Masyarakat Rohul Minta PLN Tak Padamkan Listrik Saat Berbuka dan Sahur

    Kamis, 16 Jun 2016 00:00
    Dibaca: 131 kali
    BAGIKAN:
    PASIRPANGARAIAN-Masyarakat di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mengharapkan PT. PLN Rayon Pasirpangaraian tidak memadamkan listrik di saat masyarakat Muslim tengah melaksanakan ibadah selama bulan suci Ramadan, seperti waktu berbuka puasa Ramadan, tarawih hingga sahur.

    Ibnu misalnya. Warga Pasirpangaraian ini sangat berharap pihak PLN tidak padamkan listrik saat saat krusial di bulan suci Ramadan. Ia menilai, hal itu merugikan dan menganggu ibadah yang sedang b‎erlangsung.

    Saat listrik tiba-tiba padam, tambah Ibnu, tentunya itu cukup mengganggu acara berbuka dan sahur bersama keluarga. "Untuk itulah kami berharap pihak PLN tidak matikan listrik selama malam Ramadan," harap Ibnu.

    Hal serupa diharapkan Afni. Ibu rumah tangga di Rambah Hilir ini minta pihak PLN tidak padamkan listrik di saat masyarakat sedang. berbuka dan sahur puasa Ramadan.

    Afni mengakui sebelum bulan Ramadan, PLN biasa memadamkan listrik seperti saat Maghrib. Tentunya, hal itu akan sangat merugikan masyarakat.

    "Kami berharap di bulan Ramadan pihak PLN tidak padamkan listrik lagi saat malam hari," sampai Afni.

    Sementara itu, Plan Manager PT. PLN Rayon Pasirpangarain, Andi Prasetiawan ‎mengatakan pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin agar listrik tidak padam di jam-jam krusial selama bulan Ramadan, seperti saat berbuka dan sahur.

    Meski demikian, Andi tidak memastikan jika sewaktu-waktu listrik padam saat waktu berbuka puasa atau sahur.

    "Sebab kita sendiri sampai hari ini masih mengalami defisit listrik. Ada kerusakan mesin yang masih sering terjadi," ungkapnya.

    Andi menambahkan PLN akan semaksimal mungkin memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelangganya di Kabupaten Rohul.

    Diakuinya, pihaknya sudah mengajukan mesin tambahan ke pihak PT. PLN Wilayah di Pekanbaru, dan masih menunggu apakah akan direalisasikan atau tidak.

    "Kalau ada tambahan mesin tentunya kebutuhan daya listrik di Rokan Hulu (Rohul) akan tercukupi," optimis Andi.

    Ia mengungkapkan pemadaman listrik di Rohul yang sering terjadi disebabkan beberapa hal, seperti gangguan jaringan dan adanya gangguan mesin di pembangkit. Mengantisipasi itu, PLN telah melakukan pembersihan jaringan dan pemeliharaan mesin di dua PLTD.

    Andi mengimbau masyarakat untuk menghemat listrik di rumah, seperti mematikan lampu yang tidak dipakai di siang hari, atau mematikan alat elektronik yang tidak dipakai.***(rtc)
      komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.