BPOM Temukan Es Teler Gunakan Zat Berbahaya dari Pasar Ramadhan di Selatpanjang

    Kamis, 23 Jun 2016 00:00
    Dibaca: 169 kali
    BAGIKAN:
    SELATPANJANG - BPOM Pekanbaru, Selasa (21/6/16) sore kemarin melakukan Pengawasan intensifikasi jajanan Buka Puasa diwilayah Kabupaten Kepulauan Meranti.

    Pengawasan dengan melakukan uji Sample jajanan buka puasa tersebut dipusatkan di Pusat Bazar Ramadhan di Jalan A Yani, Kota Selatpanjang.

    Selain dari Petugas BPOM juga ikut mengambil andil dalam giat pengawasan tersebut dari Pihak Dinas Keshatan dan Disprindag Kabupaten Kepulauan Meranti.

    Petugas Sampling BPOM Pekanbaru, Ade Suryani mengatakan, dari puluhan jajanan yang dilakukan uji sample ditemukan satu jajanan (Es Teler) mengandung Zat Berbahaya jenis Rhodamin B.

    "Ia, kita menemukan satu sample jajanan yang diuji mengandung zat berbahaya jenis Rhodamin B,"ujar Ade Suryani kepada riauterkini.com.

    Temuan tersebut lansung diambil tindakan dari pihak Dinas kesehatan dan Disprindag Kepulauan Meranti.

    Setelah ditelusuri, ternyata asal zat berbahaya yang didapati dalam jajanan Es Teler tersebut berasal dari Pewarna yang digunakan merupakan pewarna tekstil.

    "Kita sudah mendatangi pedagang itu, mereka konpratif, mereka tidak mengetahui salah satu pewarna yang digunakan tersebut berbahaya,"ujar Kasi Pegawasan Disprindag, Fajarullah kepada awak media.

    Untuk tindakan selanjutnya, Kata Fajar, pihaknya bersama Dinas Kesehatan akan turun langsung melakukan tindakan kepada penjual pewarna berbahaya tersebut.

    "Kita sudah mengantongi datanya, Insyallah, besok kita akan langsung ke toko tersebut,"ungkapnya.

    Untuk diketahui, selain Jajanan Es Teler, puluhan makanan lainnya yang diuji Sample oleh BPOM rata-rata hasilnya negative alias tidak mengadung zat berbahaya.***(rtc)
      komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.