Kamis, 17 Nov 2016 07:04

"BUKAN KARENA TAKUT KEPADA ISTERI"

BAGIKAN:


(1) Suami yang mencuci baju sendiri bukan karena ingin menyenangkan isterinya, bukan karena takut tangan istri menjadi kasar, tapi KARENA Rasulullah SAW MELAKUKANNYA.

(2) Suami tidak bersuara keras pada istri bukan karena takut dengan isterinya akan marah dan pergi dari rumah, tapi KARENA Rasulullah SAW MELAKUKANNYA.

(3) Suami sabar dan diam ketika istri menuntut hal-hal di luar batas kemampuannya bukan karena takut ditinggalkan sang isteri, tapi KARENA Rasulullah SAW MELAKUKANNYA.

(4) Suami tersenyum melihat istrinya cemburu kepada perempuan lain bukan karena takut kepada isterinya, tapi KARENA Rasulullah SAW MELAKUKANNYA.

(5) Suami memakan makanan istrinya yang asin atau pun yang keras bukan karena mencoba romantis di depan isteri, tapi KARENA Rasulullah SAW MENGHARGAI MASAKAN ISTRINYA.

(6) Suami mengumpulkan sejumlah dana untuk disimpan isteri bukan karena bodoh dalam mengatur keuangan, tapi KARENA Rasulullah SAW MELAKUKANNYA.

(7) Suami merawat anak-anak kecil ketika mereka sakit bukan karena mereka cocok jadi perawat pribadi, tapi KARENA Rasulullah SAW MELAKUKANNYA.

Jadi intinya..

Berhentilah melakukan sesuatu karena merasa isteri kita adalah nafas kita, jantung hati kita, kehidupan kita, itu sesuatu hal yang aneh yang coba dikaitkan dengan sesuatu yang romantis. Lelaki yang romantis bukan yang selalu menurut semua kemauan isterinya.

Lakukanlah, jika Rasulullah SAW melakukannya. Tuntunannya karena Rasulullah SAW.

Maka hal itu akan bernilai ibadah. Namun bila tujuannya karena isteri anda, bisa saja yang anda dapatkan cuma ridha dari isteri, bukan Ridha dari Allah SWT.

Maka berhatilah-hatilah, karena ibadah itu yang dinilai adalah NIATNYA...!!!
Stop melakukan tindakan sok romantis yang tidak jelas pangkal ujungnya.

Siap amal semua !!! InsyaAllah.....
Foto: "BUKAN KARENA TAKUT KEPADA ISTERI"

(1) Suami yang mencuci baju sendiri bukan karena ingin menyenangkan isterinya, bukan karena takut tangan istri menjadi kasar, tapi KARENA Rasulullah SAW MELAKUKANNYA.

(2) Suami tidak bersuara keras pada istri bukan karena takut dengan isterinya akan marah dan pergi dari rumah, tapi KARENA Rasulullah SAW MELAKUKANNYA.

(3) Suami sabar dan diam ketika istri menuntut hal-hal di luar batas kemampuannya bukan karena takut ditinggalkan sang isteri, tapi KARENA Rasulullah SAW MELAKUKANNYA.

(4) Suami tersenyum melihat istrinya cemburu kepada perempuan lain bukan karena takut kepada isterinya, tapi KARENA Rasulullah SAW MELAKUKANNYA.

(5) Suami memakan makanan istrinya yang asin atau pun yang keras bukan karena mencoba romantis di depan isteri, tapi KARENA Rasulullah SAW MENGHARGAI MASAKAN ISTRINYA.

(6) Suami mengumpulkan sejumlah dana untuk disimpan isteri bukan karena bodoh dalam mengatur keuangan, tapi KARENA Rasulullah SAW MELAKUKANNYA.

(7) Suami merawat anak-anak kecil ketika mereka sakit bukan karena mereka cocok jadi perawat pribadi, tapi KARENA Rasulullah SAW MELAKUKANNYA.

Jadi intinya..

Berhentilah melakukan sesuatu karena merasa isteri kita adalah nafas kita, jantung hati kita, kehidupan kita, itu sesuatu hal yang aneh yang coba dikaitkan dengan sesuatu yang romantis. Lelaki yang romantis bukan yang selalu menurut semua kemauan isterinya.

Lakukanlah, jika Rasulullah SAW melakukannya. Tuntunannya karena Rasulullah SAW.

Maka hal itu akan bernilai ibadah. Namun bila tujuannya karena isteri anda, bisa saja yang anda dapatkan cuma ridha dari isteri, bukan Ridha dari Allah SWT.

Maka berhatilah-hatilah, karena ibadah itu yang dinilai adalah NIATNYA...!!!
Stop melakukan tindakan sok romantis yang tidak jelas pangkal ujungnya.

Siap amal semua !!! InsyaAllah.....

  BeritaTerkait
  • TOLONG BAWA AKU KE SURGA.

    Selasa, 07 Feb 2017 17:02

    Ketika mengunjungi seorang teman yang sedang kritis sakitnya, dia menggenggam erat tanganku, lalu menarik ke mukanya, dan membisikkan sesuatu...Dalam airmata berlinang dan ucapan yang terbata-bata dia

  • Felix Siauw Official: Baper, Kepo, Stalking Syar'i

    Senin, 23 Jan 2017 13:05

    Hanya sebagian hidupku yang engkau tahu, jangan coba menebak-nebak keseluruhannya, sebab pasti takkan sama. Sebab kita melihat apa yang ingin kita lihatOrang melihatku bahagia, tapi sebenarnya itu ima

  • 2017, LAZNas Chevron Rumbai Komitmen Beri Pembinaan Ummat

    Kamis, 19 Jan 2017 15:47

    Liputanriau.com-PEKANBARU-Melayani mustahiq dan Muzakki merupakan komitmen LAZNas Chevron Rumbai. Diantaranya dengan program pembinaan majelis ta'lim ibu-ibu yang berada disekitar Kec. Rumbai d

  • Mengapa Rasul Memerintahkan Padamkan Lampu di Malam Hari

    Kamis, 17 Nov 2016 08:00

    RASUL  Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan kita untuk memadamkan lampu-lampu di malam hari (ketika hendak tidur), dan setelah beberapa tahun dilakukan pengkajian ilmiah moder

  • Nasihat: Tidak Ada Waktu untuk Mengeluh

    Sabtu, 15 Okt 2016 09:24

    Kita paham kalau nikmat Allah sungguh tak sanggup untuk kita hitung.Allah Ta'ala berfirman:"Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungg

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.