Nabila, Balita Penderita Gizi Buruk dan Jantung Bocor di Tembilahan Perlu Bantuan

    Minggu, 06 Sep 2015 00:00
    Dibaca: 113 kali
    BAGIKAN:
    Riauterkini-TEMBILAHAN-Seorang bayi berusia 5 bulan, Nabilla menderita gizi buruk dan mengalami jantung bocor membutuhkan bantuan dermawan. Saat ini bayi malang ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Puri Husada Tembilahan.

    Bayi anak pasangan Muhdi (36), seorang tukang ojek dan Indrawati (32), warga Jalan Harapan, Parit 8 Tembilahan Hulu ini, infonya harus dirujuk ke RS di Pekanbaru untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

    Saat bayi dengan berat 4 kilogram ini dirawat di ruangan anak RSUD Puri Husada Tembilahan. Ortu bayi ini mengaku anaknya diketahui menderita gizi guruk dan jantung bocor setelah ia membawa anaknya berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan.

    Sedangkan perawat yang berjaga di ruangan anak tersebut, tidak mau memberikan jawaban lebih lanjut pertanyaan wartawan, mereka mengaku tidak berwenang dan mempersilahkan menanyakan kepada dokter.

    Yang menjadi fikiran Muhdi, yakni ketiadaan biaya untuk menunggui anaknya seandainya harus dirujuk ke RS di Pekanbaru. Penghasilannya sebagai tukang ojek hanya cukup untuk hidup sehari-hari saja.

    "Kalau berobat sampai ke Pekanbaru memang gratis bang, tapi kami tidak ada biaya selama menunggui anak ini dirawat disana. Selama ini hasil yang didapat dari ngojek cukup untuk makan saja," keluh Muhdi.

    Sehingga sangat diharapkan adanya bantuan dari para donatur untuk membantu meringankan beban keluarga ini.

    Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan, dr Irianto menyatakan, kalau perawatan anak dari kalangan tidak mampu ini ditanggung dalam Jamkesda.

    "Ya, kalau dari kalangan tidak mampu ditanggung Jamkesda. Nanti saya cek, lagi dalam perjalanan dari Pekanbaru menuju Tembilahan ini," jawabnya, Ahad (6/9/15).

    Teks photo : Muhdi (36), warga Jalan Harapan Tembilahan Hulu saat menunggui anaknya dirawat di RSUD Puri Husada Tembilahan.
      komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.