Selasa, 07 Feb 2017 17:02

TOLONG BAWA AKU KE SURGA.

BAGIKAN:
Ketika mengunjungi seorang teman yang sedang kritis sakitnya, dia menggenggam erat tanganku, lalu menarik ke mukanya, dan membisikkan sesuatu...

Dalam airmata berlinang dan ucapan yang terbata-bata dia berkata, "Bila kamu tidak melihat aku di surga, tolong tanya kepada Allah di mana aku, tolonglah aku ketika itu..."

Dia langsung terisak menangis, lalu aku memeluknya dan meletakkan mukaku di bahunya. Aku pun berbisik, "Insyaa Allah, insyaa Allah, aku juga mohon kepadamu jika kamu juga tidak melihatku di surga..."
Kami pun menangis bersama, entah berapa lama...

Ketika saya meninggalkan Rumah Sakit, saya terkenang akan pesan beliau...

Sebenarnya pesan itu pernah disampaikan oleh seorang ulama besar, Ibnu Jauzi, yang berkata pada sahabatnya sambil menangis:

"Jika kamu tidak menemui aku di surga bersama kamu, maka tolonglah tanya kepada Allah tentang aku: 'Wahai Rabb kami, si fulan sewaktu di dunia selalu mengingatkan kami tentang Engkau, maka masukkanlah dia bersama kami di surga."

Ibnu Jauzi berpesan begitu bersandar pada sebuah hadits:

"Apabila penghuni surga telah masuk ke dalam surga lalu mereka tidak menemukan sahabat-sahabat mereka yang selalu bersama mereka dahulu di dunia, maka mereka pun bertanya kepada Allah: 'Ya Rabb! kami tidak melihat sahabat-sahabat kami yang sewaktu di dunia shalat bersama kami, puasa bersama kami dan berjuang bersama kami...'"Maka Allah berfirman, "Pergilah ke neraka, lalu keluarkanlah sahabat-sahabatmu yang di hatinya ada iman, walau hanya sebesar zarrah."(Ibnu Mubarak dalam kitab Az Zuhd)

Wahai sahabat-sahabat ku...

Di dalam bersahabat, pilih lah mereka yang bisa membantu kita, bukan hanya ikatan di dunia, tetapi juga hingga akhirat.

Carilah sahabat-sahabat yang senantiasa berbuat amal sholeh, yang shalat berjamaah, berpuasa dan sentiasa berpesan agar meningkatkan keimanan, serta berjuang untuk menegakkan agama Islam.

Carilah teman yang mengajak ke majelis ilmu, mengajak berbuat kebaikan, bersama untuk kerja kebajikan, serta selalu berpesan dengan kebenaran.

Teman yang dicari karena urusan niaga, pekerjaan, atau teman nonton bola, teman memancing, teman bershopping, teman FB untuk bercerita hal politik, teman whatsapp untuk menceritakan hal dunia, akan berpisah pada garis kematian dan masing-masing hanya akan membawa diri sendiri.

Tetapi teman yang bertakwa, akan mencari kita untuk bersama ke surga...

Simaklah diri, apakah ada teman yang seperti ini dalam kehidupan kita, atau mungkin yang ada lebih buruk dari kita...

Ayo... berubah sekarang, kurangi waktu dengan teman yang hanya condong pada dunia, carilah teman yang membawa kita bersama ke surga, karena kita tidak bisa mengharapkan pahala ibadah kita saja untuk masuk surganya Allah.

Perbanyak lah ikhtiar, semoga satu darinya akan tersangkut, dan membawa kita ke pintu surga...

Al-Hasan Al-Bashri berkata:

"Perbanyak lah sahabat-sahabat mukminmu, karena mereka memiliki syafa'at pada hari kiamat".

Pejamkan mata, berfikir lah...
Siapa kiranya di antara sahabat-sahabat kita yang akan mencari dan mengajak kita bersama-sama ke surga??

Jika tidak, mulai lah hari ini mencari teman ke surga sebagai suatu misi pribadi.

Baarakallahu fiikum.***
(BC WA)

  BeritaTerkait
  • Felix Siauw Official: Baper, Kepo, Stalking Syar'i

    Senin, 23 Jan 2017 13:05

    Hanya sebagian hidupku yang engkau tahu, jangan coba menebak-nebak keseluruhannya, sebab pasti takkan sama. Sebab kita melihat apa yang ingin kita lihatOrang melihatku bahagia, tapi sebenarnya itu ima

  • 2017, LAZNas Chevron Rumbai Komitmen Beri Pembinaan Ummat

    Kamis, 19 Jan 2017 15:47

    Liputanriau.com-PEKANBARU-Melayani mustahiq dan Muzakki merupakan komitmen LAZNas Chevron Rumbai. Diantaranya dengan program pembinaan majelis ta'lim ibu-ibu yang berada disekitar Kec. Rumbai d

  • Mengapa Rasul Memerintahkan Padamkan Lampu di Malam Hari

    Kamis, 17 Nov 2016 08:00

    RASUL  Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan kita untuk memadamkan lampu-lampu di malam hari (ketika hendak tidur), dan setelah beberapa tahun dilakukan pengkajian ilmiah moder

  • "BUKAN KARENA TAKUT KEPADA ISTERI"

    Kamis, 17 Nov 2016 07:04

    (1) Suami yang mencuci baju sendiri bukan karena ingin menyenangkan isterinya, bukan karena takut tangan istri menjadi kasar, tapi KARENA Rasulullah SAW MELAKUKANNYA.(2) Suami tidak bersuara keras pad

  • Nasihat: Tidak Ada Waktu untuk Mengeluh

    Sabtu, 15 Okt 2016 09:24

    Kita paham kalau nikmat Allah sungguh tak sanggup untuk kita hitung.Allah Ta'ala berfirman:"Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungg

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.