Berumah Tangga Itu Ibarat Ngopi

Senin, 10 Okt 2016 21:55
Dibaca: 577 kali
BAGIKAN:

Berumah tangga itu ibarat ngopi. Takarannya gak melulu pas. Kadang manisnya lebih terasa, suatu waktu pahitnya pun dominan. Jangan kau hindari. Nikmati saja hingga suatu saat kau terbiasa.

Ketika rumah tanggamu sudah jadi candu bagimu, maka percayalah bahwa gak ada regukan yg lebih nikmat di luar sana.

Berumah tangga itu ibarat ngopi.

Harga kopi di kafe tentu beda dengan harga kopi di warung, meski rasanya sama. Karena yg dibeli sebenarnya bukan semata-mata kopinya, melainkan suasananya. Karena itu mahalkanlah suasana rumah tanggamu. Buatlah berkualitas setiap waktu kebersamaanmu.

Berumah tangga itu ibarat ngopi. Takarannya gak melulu pas. Kadang manisnya lebih terasa, suatu waktu pahitnya pun dominan. Jangan kau hindari. Nikmati saja hingga suatu saat kau terbiasa.

Jika kau hanya mau manisnya saja, jangan ngopi, tapi minumlah sirup. Sirup adalah rasa manis yg dinikmati oleh mereka yg memutuskan pilihan hidup single. Gak ada pilihan lain selain manis. Memang manis, tapi tentu saja gak senikmat kopi. Demikian pula jika kau hanya menikmati sensasi pahitnya saja. Jangan ngopi, tapi minumlah jamu. Nah itulah jomblo.

Berumah tangga itu ibarat ngopi.

Para pengopi adalah orang-orang yg terlatih dalam menakar hidup. Istri pemasak airnya, suami baristanya. Dibutuhkan kerja sama yg cermat mulai dari proses hingga hasil. Orang-orang hanya boleh melihat asap yg mengepul dan aroma yg wangi, tanpa perlu tau gimana berantakannya dapurmu.

Berumah tangga itu ibarat ngopi.

Soal rasa yg utama. Nikmatnya ada di permukaan, ampasnya cukup kau sembunyikan, jika perlu endapkan hingga ke dasar terdalam gelasmu. Jangan kau umbar pada siapapun bahkan ke orang-orang terdekatmu. Jika rumah tanggamu ibarat kafe besar, tentu saja konyol membagi rahasia racikanmu.

Berumah tangga itu ibarat ngopi.

Kadangkala ada pihak ke tiga yg mencampuri, otomatis menambah gurih, tapi bisa pula sebaliknya. Taruhlah seperti krimer atau susu. Jika krimer atau susunya kebanyakan, maka berpotensi mengurangi kenikmatan.  Krimer itu bisa berwujud saudara atau ipar-ipar, sementara susu itu anggap saja mertua. Campuran lain yg mematikan adalah sianida. Kalo yg ini sudah pasti mantan. Maka buang jauh-jauh. Pastikan gelasnya bersih sebelum menuang kopi yg baru.

Berumah tangga itu ibarat ngopi.

Jangan berharap kesempurnaan pada segelas kopi yg murahan.  Jangan menuntut berlebihan, Jika bersama, kau bermanja-manja, oh my wife.. Oh my wife.. Tapi jika ia gak ada, kau berasyik masyuk dengan bigo live. Lalu kesetiaan mana yg kau maksud?

Berumah tangga itu ibarat ngopi.

Kebanyakan ngopi di kafe, niscaya akan membuatmu merasa hambar pada kopi di rumah. Kebanyakan urusan di luar, biasanya akan membuatmu gak peka pada masalah internal. Jika istrimu bermuka masam, cari tau jangan hanya diam. Mungkin ia lelah, mungkin pula kau ada salah. Sekali-sekali, rengkuhlah ia dari belakang, belai rambutnya, dan bisikkan lembut di telinganya:

"Sayang.. Postingan tas yg waktu itu kau jempol di olshop, sekarang sudah pre order loh. Mau aku transferin?"

Happy family every day.

Kopi boleh pahit, rumah tanggamu jangan!!!..

  BacaJuga
  • Hari Ini Polisi akan Koordinasi dengan KPK Bahas Novel

    Senin, 19 Jun 2017 13:55

    Liputanriau.com, Jakarta - Polisi akan melakukan koordinasi dengan KPK, Senin (19/6). Mereka akan membahas terkait penyiraman air keras kepada penyidik senior KPK Novel Baswedan.Kapolri Jenderal Tito

  • Reaksi Polisi soal Pertemuan Rizieq dengan Amien Rais dan PKS

    Jumat, 16 Jun 2017 15:47

    Liputanriau.com, Jakarta - Pemimpin FPI Rizieq Shihab bertemu dengan sejumlah politisi, seperti mantan Ketua Umum PAN Amien Rais, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri, dan anggota DPR dari PKS

  • Polda Metro Jaya Susun Strategi Lain untuk Tangkap Rizieq

    Rabu, 14 Jun 2017 16:08

    Liputanriau.com, Jakarta - Kepolisian Daerah Meteropolitan Jakarta Raya menyiapkan strategi lain untuk menangkap buronan kasus pornografi Rizieq Shihab. Rizieq terakhir diketahui berada di Arab Saudi.

  • Komnas HAM Minta Hentikan Kasus Ulama, Polisi: Kami Profesional

    Sabtu, 10 Jun 2017 13:48

    Liputanriau.com, Jakarta - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolsian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono menanggapi santai permintaan penghentian sejumlah kasus yang melibatk

  • Aksi Bela Ulama Tetap Digelar, Polisi: Asal Jangan Keluar Masjid

    Jumat, 09 Jun 2017 14:38

    Liputanriau.com, Jakarta - Peserta Aksi Bela Ulama terus berdatangan ke Masjid Istiqlal menjelang salat Jumat. Mereka tidak mempedulikan imbauan Kapolda Metro Jaya yang meminta agar aksi dibatalkan. "

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.