• Home
  • Teknologi
  • DPMPTSP Duduk Bersama dengan PT. Medco Ratch Power

Kawal Masuknya Investasi di Pekanbaru,

DPMPTSP Duduk Bersama dengan PT. Medco Ratch Power

Oleh: Tamam
Minggu, 05 Nov 2017 16:43
Dibaca: 1.219 kali
BAGIKAN:
Liputanriau.com,PEKANBARU - PT Medco Ratch Power merupakan Investor pemeneng tender pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) dengan kapasitas 275 Megawatt di kawasan Industri Tenayan (KIT). 

Saat ini investor tersebut telah memulai proses pembangunan proyek dengan total investasi senilai Rp3,5 miliar dan ditergetkan bisa beroperasi pada tahun 2021 mendatang. Namun dalam proses ini ada beberapa kendala yang masih menghambat pwmbangunan mega proyek yang diprediksi bisa menyokong kemajuan Kota Pekanbaru menuju smart city madani itu.

Hal tersebut terungkap ketika tim dari DPMPTSP Pekanbaru melaksanakan program sapa investor bersama PT Medco Ratch Power minggu lalu di Jakarta.

"Benar, ada dua peraoalan mendasar yang membuat lambatnya pembanguman PLTGU di kawasan KIT. Yakni belum adanya izin lokasi yang merupakan syarat untuk pembebasan lahan seluas 10 ha da belum adanya izin lingkungan yang merulakan syarat suatu proyek dilakukan. Kendala ini bukan berasal dari pihak kita ataupun investor tapi Peraturan tentang rancangan tata ruang dan wilayah (RTRW) belum rampung. Jika ini sudah rampung tentu semua ke dala bisa secepatnya diatasi, " ungkap Kepala DPMPTSP, Muhammad Jamil kepada Riauterkini.com, Rabu (04/11/2017).

Kemudian, M Jamil juga menjelaskan dalam pertemuan dengan investor tersebut turut hadir tim dari BKPM RI guna memfasilitasi pengurusan perizinan - perizinan tersebut. Ada beberapa rekomendasi yang diberikan guna percepatan perizinan yakni menyarankan DPMPTSP Provinsi Riau dengan Dirjen Tata Ruang apakah lokasi bisa di keluarkan atau tidak. Setelah dapat rekomendasi itu maka akan dijadikan dasar kelanjutan pemberian izin lokasi kepada Perusahaan sembari menunggu RTRW Provinsi Riau bisa digunakan.

"Upaya pengawalan investasi yang akan masuk tidak berhenti disini saja, dalam waktu dekat kita akan kembali duduk bersama memnahas sejauh mana progres pembangunan ataupun memecahkan masalah yang terjadi di lapangan, " terang Jamil lagi.

Secara terperinci Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pekanbaru Muhammad Jamil mengatakan investor yang membangun proyek PLTGU itu adalah PT Medco Ratch Power Riau.

"Pembangunan proyek PLTGU ini adalah PT Medco Ratch Power Riau, yaitu konsorsium dari PT Medco Power Indonesia dan Ratchaburi Electricity Generating Holding asal Thailand jadi investasi ini masuk kategori penanaman modal asing (PMA)," katanya.

Perusahaan itu kata dia masuk kategori special purpose company yang akan membangun PLTGU berdaya 275 MW di wilayah Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru.

Tahapan yang telah dilakukan perusahaan itu saat ini adalah membersihkan lahan lokasi pembangkit, setelah sebelumnya izin prinsip pembangunan dikantongi dari pemerintah pusat, dan perjanjian jual beli daya listrik hasil pembangkit juga telah dilakukan dengan PT PLN (Persero).

Pemko berharap pembangunan PLTGU ini dapat berjalan lancar sehingga bisa ikut membantu memenuhi kebutuhan energi listrik setempat yang terus meningkat.

"Semoga proses pembangunan pembangkit ini berjalan lancar dan ikut membantu memenuni pasokan listrik di Pekanbaru dan Riau," katanya.

Adapun pembangkit listrik tenaga gas dan uap di Pekanbaru ini sudah masuk dalam rencana usaha pengembangan tenaga listrik (RUPTL) Kementerian ESDM sejak 2014 lalu, dan salah satu proyek pada program pembangkit 35.000 MW pemerintah. ***(ben)
  BacaJuga
  • Penerbangan Komersial Supersonic Siap Mengudara pada 2023

    Jumat, 05 Mei 2017 20:46

    Liputanriau.com - Perusahaan startup di bidang penerbangan supersonic terus melakukan persiapan guna merilis penerbangan komersial supersonic. Mimpi untuk bisa melakukan perjalanan jarak jau

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.