 15:34
Dibaca: 317 kali
BAGIKAN:
Liputanriau.com- PEKANBARU - Usai melaksanakan sholat Jumat, ribuan massa dari umat
Islam di Pekanbaru menggelar aksi menuntut Gubernur DKI Jakarta Basuki Cahaya
Purnama (Ahok) ditangkap diproses secara hukum.   
Massa pendemo yang terdiri dari Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Kesatuan Aksi
Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), sejumlah  Badan
Ekekutif Mahasiswa (BEM) meminta keadilan kepada pemerintah dan penegak hukum untuk
menghukum Ahok.  
Seperti yang dilangsir dari riauterkinicom aksi
longmarc pertama digelar yang dimulai dari Mesjid An-Nur, kemudian dilanjutkan ke
Jalan Diponegoro, Gajah Mada serta memusatkan aksi di bundaran Tugu Zapin di depan
Kantor Gubernur Riau, turut bergabung bersama massa.   
Umat Islam meminta agar Ahok bukan hanya diproses. Tetapi lebih
dari itu, itu, ditangkap lalu dipenjarakan. Kapolri menurut pendemo tak boleh
memberi 'angin' sedikit pun kepada siapa saja yang berbuat melecehkan agama,
sekalipun dia pejabat. 
 Ada tiga tuntutan yang disampaikan pendemo, yakni mendukung
MUI Pusat menegaskan bahwa Ahok telah menistakan Agama. Kemudian mendesak penegak
hukum dalam hal ini Kapolri menangkap Ahok serta menyerukan kepada umat Islam
bersatu melawan kepemimpinan Ahok yang telah menghina jutaan umat Islam, karena
telah melecehkan kitab Al Quran.  
 
Aksi yang dimulai Sholat Jumat ini berakhir sebelum pukul 15.00 WIB. Tidak ada aksi
anarkis seperti halnya yang dikhawatirkan pemerintah selama ini. Ratusan aparata
gabungan TNI, Kepolisian, Satpol PP termasuk Dinas Perhubungan pun praktis hanya
melakukan pemantauan saja.   
Tidak ada pengamanan ketat, apalagi menurunkan pasukan anti huru hara. Mobil water
cannon dan baraccuda juga dibiarkan menggaggur di halaman Kantor Gubernur
Riau.***(tam)
  komentar Pembaca
Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.